CINTA SUAMI WARISAN

CINTA SUAMI WARISAN
CSW # 45


__ADS_3

...Happy reading beloved readers...


Dengan tertunduk menahan rasa malu, Lena berjalan meninggalkan kamar perawatan bunda Lisa.  Hari ini benar-benar sial baginya,  harga dirinya yang selama ini ia bangga-banggakan hancur hanya dalam hitungan menit. Dan parahnya lagi wanita yang dianggapnya jauh di bawah levelnya ternyata malah sebaliknya.  Kini kerjasama perusahaan papanya dalam masalah karena dirinya.  Apa kata papa jika pemutusan kerjasama dengan perusahaan PT. Adhira di ketahui oleh papanya.


Oman tak memperdulikan kepergian Lena begitupun dengan bunda Lisa. Mereka hanya terfokus pada rasa bahagia mendengar Zabina mengakui sendiri pernikahannya.  Oman tanpa malu-malu dan takut mendapat penolakan memeluk pinggang Zabina dan sesekali mencium dahi dan puncak kepala istrinya. Sungguh pemandangan yang mengharukan bagi bunda Lisa, untuk pertama kalinya melihat kebahagiaan dimata putra tunggalnya.


Saat  mereka bertiga tengah berbincang-bincang,  pintu kamar kembali terbuka, ayah Sahid beserta mommy dan daddy serta Zayyan bersamaan masuk,  sehingga cukup mengherankan bagi ketiganya.


“Assalamualaikum ... “


“Waalaikumsalam  ...” kompak bunda Lisa,  Oman serta Zabina membalas salam mereka


“Kalian janjian  ? Kok bisa barengan ?” bunda Lisa tak bisa menahan rasa penasarannya

__ADS_1


“Kebetulan ketemu di parkiran. “ ayah Sahid menjawab sambil meletakkan keranjang buah yang dibelinya.


“Tadi Lena kemari  ? Aku tegur tapi dia seperti orang bingung,  gak biasanya kan wanita itu berkelakuan aneh seperti itu  ?” Zayyan bertanya dengan tatapan menyelidik pada Oman


“Bukan aku bilangnya tapi tanyakan padanya “ seraya menunjuk Zabina dengan dagunya.


Sedangkan Zabina yang merasa ditunjuk hanya cengar cengir memperlihatkan deretan giginya yang rapi dan putih. Zayyan diam-diam bergidik ngeri melihat cengiran adiknya sendiri.  Zayyan sudah bisa membayangkan apa yang dilakukan oleh adik kesayangannya,  ia yakin jika Zabina melakukan sesuatu yang sangat luar biasa sehingga Lena berjalan bagaikan mayat hidup


“Na, kamu gak merugikan orang lain kan ?”


“Dan sudah kamu dapatkan perusahaan yang akan menggantikan pekerjaan mereka  ?” Zayyan kembali bertanya tak habis pikir dengan keputusan adiknya yang sangat berani.


“Udah.  Perusahaan kakak kan bergerak dibidang yang sama dengan perusahaan PT.  Cipta Abadi dan kalau kakak gak mau mengambil alih pekerjaan mereka maka Nana akan tarik semua saham Nana pada TripZA Corp. “ dengan lembut tapi nada mengancam Zabina memaksa Zayyan agar membantunya

__ADS_1


Zabina sangat tahu jika Zayyan tidak akan pernah mengijinkan Zabina untuk menarik sahamnya pada perusahaan,  bukan karena TripZA Corp akan goyah,  hanya saja jika Zabina menarik sahamnya maka bantuan dari Zabina tidak akan pernah lagi Zayyan dan perusahaannya dapatkan.  Semua perencanaan bangunan beserta biaya-biayanya hanya Zabina yang tahu.


“Kalian gak usah bicara masalah pekerjaan disini,  kapan lagi kita bisa berkumpul seperti ini.  Lebih baik kita bahas pernikahan Oman dan Zabina saja. Bunda ingin Kita melakukan prosesi dari awal lagi.” Bunda Lisa bersemangat mengemukakan keinginannya


“Mommy setuju,  kamu mau kan sayang  ? “ mommy Vania tersenyum lembut sambil menggenggam tangan putri bungsunya


“Nana ikut kata mommy, aja. “ balas Zabina sambil tersenyum.


Devania segera memeluk putrinya yang beranjak dewasa tanpa perhatian berarti darinya.  Memeluk erat Zabina sambil meneteskan airmata haru,  bagaimana tidak,  baru kali ini Zabina menatapnya dengan lembut dan senyum manis menghiasi wajah cantiknya.


🌈🌈🌈🌈🌈


...Selamat menikmat...

__ADS_1


...Jangan lupa dukungannya...


__ADS_2