CINTA PRESDIR DAN GADIS BIASA

CINTA PRESDIR DAN GADIS BIASA
Episode6


__ADS_3

Aji Li sangat marah pada Kaila, sehingga Kaila di abaikan oleh ayahnya itu. Kaila hanya bisa menangis melihat ayahnya tidak peduli lagi pada dirinya.


“ Kenapa? kenapa semua ini bisa terjadi padaku? apa yang harus aku lakukan agar ayah memaafkan aku, hiks hiks.” batin Kaila sambil terduduk di lantai dan menangis.


Maria mendekat dan berbisik.


“ Sudahlah, kenapa menangis begitu, kamu juga pasti sangat menikmati bermalam dengan pria itu 'kan.”


“ Diam! ini semua salah kamu! ini semua kamu yang telah menjebakku 'kan, jawab aku Maria!.” teriak Kaila dengan kesal.


“ Ibu, lihatlah, sekarang dia berani membentakku, ibu harus menghukumnya demi aku.” ucap Maria Li sambil merenge ke pada ibunya.


“ Cihh! dasar anak manja, aku sudah muak tinggal di sini, kalau saja ayah akan memaafkanku, aku pasti akan mendengarkan perkataannya dan menuruti perintahnya lagi.” batin Kaila sambil menangis dan menyesal karna sudah mengecewakan ayahnya.


“ Kamu jangan membentak putriku, seharusnya kamu sebagai kakaknya harus berbuat baik pada adik kamu itu.” ucap Hanna.


“ Baik bu, kelak aku tidak akan membentak Maria lagi, Maafin aku bu.” balas Kaila menunduk.


“ Tidak masalah, cepat kamu mandi dan tenangkan dirimu, nanti kamu harus menghadap pada ayahmu, biarkan ayahmu yang memutuskan masa depanmu.” ucap Hanna sambil mengusir Kaila dari hadapannya.


“ Sebenarnya siapa pria semalam itu, aku akui kalau dia sangat tampan dan menggoda walau pun dia itu mesum, tapi dia sudah berani mengambil kesucianku. Aku akan minta pertanggung jawabannya kelak.” batin Kaila dalam sembari berendam dan memikirkan kejadian semalam.


“ Aish, sudahlah, tidak penting siapa dia, yang terpenting adalah bagaimana aku bisa bertemu dengannya untuk mengambil barang-barang milikku. Apa lagi di dalam tas itu ada kalung peninggalan orang tua aku, itu sangat berharga bagi aku.” membasahi rambutnya.


Hari berikutnya.


Kaila pergi ke kantor di pagi hari, di kantor sangat ramai, menunggu kedatangan Wisnu putra tertua dari perusahaan Yhusi, dia baru saja pulang setelah kuliah berbisnis di luar negri. Kaila tidak sabar ingin melihat putra tertua Yhusi yang terkenal sangat dingin dan arogan pada orang lemah. Banyak orang yang bergosip jika dia suka bermain perempuan, banyak wanita yang sudah dia permainkan tapi setelah bosan dia membuang wanita itu layaknya seperti sampah yang tidak berguna lagi.

__ADS_1


Setelah sampai di kantor Kaila di kejutkan dengan para wanita terus bercermin dan berdandan, Makeup yang sangat tebal hanya untuk mendapatkan perhatian dari putra tertua Yhusi, mereka terus berisik membicarakan putra tertua Yhusi yang akan menjadi CEO muda yang baru di perusahaan Yhusi.


“ Aduhh, dasar perempuan terobsesi dengan kekayaan, sangat berisik sekali dan sangat mengganggu konsentrasi kerja aku, bagaimana ini?.” batin Kaila menggelengkan kepala dengan heran.


“ Wah! lihat itu di sana, itu CEO muda kita, sungguh sangat tampan sekali, aku ingin menjadi istrinya.” terpesona sampai lupa dengan wajah jeleknya.


“ Ternyat CEO mudanya sudah datang, aku jadi penasaran setampan apa dia itu, sampai-sampai seluruh dunia pun ikut bergoyah dengan kedatangannya.” gumam Kaila sambil berdiri dan berusaha melihat CEO muda itu dari para kerumunan wanita itu


“Astaga! bukankah dia pria yang waktu itu tidur denganku? bahaya ini, aku harus lari dari sini sebelum dia melihatku.” Kaila bergumam sendiri dan mencoba menutupi wajahnya itu menggunakan kedua tangannya.


Kaila berusaha menghidar dari kerumunan tersebut, karena Kaila tidak ingin jika pria itu melihatnya. Ketika Kaila berusaha keluar, tiba-tiba ada orang yang mendorong Kaila sampai terjatuh ke pelukan Wisnu.


Kaila sangat gugup ketika Wisnu memeluknya, Kaila berusaha melepaskan pelukan tersebut tapi Wisnu tidak merespon Kaila, tak lama kemudian Wisnu menyingkirkan Kaila sampai terjatuh ke lantai.


“ Cih! dasar perempuan tidak tahu malu, berani-beraninya kamu melemparkan dirimu sendiri ke pelukanku.” gumam Wisnu dengan tatapan seram.


“ Siapa dia? kenapa di perusahaan Yhusi ada karyawan seperti dia ini, tidak punya etika.” teriak Wisnu dengan dingin.


“ Lihatlah, Kaila yang selalu bersikap polos dan lugu itu ternyata punya keberanian yang sangat besar, dia sengaja melemparkan dirinya ke pelukan presdir Wisnu secara langsung, bahkan presdir Wisnu itu baru saja pulang dari luar negri, tapi di hari presdir masuk malah ada karyawan yang membuat presdir semarah itu.” ucap beberapa karyawan dan merasa jijik melihat kelakuan Kaila yang kotor.


“ Maafkan saya presdir Wisnu. Saya akan membereskan dia sekarang juga.” jawab Asher.


“ Aku tidak menyangka kalau CEO baru di perusahaan Yhusi adalah pria yang pernah tidur denganku, bahkan dia bersikap dingin padaku, berbeda dengan kejadian pertama kali kita bertemu, bagaimana ini? akankah dia memecatku dari perusahaannya?.” Kaila mulai cemas.


Asisten Asher membawa Kaila pergi ke luar untuk memberi perhitungan pada Kaila karna sudah mengganggu CEO Wisnu.


“ Tuan, tolong maafkan aku! aku benar-benar tidak sengaja terjatuh ke pelukan presdir tadi, tolong jangan pecat aku, aku mohon!.” Kaila memohon dan menangis.

__ADS_1


Karena merasa kasihan pada Kaila, akhirnya Asisten Asher memohon pada Wisnu untuk memaafkan kesalahan Kaila yang tidak di sengaja itu.


“ Sudahlah, nanti biar aku yang bicara sama tuan Wisnu, agar bisa memaafkan kamu dan tidak memecatmu dari pekerjaan ini.” ucap Asisten Asher sambil tersenyum.


“ Terima kasih tuan, terima kasih banyak.” membungkuk dengan senang.


“ Tidak masalah, cepat kamu pergi dan bekerja lagi.” ucap Asiten Asher sambil tersenyum.


Kaila kembali ke kantor untuk bekerja, orang-orang membicarakan Kaila dengan perkataan yang jelek, menuduh kalau Kaila wanita murahan yang berani menggoda CEO di tempat ia bekerja sendiri. Kaila sangat bersedih dan gugup ketika mendengar gosip tak sedap tentang dirinya itu, tapi Kaila berusaha menguatkan diri dan terus bersabar bekerja di perusahaan Yhusi, karena Kaila sangat membutuhkan uang buat keperluannya sendiri.


Ketika Kaila sedang bekerja tiba-tiba Asisten Asher menyuruh Kaila untuk pergi ke ruangan Wisnu, Kaila pikir jika Wisnu akn memarahinya saat di ruangan itu.


“ Kaila, sekarang juga kamu pergi ke ruang presdir Wisnu, sekarang juga!.” ucap Asisten Asher dengan serius.


“ Iya baiklah.” sahut Kaila dengan gugup.


Kaila pergi ke ruangan Wisnu, dan Wisnu terus bertanya sambil membelakangi Kaila, Kaila menjawab apa yang di tanyakan Wisnu padanya, tapi ketika Wisnu menanyai tentang kalung milik Kaila, sontak Kaila langsung marah dan menginginkan kalung miliknya di kembalikan.


“ Di mana kalungnya? itu kalung milikku, tolong presdir bermurah hati dan memberikan kalung itu padaku.” ucap Kaila sambil memohon pada Wisnu.


“ Apa bagusnya kalung itu, walau pun aku menjualnya tidak akan menjadi uang yang banyak, jadi kalungnya sudah aku buang.” menyeringai.


Seketika Kaila tertegun mendengar ucapan Wisnu, kalau kalungnya telah di buang.


“ Apa? kalung peninggalan orang tua aku di buang olehnya, itu peninggalan orang tua aku satu-satunya yang aku punya, bagaimana ini? ibu ayah maafkan aku yang tidak bisa menjaga pemberianmu itu.” batin Kaila sambil menangis.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2