Cinta Untuk Lea

Cinta Untuk Lea
Tidak nyaman


__ADS_3

"Ehm... Jangan pernah kau katakan, Kalau kau melakukan part time job kepada Eyang. Dia tidak akan suka kau melakukan itu selama kau masih menjadi istri ku. Aku tidak akan melarang mu bersama dengan pacar mu itu, selama kalian tidak bermesraan seperti itu di depan umum.


"Bagaimanapun, saat ini kau adalah istri ku. Beberapa orang tahu siapa diri mu. Aku tidak ingin ada kata-kata miring di luaran sana tentang hubungan kita. Dan satu hal lagi yang harus kau pastikan pacar mu itu tidak akan menceritakan kepada siapapun tentang hubungan kita! Terutama di Cafe tempat mu bekerja. Kau tahu siapa Tia dan Ando? Mereka adalah teman SMP-ku. Jadi pastikan mereka tidak akan tahu tentang hubungan kita. Apa Kau mengerti?" Richard berceramah cukup panjang sambil menatap Lea untuk memastikan bahwa Lea menerima semua yang di katakannya sesuai dengan keinginannya. Richard tidak ingin ada satupun perintah yang terlewatkan


"Baik Tuan saya mengerti!" Lea lalu dengan panik mengeluarkan handphone yang ada di kantong celananya dan mengetik sesuatu di sana.


"Aduk matilah Aku... Hari ini Dewa menggantikan ku part time di sana... Aku harus segera memperingati Dewa untuk tidak menceritakan masalah ku ini kepada siapapun di sana termasuk kepada Ando yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengannya." gumam Lea di dalam hatinya sambil tangannya mengetik pesan di dalam ponselnya

__ADS_1


"Ada apa? Kenapa Kau terlihat panik?" Richard yang memperhatikan tingkah laku Lea, merasa curiga dengan kepanikan Lea yang langsung mengambil handphonenya setelah selesai bicara dengannya


"Tidak apa-apa Tuan, saya hanya memastikan teman saya yang menggantikan kerja part time saya tidak menceritakan apapun di tempat kerja saya." jawab Lea jujur


"Sebaiknya aku jujur sajalah padanya daripada aku buat masalah baru nantinya." gumam Lea membenarkan sikapnya untuk berkata jujur apa adanya kepada Richard


Lea mengangguk tanpa menatap ke wajah Richard

__ADS_1


"Wah keren sekali ya hubungan bersungguh-sungguh sekali untuk menjaganya dan mendahulukan mereka ini, pria itu sepertinya kepentingannya. Sejauh Apa hubungan mereka sebetulnya? Apa mereka sudah lama saling mencintai?" kembali Richard tidak suka dengan sikap Dewa kepada Lea yang membuat Richard sangat penasaran di dalam hatinya


"Pastikan dengan benar dia tidak bicara macam-macam di sana! Aku tahu pacar mu itu punya hubungan dengan Ando! Apabila hubungan kita terbongkar di luar, Aku tidak akan segan-segan menghentikan biaya pengobatan untuk Ibumu. Apa Kau paham?" ancam Richard kepada Lea. Hanya untuk menggertak Lea tentunya


"Baik tuan, saya pahami" jawab Lea kemudian, lalu mengetik kembali sesuatu di handphonenya.


Richard tidak lagi berbicara apapun kepada Lea setelah mendengar kalimat terakhir dari Lea. Matanya tertuju kepada laptop di depannya dan Richard tampak serius mengerjakan pekerjaan kantor yang ada di laptopnya. Tak ada yang dilakukan oleh Lea kecuali menatap ke jendela luar di samping kiri tempat duduknya, memperhatikan lalu-lalang mobil dan motor yang cukup banyak, karena sekarang adalah jam pulang kantor. Beberapa kemacetan juga sudah terjadi di beberapa titik ruas jalan yang mereka lewati, hingga akhirnya Lea lelah dan tertidur.

__ADS_1


"Fuuuuuh... akhirnya dia tertidur juga! Aku sangat merasa tak nyaman duduk bersebelahan dengan wanita seperti selain dengan Viona. Ini adalah pertama kalinya Aku duduk dengan wanita lain di dalam mobil ku sedekat ini. Richard bersyukur di dalam hatinya ketika melihat Lea terlelap tidur. Dari tadi memang Richard merasa kurang nyaman saat bekerja dengan Lea yang ada di sampingnya. Richard tidak pernah pergi bersama wanita lain kecuali Viona seumur hidupnya, bahkan sekretarisnya adalah pria dan ini adalah pengalaman pertama baginya


__ADS_2