
44
Hari H yang dinanti untuk berangkat ke Korea sudah tiba mereka akan menempuh perjalanan selama ±8 jam, Vasko, Farna bersama asistennya, juru kamera, Raiden, Ratna dan terakhir Khansa jadi total 7 orang yang berangkat liburan ini. Jadi keikut sertaan Khansa ini mengundang gosip dikalangan staff yang lain gimana tidak dia kan CS alias Cleaning Servis Yo ngapain di ajak dan gosip itu baru sampai ke telinga Farna jadinya ia tak sempat komplain sama Vasko karena memang dia ngertinya pas mereka kumpul dikantor satu jam sebelum Check in Bandara. Khansa pun merasa gelisah kepikiran juga sama komentar mereka orang-orang kantor, tapi apa mau dikata dia kan cuma manut ajakan si Bos aja bukan karena ngebet kepengen ikut. Farna menyoroti Khansa yang sedang berdiri memisah dari yang lain, karena ia dia nyadar diri aja pasti banyak yang heran kenapa dia bisa ikutan. Minibus yang akan membawa mereka ke Bandara telah tiba di kantor disupir oleh Irwan supir pribadi Farna. Sontak mereka langsung pada berdiri mulai masuk ke Mobil, Farna berjalan dengan ketus ia masih tak terima kehadiran Khansa dirombongan tour itu. Vasko lantas membukakan pintu mobil mempersilakan artisnya dulu untuk naik dikursi tengah, saat semua udah pada masuk Farna menyuruh Vasko untuk duduk dikursi sampingnya karena asistennya memilih duduk didepan bersama supir sementara Khansa dan yang lain duduk dibelakang, Vasko mengecek sebentar kebelakang apakah anggota mereka sudah lengkap.
"Udah semua?"
"Siip!" jawab mereka serentak
"Jalan Wan!" titahnya yang segera dijalankan oleh Irwan. Perlahan minibus itu meninggalkan pelataran parkir kantor menuju Bandara Internasional Soe-tta. Beberapa menit kemudian mereka tiba didepan Bandara tepatnya di Terminal 3 semua anggota turun dari sana, ya namanya artis tentu penampilan Farna lah yang paling mencolok disana eh nggak cuma dia sih kita lupa kalo Vasko juga tampak mencolok dari yang lain selain karena tinggi badannya yang menjulang tinggi kayak tiang listrik, ia juga tak kalah fashionablenya kayak Farna, mereka seperti pasangan artis yang lagi pergi honeymoon gitu. Khansa yang baru pertama kali ke tempat umum seperti Bandara hanya mengekor kemanapun Vasko dan rombongan, jika tersesat disini dia tak tau harus gimana sekalipun banyak papan penunjuk arah di Bandara. Satu jam berlalu selesai dengan segala kerempongan Check in dan lain hal akhirnya mereka masuk ke dalam pesawat, dan kebetulan Vasko tak memilih kelas khusus untuk mereka semua sama rata di kelas ekonomi termasuk Farna, ia mendapat tempat duduk barsebelahan dengan Khansa, Khansa tak bisa menyembunyikan rasa takutnya pertama kali naik pesawat dan juga ia sangat bersemangat ingin mencoba merasakan sensasi saat pesawat lepas landas rasa takut dan semangat itu bercampur jadi satu. Ia beberapa kali meremas kedua tangannya yang mulai dingin karena suhu AC didalam pesawat belum lagi rasa gugup berdebar-debar sampai membuat perutnya mendadak sakit.
"Napa?" tanya Vasko singkat
"Nggak pa-pa." ucapnya masih meremas kedua tangannya, Vasko lantas menyentuh tangan Khansa menarik salah satunya.
"Tanganmu dingin." ucapnya sambil *******-***** tangan Khansa.
__ADS_1
Setelah hampir seharian diatas awan mereka pun tiba di Bandara Incheon, disana mereka sudah ditunggu oleh Asisten pribadi Ayahnya Vasko dan seorang supir tak memerlukan waktu lama mereka langsung meluncur Seoul menuju ke rumah orangtua Vasko. Setelah menempuh perjalanan 1 jam 20 menit mereka tiba dikediaman keluarga Vasko, memasuki halaman rumah seluas lapangan sepak bola yang dihiasi banyak tanaman hias dan pohon pinus tak lupa juga lampu taman dan air mancur di tengah halaman semakin menambah kesan indah, beberapa kru yang ikut sampai tak bisa bercakap-cakap lagi tak terkecuali Farna mereka sibuk memonitor seluruh taman sampai padangan mereka terhenti pada rumah mewah berlantai tiga, rumah dengan gaya modern belum masuk pun mereka sudah tersihir oleh keindahannya, saat masuk mereka dibuat lebih syok lagi saat naik ke lantai dua menggunakan eskalator udahlah ya penggambaran Istana keluarga Vasko ini nanti kalian syok Author juga syok. Intinya pas setelah sampai sana mereka disambut hangat oleh orangtua Vasko dan beberapa pelayan rumah yang berpakaian rapi dan sopan. Setelah mendapat jamuan dari tuan rumah, Vasko lalu mengajak mereka untuk beristirahat dulu Karena gimanapun perjalanan 8 jam lebih itu bukan waktu yang singkat, apalagi bagi mereka yang tidak biasa tidur didalam keadaan duduk. Ratna dan Khansa satu kamar bersama Farna sementara yang cowok tentu saja misah.
Setelah tiba dikamar tamu Ratna dan Khansa memilih tidur berdua di satu ranjang karena disana ada dua ranjang size dua, Ratna dan Khansa sudah stay dikamar lebih dulu karena Khansa merasa begitu capek, ia kembali teringat gimana gugupnya dia sewaktu di pesawat tadi.
"Gila! ni rumah gede banget!" puji Ratna menyibak tirai yang menjuntai panjang di jendela kamar tersebut hingga cahaya matahari bisa masuk menerangi kamar itu. Khansa masih terkulai lemas diatas tempat tidur
"Satu kamar ini sama dengan satu rumah gue!" tambahnya lagi
Ratna lantas meloncat ke atas kasur empuk yang ditiduri Khansa
"Kayak di hotel nggak sih?"
"Lu kenapa?"
"Ngantuk!"
__ADS_1
"Gue juga ngantuk tapi rumah ini terlalu indah untuk ditinggal tidur." ucapnya penuh emosi bak seorang penyair
Keduanya dikejutkan oleh suara pintu kamar yang dibuka, Khansa reflek mendongakkan kepalanya begitu pula Ratna yang tengah duduk disisi ranjang pun reflek menengok siapa yang masuk, tampaklah Farna dengan muka bodo amat melenggok melewati keduanya dan dengan cueknya melempar tas jinjingnya dikasur, Ratna dan Khansa saling tatap. Sekalipun mereka satu kantor tapi mereka hampir tak pernah bicara secara langsung dengan Farna kecuali sedang ada kepentingan, dan sejak Farna masuk ke kamar itu suasana Ratna dan Khansa pun menjadi sunyi tak ada satu ucapanpun yang keluar dari mulut mereka takut membuat Farna terganggu atau merasa tak nyaman.
akhirnya mereka bercakap lewat chat,
"Ternyata dia sekamar sama kita?" chat Ratna pada Khansa
"Gimana nih?"
"Gimana apanya?"
"Suasana jadi nggak enak gini."
"Santai aja lah toh dia juga manusia bukan bangsa jin!" balas Ratna membuat Khansa menepuk bahunya menahan tawa
__ADS_1
"Ngaco banget lu! Artis itu."
"Ya iya artis juga manusia, derajatnya aja yang beda sama kita, dia terkenal kita nggak!" balasan Ratna membuat Khansa geli sendiri menahan tawa, Farna yang sedang duduk bersandar dikasur mengerti jika Ratna dan Khansa sedang merasa segan padanya hingga memilih diam saja, ia memilih bodo amat. Saking capeknya akhirnya mereka semua tertidur dikamar tersebut, hingga jam sudah menunjukkan pukul 6 sore, Vasko masuk ke kamar mereka yang memang tak dikunci untuk mengingatkan mereka untuk membersihkan diri.