
...happy reading beloved readers...
Terbangun dalam pelukan hangat nan kokoh dari pria yang selalu berjuang untuk mendapatkan hati dan cintanya, membuat Zabina tersenyum bahagia. Perlahan tangannya mengelus lembut wajah tampan yang masih setia menutup matanya. tangannya mengabsen satu persatu bagian wajah suaminya. Bulu mata tebal, alis hitam bergaris, hidung mancung dan rahang tegas serta bibir yang sedikit tebal menambah kesan seksi nan menggoda.
"Jangan memancingku lagi, sayang. Aku ingin lagi memakanmu pagi-pagi. " dengan suara serak khas bangun tidur.
Oman kembali mengungkung tubuh Zabina dibawahnya, ia mulai kembali melancarkan aksinya. Mereka seolah tak ada capeknya untuk melakukan pertempuran demi pertempuran. Oman menumpahkan segala hasratnya yang tertahan selama ini. Entah berapa kali Oman menggempur Zabina, hingga badan mereka kembali terkulai lemas.
"Terima kasih sayang, mas harap ada yang berhasil tumbuh didalam sini. " sambil mengusap lembut perut rata istrinya.
"Semoga mas, aku juga ingin segera merasakan menjadi seorang ibu. " balas Zabina tersenyum.
"Jangan tersenyum seperti itu, sayang. Rasanya ingin lagi. " kembali Oman bermain di gu**ng favoritnya membuat Zabina tak sadar mendesah .
"Kita lanjut dikamar mandi. " Oman langsung bangun dan menggendong tubuh naked istrinya menuju kamar mandi.
Oman mengerti dengan keadaan istrinya yang ia gempur habis-habisan pastilah tidak mampu berjalan dengan baik, makanya Oman langsung memutuskan untuk menggendong Zabina. Oman sendiri heran dengan kekuatannya yang seolah tak ada capeknya untuk melakukannya lagi dan lagi.
__ADS_1
Oman kemudian mengisi air hangat bathtub agar Zabina bisa berendam untuk mengurangi rasa nyeri akibat gempurannya, selanjutnya Oman membantu sang istri membersihkan dirinya, namun lagi-lagi Oman tak dapat menahan diri untuk tidak melakukannya. Akhirnya terjadi lagi pergumulan. Zabina hanya bisa pasrah menerima perlakuan Oman, karena dirinya juga merasa bersalah selama ini selalu menghindari suaminya.
"Mas, setelah ini kita sarapan dulu, aku lapar banget. " rengek Zabina setelah menyelesaikan ritualnya.
"Sarapan di kamar aja, sayang. Mas gak ingin keluar kamar. " Oman kembali menggendong Zabina keluar dari kamar mandi.
Zabina kemudian mengambil baju ganti dalam kopernya, sedangkan Oman masih dengan senyuman lebarnya meraih telepon kamar untuk memesan sarapan pagi menjelang siang. Waktu sudah menunjukkan pukul 10.30.
Tak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu kamar, Oman segera membuka pintu dan menyuruh pelayan tersebut menyimpan makanannya dimeja.
"Sayang, yuk sarapan dulu. "
'Segitu keraskah serangannya sehingga istrinya kelaparan seperti ini ? tapi bukan salahku juga kan ? semua yang ada padanya merupakan candu bagiku.' Gumam Oman membenarkan perlakuannya pada istrinya.
"Mas jangan liatin aku seperti itu dong. " omel Zabina merasa risih diperhatikan seperti itu.
"Kamu makan aja, sayang supaya tenagamu kembali lagi. Supaya kita bisa bermain lebih lama. " dengan tersenyum miring, Oman menimpali ucapan Zabina
__ADS_1
"Bermain ? mas itu sudah dewasa, masa masih mau main. " kembali Zabina mengomeli Oman yang ingin mengajaknya bermain.
"Permainan kita ini memang khusus orang dewasa sayang, mas gak bisa berhenti kalau sudah mulai apalagi mas ingin segera memberikan hasil didalam sini. " kembali Oman mengusap perut rata istrinya sambil tersenyum.
"Maassss, jadi maksud mas ingin masuk lembah lagi ?" dengan wajah memerah Zabina bertanya dengan wajah polosnya.
Oman kembali tersenyum sambil memeluk hangat Zabina. Kebahagiaan meliputi hati dan perasaannya, berhasil memenangkan hati dan cinta wanita yang mampu menjungkir balikkan dunianya sejak pertemuan pertama mereka.
Hari-hari bahagia keduanya lewati dengan penuh cinta dan kasih sayang. Kedua orangtua merekapun sangat berbahagia melihat kehidupan pernikahan putra putri mereka.
Kini mereka hidup bahagia tanpa drama rumah tangga yang mengharuskan keduanya menguras emosi dan airmata.
🎶🎶🎶🎶🎶
...SELAMAT MENIKMAT...
...JANGAN LUPA DUKUNGANNYA...
__ADS_1
...TERIMAKASIH ATAS SEMUA DUKUNGANNYA DAN TUNGGU NOVEL TERBARU OTHOR, YAK. ...
...DIJAMIN GAK PANJANG ...