Cinta Untuk Lea

Cinta Untuk Lea
Nomor Lea


__ADS_3

"Haduh, Viona hari ini harus berangkat ke Milan bagaimana ini? yang pasti, yang tidak akan suka jika mengetahui kepergian Viona untuk bekerja Richard merasa sedikit galau karena Eyang Bagas memang sangat tidak menyukai apabila Viona berpergian ke luar negeri untuk bekerja dan tidak menemani Richard di Indonesia, menurut Eyang Bagas, seorang istri yang baik adalah wanita yang lain selalu mendampingi suaminya di manapun suaminya berada. Kalaupun harus bekerja, itu tidak boleh sampal meninggalkan suaminya sendirian.


Bagus, aku tunggu kalian sebelum jam makan malam. Aku ingin makan malam bersama Istrimu, Ric jawab Eyang Bagas sambil tersenyum palsu melanjutkan makannya kembali.


Tidak ada pembicaraan lanjutan di meja makan itu sampai mereka semua menyelesaikan makan pagi mereka hanya Pak Warsono yang tidak ikut makan dan ber hanya berdiri di belakang Eyang Bagas.setelah menyelesaikan sarapannya, Eyang Bagas langsung berpamitan kepada Richard dan Viona tanpa membuat keduanya merasa susah lagi


"Viona, apa bisa kepergian mu ke Milan ditunda satu sampai dua hari lagi tanya Richard kepada Viona setelah Eyang Bagas pergi meninggalkan rumah mereka


"Radit, aku tidak bisa menunggu sampai satu atau dua hari lagi, aku harus berangkat hari ini juga karena aku harus mempersiapkan semuanya di sana untuk fashion show ku lagi pula, kau sudah janji kepadaku kan kalau kau akan memberikan aku sedikit waktu untuk menenangkan diri ??" Viona sudah bicara dengan suara tinggi dan sangat marah


"Enak saja kau Richard mau menggagalkan liburanku! Aku tidak akan membiarkan kau menggagalkan rencana ku kali ini! ini adalah satu-satunya kesempatanku untuk memulai kembali debut ku di ajang internasional Viona sudah menguatkan hatinya untuk tidak akan melakukan negosiasi apapun dengan Richard


"Baiklah Viona, Sayang aku paham dengan situasinya. Aku tidak akan menuntut lebih kepadamu Jam berapa kau akan berangkat nanti sore Viona Richard memilih untuk mengalah dan mengikuti keinginan Viona

__ADS_1


"Aku akan berangkat jam tiga sore Aku tahu kau sibuk Richard.Kau tidak perlu mengantarku ke bandara. Kau jangan khawatir, aku sudah biasa mengurus keberangkatan ku dengan timku sendiri. Tapi, aku butuh bantuan untuk biaya fashion show ku Untuk timku, dari uang tabunganku selama bekerja, aku bisa membelikan mereka tiket pesawat dan aku juga bisa memberikan mereka losmen murah selama kami tinggal di sana." Jawab Viona sambil memasang wajah Tegar dan berpura-pura sedikit menunjukkan wajah mau dikasihani


"Viona, kenapa kau ini? kau anggap aku tak ada? pakai uangku saja untuk semua kebutuhanmu!" Richard kemudian mengeluarkan dompetnya dan memberikan satu buah Black card kepada Viona lalu melanjutkan kalimatnya, "Pakailah ini untuk memenuhi semua keperluan mu di sana. Berikan tempat tinggal yang layak bagi timmu, supaya mereka bisa bekerja dengan optimal. Aku Percaya Kau Pasti bisa menjadi designer nomor satu di dunia Viona


Kau baik sekali sayang!" Viona langsung mengambil kartu ajaibnya dan mengecup bibir Richard. Viona memberikan kecupan panas di bibir Richard yang tentu saja, dibalas oleh Richard dengan sukacita


"Aku mencintaimu Viona! Selalu mencintaimu! Hati-hati nanti di jalan. Hubungi aku kalau kau sudah sampai di Millan. Kalau ada kesulitan, segera hubungi aku, jangan kau berusaha memendamnya sendiri. Aku yakin kau pasti berhasil di sana, Viona"


"Aku berangkat kerja dala, Viona!" Richard mengecup dahi Viona kemudian langsung nak ke dalam mobilnya yang udah menunggu dari tadi, untuk berangkat ke kantor


Klek


"Sandi, Tolong carikan nomor handphone Alea aku harus menghubungi ya sekarang!" Richard meminta nomor Lea kepada Sandi, asisten pribadinya sesaat setelah Sandi menutup pintu mobil dan duduk di sebelahnya.

__ADS_1


"Sudah saya kirim ke handphone anda, tuan muda" Jawab Sandi kepada Richard seketika setelah Richard meminta nomor telepon Lea


"Wah kau sudah punya nomor teleponnya? Hahaha Richard terkekeh dan cukup senang dengan kerja Sandi yang tidak pernah membuatnya menunggu


"Tentu saja, saya sudah jujur kepada Richard


menyimpannya sejak mengetahui bahwa Nyonya muda Lea akan menjadi istri anda "Sandi menjawab


"Apa kau juga tahu jadwal kuliahnya sekarang?" Tanye Richard sambil membuka handphonenya untuk menghubungi Lea


"Tentu saja tuan muda! Hari ini Nyonya muda akan selesai kuliah jam setengah empat sore." jawab Sandi


Alea, kenapa berangkat terlalu pagi?

__ADS_1


__ADS_2