CINTA PRESDIR DAN GADIS BIASA

CINTA PRESDIR DAN GADIS BIASA
Episode16


__ADS_3

Ponsel Kaila terus berdring hingga membuat Kaila kewalahan, karna merasa terganggu dengan adanya orang yang terus Iseng padanya, Kaila menjawab telponnya dengan segera, dengan kesal Kaila menjawab dengan suara yang ketus dan teriakan.


" Hallo! kenapa kamu mengganggu sekali? jangan coba-coba menelpon lagi, Kalau tidak.." ucap Kaila dengan kesal.


Ucapan Kaila terputus karna orang yang menelpon itu Wisnu.


" Kalau tidak, kenapa? Hmm.." suara Wisnu.


" Kau! kenapa kau menelponku tengah malam begini, hah?." Kaila semakin kesal karna yang menelpon Wisnu.


" Aku mau mengatakan kalau besok aku menugaskanmu untuk datang ke rumahku, kau harus bertanggung jawab atas apa yang telah kau perbuat padaku." ucap Wisnu dengan tegas.


" Ahh? Tapi.. nut.. nut.." panggilan berakhir sebelum Kaila menolaknya.


" Cih, dasar pria aneh, aku belum sempat menjawabnya tapi dia sudah menutup ponselnya, padahal aku mau Menolaknya." Kaila melemparkan ponselnya dan terbaring di ranjang.


Hari sudah pagi.


Kaila bersiap untuk pergi ke Villa Wisnu yang berada di tepi Danau. Sesampainya di Danau, Kaila kaget karna sebuah pesawat Pribadi telah menunggunya untuk pergi ke Villa Wisnu.


Dengan sengaja Wisnu menjemput Kaila dengan memakai Jet Pribadi, Kaila syok melihat Wisnu yang tengah duduk di Jet Pribadinya.


" Nona, silahkan masuk! tuan menunggumu." ujar Bodyguard Wisnu.


" Terima kasih." walau pun Kaila takut dan gugup, tapi Kaila berusaha tenang.


" Ayo Kaila! jangan lihat dia, lihatlah pekerjaanmu dan tugasmu sebagai sekertarisnya." Kaila memejamkan matanya dan berusaha tenang.


" Jangan bengong aja, cepat masuk!." Wisnu membentak Kaila dengan keras.


" Aahh? iya." Kaila segera naik dan masuk ke Jet Pribadi Wisnu.


Di dalam Jet, Kaila terdiam dan melihat ke jendela pesawat, Kaila terkejut karna di tepi Danau ada sebuah Villa yang Indah dan taman bunga yang bertulis. I Love You. Membuat hati Kaila berdebar ketika membacanya, Kaila melirik Wisnu tanpa sepengetahuannya, dan langsung berbalik lagi karena takut ketahuan


" Sudah sampai ya?." Kaila bertanya-tanya.


" Turunlah! nanti akan ku beri kau tugas ketika di Villa ku." Wisnu turun dari pesawat duluan dan meninggalkan Kaila sendiri.


Kaila buru-buru turun dan mengejar Wisnu, tapi Kaila terpesona dengan keIndahan di tepi Danau. Kaila malah nengok ke kanan, tanpa di sadari Kaila berjalan ke arah kanan dan melupakan perintah Wisnu.


" Waahh! Indah sekali, aku sangat menyukai pemandangan di sini." Kaila menghirup udara segar dengan nyaman.

__ADS_1


" Ahh? apa itu?." Kaila merasa ada sesuatu di belakang Villa Wisnu.


" Tidak ada apa-apa, tapi sepertinya tadi ada orang yang lewat." Kaila mencari orang tersebut, tapi tidak berhasil di temukan.


" Mungkin aku salah lihat tadi!." gumam Kaila.


Kaila bingung ketika mau pulang ke Villa, Kaila tak sadar kalau dirinya sudah memasuki hutan terlarang yang berada di belakang Villa. Kaila semakin Panik karna banyak suara binatang buas di sekitarnya.


Kaila mencoba menghubungi Wisnu, tapi tidak ada jaringan karena hutan pedalaman.


" Hiks hiks hiks.. Kenapa aku harus tersesat begini? Huaaahh.?" tangisan Kaila semakin keras karena ketakutan.


Aauuung!


Suara binatang mengaung yang keras membuat Kaila takut dan bersembunyi.


Datanglah seekor Harimau putih yang terkenal ganas dan siap menerkam mangsanya kapan saja, membuat Kaila Panik, dan berusaha mencari barang untuk mengusir Harimau itu pergi. Harimau itu semakin mendekat dan mendekat.


" Pergi, pergi jangan makan aku! aku tidak layak kau makan, aku kurus dan jelek dagingnya pun asam tidak akan enak, jadi tolong jangan makan aku ya!." Kaila menutup matanya dengan penuh ketakutan.


Harimau itu semakin dekat dan mengaung sekeras mungkin, membuat Kaila ketakutan setengah mati.


Teriakan Kaila.


Tapi apa yang terjadi malah sebaliknya, Harimau itu malah mengendus-endus kepalanya di tangan Kaila, Kaila kaget dong. Karna Kaila tak menyangka Harimau itu akan menyukainya dan nempel padanya.


" Aahh, Kau! jangan, tolong jangan lakukan itu! aku sangat geli dengan jilatanmu itu." Kaila tersenyum Panik dan berusaha lepas dari Harimau itu.


" Kaila, kau sedang apa di sana?." Wisnu datang bersama anak buahnya karna khawatir sama Kaila.


" Ahh? a.. Aku.. Aku sedang main, ehh! tidak tidak. Aku sedang tersesat tadi, Hehee.. Iya aku tersesat Tuan muda Wisnu." dengan Panik Kaila salah menjawab dan membuat Wisnu marah padanya.


" Bawa Harimau itu kembali ke tempatnya." Wisnu menyuruh anak buahnya.


" Baik tuan."


" Kau! jadi.." Kaila terkejut karna Harimau itu milik Wisnu.


" Iya, Dia milikku. Lorea namanya." saut Wisnu


Kaila tak menyangka kalau Wisnu punya peliharaan Binatang buas seperti Lorea itu.

__ADS_1


" Lorea, kemarilah! kau harus pergi ke tempat tinggalmu, jangan keluyuran lagi." Wisnu memanggil Lorea kesayangannya.


Lorea menjilat wajah Wisnu dengan senang, karena Lorea sangat merindukan Wisnu yang sudah lama tak berkunjung ke hutan Terlarang.


" Kau ikutlah denganku, ingat! jangan sampai tersesat lagi." Wisnu berjalan duluan.


Kaila langsung berlari tanpa henti, Wisnu berjalan sangat cepat hingga membuat Kaila lelah dan kecapean.


Bruukk!


Karna terlalau buru-buru berjalan, membuat Kaila menabrak Wisnu.


" Aduuhh! sakit sekali." Kaila mengelus jidatnya karna merasa kesakitan.


" Apa kau tidak punya mata?!." Wisnu menoleh ke belakang.


" Maaf, aku tidak sengaja." Kaila meminta maaf pada Wisnu.


" Sudahlah, sekarang pergilah ke kamarmu, kamarmu tepat di ruang depan pintu ke dua, di sanalah kau akan tidur selama kau tinggal di sini." ucap Wisnu dengan dingin.


" Baik." Kaila membawa barangnya dan segera pergi ke kamarnya.


Dari sinilah kenyamanan Kaila mulai terganggu, dan selalu di buat jengkel oleh Wisnu.


Kaila istirahat di kamarnya karna terlalu lelah habis tersesat tadi, dengan nyamannya Kaila tidur dan udara yang sejuk membuat Kaila terlelap dalam tidurnya tanpa gangguan.


" Nyaman sekali, sepertinya aku betah tinggal di sini. Eumm." Kaila memeluk guling dengan nyaman dan hangat.


Kaila tidur dengan nyenyak, tiba-tiba ada suara yang berisik sekali di dapur, membuat Kaila tak bisa tidur dengan nyenyak. Karna terlalu berisik tak henti-henti, Kaila mencoba melihat apa yang terjadi di dapur.


Kaila syok melihat Wisnu yang tengah sibuk memasak, entah buat siapa Wisnu memasak tengah malam begitu.


" Tuan muda Wisnu? kau sedang apa di dapur?." tanya Kaila dengan penarasan.


" Aku sedikit lapar, jadi aku mencoba memasak makanan yang ada di kulkas." jawab Wisnu sambil sibuk memotong sayuran.


" Biar kubantu, kalau Anda butuh sesuatu panggil saja aku, aku akan melakukan apapun yang Anda suruh padaku." ujar Kaila sambil mengambil sayurannya dari tangan Wisnu.


" Tidak perlu, aku bisa sendiri! kau istirahatlah, mungkin besok pekerjaanmu akan lebih sulit dari yang kau bayangkan." ujar Wisnu dan mengambil kembali sayurannya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2