
"Aku akan melakukannya dengan cepat supaya kau bisa mewujudkan keinginanmu bersama dengan pria itu! Bukankah itu yang kau mau, kan? Kau ingin bersama pria itu, kan! Kau bahkan berani tersenyum sangat manis saat menyebut namanya dan mengingat perlakuannya. Kau tersenyum mengingatnya padahal kau tak menggunakan selembar kainpun dan sedang bersamaku saat ini! Kau anggap aku apa? pelampiasan mu? Apa jangan-jangan kau berpikir aku adalah dia dalam fantasimu, saat kita berhubungan?" Richard bergumam terus sambil memulai serangannya pada Lea.
__ADS_1
"Baiklah.. cepat kita harus selesaikan ini, dan aku bisa hidup tenang seperti dulu bersama dengan Viona tanpa ada pengganggu lagi. Karena kau istriku harus pergi meninggalkanku untuk menenangkan diri.. Karena kau istriku merasa sakit.. dan aku di sini harus terus membuat anak denganmu! Arrrghhh.. kenapa aku harus berada di posisi ini? Kau bukan siapa-siapa untukku. Kau harus segera pergi dari hidupku!" Richard bahkan kini menyalahkan Lea atas kepergian Viona ke Millan. Rasa kesal dalam hati Richard membuatnya menjadi sangat liar dan melukai Lea.
__ADS_1
"Aku harus segera melepaskanmu setelah anak ku lahir dari rahimmu! Setelah itu, aku akan membayar sebesar apapun untuk membuatmu menjauh dan menghilang dari hidupku! Ah, tidak.. aku tak perlu membayar besar.. kau kan memang sudah ingin pergi dari hidupku kan? Kau ingin segera bersama dengan pria itu kan? Dewaa....hahahah.. kau kira pria itu betulan Dewa yang bisa membahagiakanmu dan bisa memenuhi semua keinginanmu? Tapi kau menyebalkan.. Kau tampak sangat bahagia bersamanyal" ada sedikit rasa sakit di dalam hati Richard saat kata-kata ini muncul di dalam hatinya. entah rasa apa itu tapi yang jelas membuat Richard sangat tidak nyaman dan akhirnya Richard melakukan dengan cukup kasar kepada Lea. Rasa amarahnya, tersalurkan oleh Richard dengan perbuatannya saat ini. Richard gelap mata, dan bagaikan monster menerkam tubuh Lea
__ADS_1
"Kenapa dia melakukan ini kepadaku? Kenapa dia jadi kasar seperti ini? Sakit.. Sssshhh, sakit sekali semua yang dilakukannya padaku! Rasanya dia seperti mencabik-cabik tubuhku!!Oh Tuhan... Ada apa dengannya? Tadi dia baik-baik saja, kenapa sekarang die jadi seperti ini dan menyiksaku? Kenapa dua hari ini begitu menyakitkan? aku tak suka dia menyentuh tubuhku, tapi rasanya tubuhku mengharapkan hal lain darinya. Lea ingin protes, tap tenaganya seakan hilang. Lea juga tak mengerti dengan apa yang terjadi pada dirinya. Sekujur tubuhnya bergetar ketika Richard menempelkan Bibirnya di due puncak gunung miliknya, ketika Richard memberikan banyak tanda menyakitkan di tubuhnya, ketika Richard dengan ekstrim menyangga punggung Lea dengan lututnya, sehingga Lea di dalam bathtub tapi seperti mengambang di atas airnya, lalu Richard maju ke depan hingga bibirnya pas berhadapan dengan
__ADS_1