CINTA SUAMI WARISAN

CINTA SUAMI WARISAN
CSW #37


__ADS_3

...Happy reading beloved readers...


Zabina kemudian mempersilahkan Alif untuk mempresentasikan proposal yang diajukan pada perusahaan.  Dengan percaya diri yang tinggi,  Alif mulai melakukan persentasenya setengah hati karena berharap pak Sapto sebagai Direktur yang akan berhadapan langsung dengannya,  namun siapa sangka hanya diwakili oleh Zabina yang tidak jelas posisinya pada perusahaan PT. Adhira.


Radit tampak mengernyitkan dahinya melihat cara Alif melakukan persentasenya yang seperti menganggap remeh Zabina.  Dengan wajah memerah Radit mengepalkan tangannya, beruntung Zabina melihatnya dan memberikan kode agar membiarkan Alif menyelesaikan tugasnya. Kembali smirk Zabina terlihat dengan jelas.


Selesai persentase yang sangat jauh dari kata memuaskan,  Alif kembali duduk dengan santai. Gayanya benar-benar membuat Radit setengah mati menahan amarahnya,  jika saja tatapan tajam bos barunya tidak membuat dirinya ketakutan sudah dipastikan Alif akan menerima bogem mentah darinya.


“Hanya segitu kemampuan perwakilan PT. Aksara  ? Dengan berani mengajukan proposal kerjasama dengan perusahaan PT. Adhira,  padahal sepengetahuan saya PT. Aksara adalah salah satu perusahaan besar di Indonesia. Ternyata tak sesuai dengan nama besarnya di dunia bisnis. “ sambil tersenyum meremehkan,  Zabina sengaja mengaduk-ngaduk emosi ketiga manusia sombong di hadapannya.


“Pak Radit,  saya ingin mendengar pendapat Anda tentang persentase saya,  bukannya mendengar tanggapan wanita ini. “ Alif menekan kata Wanita ini dengan nada merendahkan.

__ADS_1


“Maaf pak Alif,  apa pun keputusan bu Zabina maka itulah yang jadi,  bahkan pak Sapto pun tak mampu mengubahnya apalagi saya. “ tegas Radit berusaha menunjukkan kedudukan Zabina pada PT. Adhira.


“Maksud pak Radit  ??” kali ini Alex yang mengangkat suara,  rasa penasarannya tak dapat dibendung lagi.


“Apa itu penting buat pak Alex  ??” sarkas Zabina dengan sorot mata tajam yang mampu menciutkan nyali lawan.


Alif yang mengenal dengan baik Zabina selama ini tanpa sadar ikut bergidik ngeri. Sisi lain Zabina seolah mementahkan anggapannya selama mereka dekat. Zabina yang terkesan cuek dan masa bodoh walaupun otaknya tak diragukan namun ternyata ada sisi kejam dibaliknya.


“Mas Radit tolong hadapi mereka,  aku pusing berhadapan dengan manusia bodoh dan sombong seperti mereka.  Dan tolong tegaskan pada perwakilan PT. Aksara bahwa aku sebagai pemilik perusahaan PT. Adhira menolak kerja sama yang mereka ajukan. Dan kedepannya tidak akan pernah menerima kerja sama dari mereka. “ dengan jelas Zabina menolak sekaligus menegaskan siapa dirinya yang sebenarnya.


Zabina kemudian berjalan keluar ruangan meeting dengan langkah ringan disertai senyuman puas yang menghiasi wajahnya. Puas karena berhasil mematahkan kesombongan Nindy dan Alex serta puas dengan keberhasilannya membalas Alif.  Beruntung sebelum Alif melakukan persentase,  Zabina mempermainkan emosi Alif.  Sebenarnya Alif juga cerdas akan tetapi mungkin nasib baik sedang membencinya sehingga Alif melakukan kesalahan fatal, bahkan teramat fatal dengan meremehkan pemilik perusahaan yang sebenarnya.

__ADS_1


Bagaikan tersengat aliran listrik berjuta-juta volt,  seluruh tubuh Alif bergetar hebat mendengar ucapan Zabina sedangkan Nindy dan Alex memucat dan ketakutan memikirkan kelangsungan hidup mereka.


Setelah mengulang ucapan Zabina,  kemudian Radit mengikuti langkah Zabina meninggalkan ruang meeting Catatan yang diberikan oleh Zabina sebelum keluar rupanya dibaca sambil jalan oleh Radit, sehingga sebelum benar-benar menghilang,  Radit kembali menginstruksikan agar Alex menghadap Zabina yang sebentar lagi akan resmi menggantikan pak Sapto.


🌈🌈🌈🌈🌈


Selamat Idul Adha bagi para readers yang merayakannya mohon maaf lahir dan batin


Maaf up_nya telat dan sedikit,  soalnya othor juga ada tugas dari kelas Online


Salam hangat dari dunia halu lagi dan lagi

__ADS_1


__ADS_2