
Di perusahaan Yhusi.
Via dan Kaila bekerja dengan giat karna harus pulang sebelum hari gelap.
Via harus bekerja paruh waktu di bar, sedangkan Kaila harus pulang lebih dulu karna mau kencan sama Adira Pramana.
waktunya pulang kerja.
"Via, aku pulang duluan ya, sampai jumpa besok!." Kaila terburu-buru pergi karna Kaila takut kalau ayahnya akan marah jika terlambat pulang.
"Iya, hati-hati! Kaila." saut Via sambil melambaikan tangannya.
Kaila pulang lebih awal dan membeli pakaian yang layak di pakai untuk kencan sama Adira Pramana.
"Sudah deh, aku harus pulang lebih cepat." Kaila terburu-buru pulang setelah membeli pakaiannya.
ketika di dalam mobil ayah Kaila menelpon Kaila, dan marah sama Kaila karna telat pulang, sedangkan Adira Pramana udah nungguin di rumah Kaila.
"Ayah, Maaf aku terlambat, tadi di jalan aku kejebak macet total." Kaila kelelahan karna terburu-buru pulang saat di jalan.
"Kaila, kamu ini bagaimana sih! lihat tuan muda Adira Pramana udah nungguin kamu lama loh." ayah Kaila mengejek Kaila dan menyalahkan Kaila.
"Iya ayah, Maaf tuan Adira aku udah membuatmu menunggu lama." Kaila berbicara penuh hormat pada Adira Pramana.
"Tidak masalah, kamu boleh ganti pakaian dulu atau sudah begini aja?." ujar Adira Pramana
"Baik, tuan. aku akan pergi ganti pakaian dulu sebentar, tidak akan lama." Kaila pergi ke kamarnya.
tak lama kemudian Kaila turun dari tangga dengan memakai gaun yang indah membuat Kaila semakin Cantik dan Elegant.
"Ahh.. Gleek.." Adira Pramana menelan ludah karna terpesona dengan kecantikan Kaila yang tidak ada dua nya.
__ADS_1
"Cihh, dasar tidak tahu malu, seharusnya aku yang kencan sama Adira Pramana, bukan malah kamu anak pungut." Maria li penuh dengan dendam dan benci sama Kaila karna Maria li selalu berpikir kalau Kaila suka mengambil sesuatu yang seharusnya miliknya.
"Kalo gitu, kami pamit dulu, paman Li." Adira Pramana pamitan sama ayah Kaila.
"Iya-iya, hati-hati di jalan ya." ayah Kaila sangat senang karna Adira Pramana semakin dekat dengan Kaila.
"Ayah, ibu, aku pamit pergi dulu ya." Kaila pamitan sama ayahnya dan menghiraukan Maria li yang penuh dengan iri itu.
"Iya, pergilah!." ayah Kaila menyuruh Kaila segera pergi sebelum tuan Adira Pramana semakin bete karna terlalu lama menunggu Kaila.
Kaila dan Adira Pramana pergi ke sebuah resto yang mewah, dan Khusus di pesan oleh Adira Pramana sebagai tamu VIP.
hidangan yang di siapkan sangat mewah dan banyak, tapi Kaila tidak berani makan karna Kaila tidak menyukai kencan dengan Adira Pramana.
"Kaila, kenapa kamu tidak makan? apa makanan nya tidak sesuai dengan selera kamu?." Adira Pramana mencemaskan Kaila karna tidak makan apa pun.
"Aku tidak lapar, tuan aja yang makan." Kaila menolak makan walau pun perutnya sangat lapar.
"Tidak perlu, tuan. aku udah makan tadi sepulang kerja." Kaila terus menolak makan karna Kaila merasa tidak nyaman ketika dirinya Kencan sama Adira Pramana.
"Baiklah, aku akan makan, kalo kamu lapar makan sesuatu ya." Adira Pramana penuh perhatian karna ingin mengambil hati Kaila dengan sepenuhnya.
"Iya, Terima kasih." saut Kaila sambil nunduk karna tidak ingin menatap wajah Adira Pramana itu.
Kaila dan Adira Pramana selesai Kencan, mereka pulang ke rumah dan ketika di jalan tak di sengaja Kaila menabrak seorang wanita yang sangat cantik dan Elegant itu, Yue Yan. dan di sampingnya adalah CEO Wisnu.
Yue Yan wanita yang di pilihkan oleh keluarganya untuk menjadi calon menantu di keluarga Yhusi, Yue Yan menggandeng tangan CEO Wisnu dengan mesra, tapi CEO Wisnu bersikap dingin ke pada Kaila.
"Hei, kamu punya mata tidak sih? kalo jalan lihat-lihat dong, dasar orang Rendahan." Yue Yan menghina Kaila dan mengejeknya.
Adira Pramana tidak terima ketika Kaila di hina oleh orang lain, dan langsung marah sama Yue Yan.
__ADS_1
"Kamu siapa? berani-berani nya menghina calon istriku, apa kau tidak takut mati hah?." dengan nada rendah dan mata melotot Adira Pramana berhasil membuat Yue Yan ketakutan.
Yue Yan ketakutan karna wajah Adira Pramana sangat seram dan suram. tapi Kaila hanya terdiam dan menundukan kepalanya karna tidak ingin melihat wajah Wisnu yang sedang bergandengan sama calon Tunangnnya.
"Kenapa? dia calon Tunanganku, lalu kenapa jika dia marah sama calon istrimu itu, karna itu adalah kesalahan dia yang jalan tidak pakai mata." Wisnu berbicara dengan tegas dan dingin.
Kaila kaget dan sakit hati ketika mendengar ucapan Wisnu yang menusuk ke hatinya, membuat Kaila semakin sakit dan benci sama CEO Wisnu.
sedangkan Yue Yan senang ketika Wisnu membelanya dan menyalahkan Kaila karna udah menabraknya dan membuat Yue Yan kesakitan dan tidak terima ketika bersentuhan dengan orang Rendahan seperti Kaila itu.
"Kau!." Adira Pramana sangat marah dan hendak ingin memukul Wisnu, tapi Kaila menghadangnya dan menarik tangan Adira Pramana pergi ke dalam mobil.
"Kaila, kenapa kau malah menarik ku pergi, aku harus membuat perhitungan dengannya karna udah merendahkan kamu di hadapanku." Adira Pramana bersikap seorang Gentleman dan membela Kaila sebagai calon Istrinya.
"Tidak perlu, biarkan aja dia mau berbuat apa, lagi pula ini kan salah aku yang jalan tidak hati-hati hingga menyebabkan aku menabrak dia." Kaila berusaha membuat Adira Pramana tenang karna bagaimana pun Adira Pramana sampai marah seperti itu juga demi Kaila.
"Hais, baiklah, Kaila. kau terlalu baik hingga orang-orang sangat senang ketika membuatmu malu dan selalu mengejekmu." Adira Pramana sangat bingung karna Kaila selalu berbaik hati dan tidak balas dendam sama orang yang telah menyakiti hatinya.
"Kita pulang sekarang?." ucap Adira Pramana sambil melihat wajah Kaila yang sedih dan penuh kecewa itu.
"Ahh, iya pulang." Kaila kaget karna barusan ia sedang melamun dan tidak mendengar perkataan Adira Pramana.
sedangkan Wisnu ketika Kaila pergi langsung bersikap dingin dalam sekejap mata, Yue Yan sangat aneh dan heran terhadap Wisnu karna tiba-tiba Wisnu tidak memperdulikan dirinya lagi.
"Wisnu, kamu kenapa? bukankah tadi kamu sangat hangat padaku, tapi kenapa sekarang kamu bersikap dingin lagi? hmm." Yue Yan bersikap Manja di hadapan Wisnu, tapi Wisnu tidak menghiraukan Yue Yan dan malah pergi meninggalkan Yue Yan sendirian di luar.
"Aku tidak punya banyak waktu, jika kau masih ingin makan malam denganku maka cepatlah, aku hanya punya waktu 15 menit aja tidak lebih." Wisnu bersikap tegas karna Wisnu sangat benci dengan perjodohan yang telah di atur sama keluarganya itu.
"Ahh, iya-iya aku ke sana sekarang, Maafkan aku Wisnu!." Yue Yan sangat takut kehilangan masa Kencannya dengan Wisnu, jadi Yue Yan terburu-buru masuk ke dalam resto.
BERSAMBUNG
__ADS_1