
"какая? ( apa?)"
Richard menjadi panik seketika ketika Viona sudah merubah mode teleponnya menjadi video call. Lalu Richard segera menatap Lea dan dengan tangan kanannya memberi kode bahwa Lea harus segera keluar dari ruangan kamarnya tanpa Richard mengeluarkan suara apapun, hanya mimik wajah dan gerakan tangan sebagai syarat. Lea yang mengerti, langsung keluar tanpa berkata apa-apa lagi
klek
Lea menutup pintu dan Richard merubah saluran teleponnya dari voice call menjadi video call
"Hai Viona, sayang?" Richard sudah memasang wajah tersenyum menatap kearah Viona di video handphonenya
"Hai suamiku, Richard sayang! Kau tidak mau memakai bahasa romantis mu lagi ?" Tanya Viona menggoda
"Bukannya sudah cukup romantis dengan kita bertatapan seperti ini?" Jawab Richard dengan senyum merekah di layar handphonenya
"Wah... wah... ternyata kau benar-benar merindukanku Richard, sayang!" Jawab Viona tinggi dan wajahnya terlihat sangat bahagia di seberang telepon Richard
"Sejak kapan aku tidak pernah merindukanmu, Viona?" Richard masih sama seperti biasa mengatakan kata-kata manisnya kepada Viona.
__ADS_1
"Sayang.. kamu masih ada di kamar?" Viona akhirnya menyadari situasinya bahwa Richard masih menggunakan piyama tidur dan ada di ruangan tidur
"Lihat tanganku! Sehari saja kau pergi, aku sudah demam, Viona sayang!"Jawab Richard sambil menunjukkan infus yang melekat di tangannya
"Oh, Sayang... maafkan aku ya... aku sangat egois membuatmu menjadi sakit seperti itu. Seharusnya aku tidak pergi ke Milan!" Viona menunjukkan wajah yang sangat sedih di hadapan Richard
"Kalau kau mati, mungkin itu lebih baik Richard... Tapi tidak sekarang, karena aku masih membutuhkanmu,sekarang! Butuh akan uangmu untuk mendukung karirku di awal! Tapi aku pastikan, saat karirku sudah melesat, Kau bukan saja demam tapi mungkin kuburanmu akan segera di gali.. karena kau akan kehilanganku selamanya!" gumam Viona di dalam hatinya ketika melihat kondisi Richard yang sedang sakit saat ini. Wajah Viona la bisa berpura-pura untuk kasihan dan menunjukkan cinta pada Richard, tapi hatinya siapa yang tahu? Viona sangat pintar mengatur perasaannya
"Sudah, jangan merasa bersalah seperti itu. aku tidak apa-apa Viona! Aku senang kau bisa berkarya di sana... Aku ingin kau sukses. Nanti aku akan datang ke acaramu, melihatmu menjadi nomor satu, sebagai designer terbaik di dunia! Aku akan selalu men-support mu, Viona dengan seluruh kekuatan yang aku miliki!" Kali ini Richard memang jujur bahwa menginginkan kesuksesan Viona dan Richard yang memang masih sangat mencintai Viona, ingin sekali membuat Viona bahagia
Lebih dari satu jam mereka berbicara bersama di telepon tanpa memperdulikan apa yang ada di sekitarnya mereka berdua sudah terhanyut dalam keasikan cinta jarak jauh. hingga akhirnya Viona mematikan telepon karena melihat sesuatu yang sudah tidak nyaman di hadapannya.
"Sayang, aku harus mempersiapkan acara fashion show-ku dulu... harus briefing dengan semua tim yang aku bawa, kita akhiri dulu, dan nanti kita sambung lagi ya. Pinta Viona masih sangat manis di telinga Richard dan wajah Viona juga menunjukkan senyuman yang masih sangat manis untuk Richard
"Baiklah Viona, Aku matikan dulu teleponnya ya!"
Viona segera mematikan teleponnya dan menghampiri seseorang yang sudah berdiri menatapnya seolah-olah jijik.
__ADS_1
"Alexey.. maafkan aku.. Apa kau Marah dengan apa yang baru saja aku lakukan ditelepon?" Viona langsung berdiri dan melemparkan handphonenya sembarang di tempat tidurnya tanpa memperhatikan bahwa tubuhnya sedang tidak memakai apapun dan memegang tangan Alexey. wajah Viona sangat ketakutan saat melihat wajah Alexey yang sangat tidak bersahabat
"Kau menjijikan! Apa kau sangat merindukannya sampai melakukan itu di depanku?" Alexey ingin melepaskan tangan Viona tapi Viona menahannya dengan sangat kencang. Alexey tak sengaja melihat adegan video call Viona dengan Richard ketika membuka pintu masuk ke dalam kamar. Alexey masuk ke dalam kamar pas saat Viona mendapatkan pelepasan
"Aku tidak pernah merindukannya! Aku melakukan itu agar dia mempercayaiku bahwa aku masih mencintainya! aku mohon, Percayalah padaku! tidak ada yang aku cintai selain dirimu! untukku kau adalah segalanya.... sudah enam tahun kita berhubungan sembunyi-sembunyi seperti ini... kau tahu, keinginanku saat ini hanyalah satu Aku ingin karirku berhasil dan aku bisa melepaskannya lalu bisa pergi bersamamu selamanya tanpa ada bayang-bayangnya lagi diantara kita! aku sangat tersiksa melayaninya.. karena yang paling aku cintai adalah kau! "Viona bahkan sampai menangis untuk menunjukkan kesungguhannya kepada Alexey.
"Apa kau serius dengan yang barusan kau katakan?" Alexey mulai melunak dan sedikit mempercayai Viona
"Tentu saja... tidak ada yang aku inginkan selain kamu!"
Sesaat Alexey hanya diam menatap kearah Viona mengamati mata Viona dan mencari kejujuran di sana. Viona memang sangat menginginkan Alexey... Dia berkata jujur apa adanya tentang perasaannya kepada pria yang pertama kali membuatnya jatuh cinta, pria yang selama enam tahun telah disembunyikannya dari Richard, pria yang selalu ada di dalam hatinya bahkan lebih dicintai daripada suami Viona sendiri yaitu Richard.
"Tidak ada kebohongan di matamu Viona kau sekarang sangat mencintaiku.. dan saat ini aku melihatmu benar-benar sudah tergila-gila padaku! cintamu sungguh besar padaku.. aku bisa melihat dari matamu.. tidak ada keraguan di sana.. hahaha! Viona... Viona... kau sudah mendapatkan suami kaya, baik, dan sangat menyayangimu dulu membuatku sangat menyesal karena telah meninggalkanmu dan membuatmu sangat beruntung! tapi kau tahu, rasa Sesalku itu adalah kisah lama..memang, saat melihatmu dulu, aku sangat kesal.. hingga menimbulkan rasa dendam dihatiku yang tidak ingin melihatmu bahagia dengan pria itu hingga aku nekat untuk membuat hatimu jatuh cinta lagi kepadaku dan sekarang setelah enam tahun akhirnya kau benar-benar jatuh kepadaku! kita lihat hingga saatnya tiba nanti... aku pasti akan meninggalkanmu sama seperti aku meninggalkanmu saat pertama kali kita Menjalin hubungan! karena tidak ada yang aku inginkan selain membuat semua mantan-mantanku menderita dan tidak memiliki cinta lagi dalam hidupnya!" Alexey memang punya tujuan sendiri mendekati Viona. Dia sangat tidak menyukai wanita, kebenciannya kepada ibu kandungnya yang telah meninggalkannya hanya bersama ayahnya saja, saat Alexey masih bayi, hingga Alexey di asuh oleh ibu tiri yang jahat, membuatnya mengalami sedikit sakit di jiwanya sehingga tidak ada keinginan Alexey kecuali menyakiti semua wanita yang pernah ada di dekatnya. Alexey bertemu Viona di Jakarta dengan kehidupan yang sangat bahagia bersama Richard. Sejak saat itu muncullah keinginan di dalam dirinya untuk menghancurkan Viona sehancur-hancurnya dan berpisah dengan Richard. Tapi, sangat sulit. segala cara dilakukan, tapi tetap tak berhasil. Richard sangat mencintai Viona, sehingga barulah sekarang setelah enam tahun, angin segar itu dirasakan oleh Alexey
"Baiklah Viona, aku mempercayaimu! Sekarang aku ingin kau melayaniku!"
Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya,,
__ADS_1