Cinta Pertama Nathalie

Cinta Pertama Nathalie
ep. 35


__ADS_3

################################


Nadia menghampiri Dhika, lalu berbicara pelan-pelan.


" Dhika, cepat turun susul Nath. Tadi dia denger waktu bokap kalian bilang soal lo di jodohin sama Siska. " kata Nadia.


Dhika pamit ke papa nya beralasan ada temannya lagi yang datang, Dhika ditemani oleh Kevin turun ke lobby. Ia turun melalui tangga darurat.


" Kenapa Dhik? " tanya Kevin bingung sambil mengikuti Dhika turun.


" Gawat, Nath denger omongan bokap gue tadi. Dia salah paham. " jawab Dhika.


Dhika sambil terus mencoba menelpon Nath, tapi Nath tidak mau mengangkat teleponnya.


Sampai di lantai dasar ia melihat Nath baru keluar dari lift.


Dhika langsung menarik tangan Nath dan membawanya ke ruang tangga darurat supaya tidak ada yang melihat. Kevin menunggu di luar karena ia merasa tidak enak.


" Sayang, kamu mau kemana? Kenapa kamu malah pergi. " tanya Dhika sambil terus menggenggam kedua tangan Nath.

__ADS_1


" Dari awal aku sudah diingatkan oleh Siska dan Niken kalau Siska lebih pantas sama kamu, tapi aku malah jatuh cinta sama kamu. Sekarang kalau keluarga kamu juga lebih suka sama Siska, hubungan kita juga akan percuma kalau dilanjutkan. Lebih baik kamu urus Siska yang sudah jelas akan bersama dengan kamu. " kata Nath pada Dhika, lalu Nath meneteskan air mata.


" Tunggu sayang, kamu salah paham. " jelas Dhika sambil mengusap air mata Nath.


" Cukup Dhika, aku mau pulang. Biarin aku sendiri. Kamu harus tetap disini karena ini acara kamu. " kata Nath lagi sambil pergi meninggalkan Dhika. Dhika berusaha menahan Nath, tapi Nath terlihat benar-benar menahan tangisnya. Dhika ingin sekali memeluk Nath, tapi Nath saat itu benar-benar membatasi dirinya.


Nath keluar dari ruang tangga darurat. Berlari keluar gedung kantor papa Dhika dan mencari taxi.


Dhika sangat sedih, tapi Nath sama sekali tidak mau mendengarkan penjelasannya.


" Sabar dulu bro, kasih dia waktu dulu. Nanti lo coba jelasin lagi ke dia. " kata Kevin.


Kevin dan Dhika sampai di lantai 3 lagi, lalu bertemu dengan mama Dhika.


" Dhika, kamu darimana? kenapa Dhika? Kelihatannya ada masalah? Dimana pacar kamu? " tanya mamanya yang tau betul kondisi anaknya.


" Pacar Dhika? Maksud mami? " tanya Dhika pada mamanya.


" Iya, tadi di toilet mami nggak sengaja dengar obrolan dua anak perempuan. Yang satu cantik sekali memakain dress warna pinknsalem membuat ia terlihat makin cantik. Dan temannya sempat menyebut soal kamu juga untuk meledek temannya itu. Dia juga baik hati, dompet mami tadi ketinggalan di toilet tapi dia buru-buru kejar mami untuk mengembalikan. Makanya mami mau cepat-cepat ketemu kamu untuk memastikan yang tadi itu benar pacar kamu atau bukan. " kata mama menceritakan dengan semangat kejadian tadi saat di toilet bertemu dengan Nathalie.

__ADS_1


Lalu Dhika menceritakan kalau ada masalah sehingga Nath pulang karena sedih.


" Aduh.. bener-bener deh si papi. Obrolan pacar anak disangkutin sama bisnis. Kamu tenang aja sayang, nanti mami yang bilang ke papi. " kata mama Dhika. " Sekarang kamu sabar dulu ya, perempuan kalau marah jangan kamu ganggu dulu, biarkan ia tenang dulu. Nanti baru kamu jelasin lagi ke dia. Kalau dia benar-benar cinta kamu, dia nggak akan marah terlalu lama sama kamu sayang. " kata mama Dhika lagi menenangkan hati anaknya.


Lalu mama Dhika bersama dengan Dhika dan Kevin masuk ke dalam aula. Mama Dhika terlihat menghampiri suaminya yang msih asik ngobrol bersama papa Siska. Lalu mama Dhika terlihat mengajak ngobrol suaminya di tempat duduk mereka.


Kemudia acara berlangsung, tapi pikiran Dhika tidak bisa berhenti memikirkan Nath.


Sayang, kamu salah paham.


Dengar dulu penjelasanku.


Aku mohon jangan tinggalin aku.


Dhika mengirim pesan pada Nath, tapi pesannya tidak di balas. Dhika bukan tidak mau menjelaskan lewat pesan handphone. Hanya ia ingin Nath mendengar langsung dari Dhika agar Nath melihat kesungguhannya.


bersambung..


################################

__ADS_1


__ADS_2