
"Aku ada praktikum pagi di kampus, Lalu aku juga ada kelas dan ada praktek di rumah sakit hari ini." jawab Lea terbata-bata.
"Bagaimana dia bisa dapat nomor telepon ku? Hufffhh, menyusahkan sekali, apa dia sekarang sudah mulai memata-mataiku!" gumam di dalam hatinya yang masih kaget karena orang yang meneleponnya adalah Richard
"Kau tahu kau sudah membuat masalah baru, pagi ini?" Richard berbicara dengan agak tinggi dan penuh penekanan di telepon
"Maafkan Aku, tapi aku harus ke kampus pagi-pagi tadi."
"Masalah? Justru aku menghindari masalah dengan keluar dari rumah mu secepat mungkin!" Lea protes di dalam hati nya
"Eyang Bagas tadi datang ke rumah untuk sarapan pagi. Dan dia mencari mu!"
"Apa?" Lea bahkan sampai melotot mendengar nya dan menjatuhkan sendok nya.
__ADS_1
"Oh Tuhan, Ini benar-benar masalah!" Tangan Lea bahkan bergetar saat Richard telah memberi tahu apa yang terjadi tadi pagi
"Kau harus bertanggung jawab untuk kemarahannya, Alea! Eyang sudah datang pagi-pagi meluangkan waktunya untuk bertemu dengan mu, Tapi kau tidak ada, dan kau tahu seberapa kesalnya Eyang?"
"Hahaha! Rasakan Kau, aku harus memberikanmu sedikit kejutan seperti ini supaya kau tak lagi melewatkan makan pagi mu seperti tadi!" gumam Richard dalam hati nya di ujung telepon sana sambil menertawai Lea yang terjebak dengan sandiwara yang sedang di lakukannya
"Maafkan Aku.. tapi aku tidak berpikir sama sekali Kalau eyang akan datang ke rumah!" Lea memberikan alasan jujur
"Tentu saja eyang datang, eyang sering datang dan menginap tiba-tiba. Itulah kenapa eyang memiliki kamar khusus di rumah kami. Kamar yang kau tempati adalah kamar miliknya "Richard juga memberikan jawaban jujur terhadap kebiasaan kakek kesayangan nya.
"Nanti sore sepulang kau selesai kuliah, ajudan ku akan menjemputmu, Malam ini, kita akan menginap di rumah Besar!"
"Apa? Tapi tuan, aku harus kerja part time nanti pulang kuliah.
__ADS_1
"Aduh, bagaimana ini kalau aku enggak bisa kerja? Aku harus menabung untuk biaya sekolah Didi." Lea sangat khawatir karena uang yang didapatnya dari hasil bekerja digunakannya untuk membantu biaya pendidikan Didi. Tidak bekerja satu hari, artinya dia tidak akan mendapatkan bayaran.
"Kau tidak punya pilihan untuk hari ini, izin lah! Karena kau sudah membuat masalah pada eyang pagi ini!"
Klik
Richard sudah mematikan teleponnya sebelum Lea memberikan alasan apapun lagi kepadanya. Membiarkan Lea pusing sendiri memikirkan tindakan yang harus di lakukan olehnya
"Sayang, Kenapa pagi-pagi udah bengong begini?" tanya Dewa yang sudah berdiri di belakang kursi Lea
dan kemudian ikut duduk di samping Lea mengambil makanan yang ada di piring Lea. saat ini memang Lea sedang berada di kantin kampus nya menikmati sarapan paginya. Lea memang sudah memberitahu Dewa melalui pesan singkat untuk menemui nya di kantin sebelum mereka sama-sama menuju ke ruang kelas
"Aku udah buat masalah pagi-pagi begini!" Dengan wajah ditekuk sedikit cemberut Lea berkata jujur pada Dewa
__ADS_1
"Masalah apa sih? Tugas mu udah selesai semua nih, di tas ku!" jawab Dewa lagi, yang baru saja menghabiskan makanan sarapan pagi di piring Lea.
Lea menceritakan semua yang dilakukannya pagi ini, yaitu meninggalkan rumah Richard terlalu pagi hingga acara kedatangan Eyang Bagas dan hukuman yang dilakukannya sore ini untuk memperbaiki mood Eyang Bagas.