Cinta Untuk Lea

Cinta Untuk Lea
tunangan


__ADS_3

"Aku tidak akan Melepaskanmu! Aku tidak akan membiarkanmu lari untuk mengejar wanita itu! aku tidak peduli dengan apa yang kau katakan, tapi asal kau tahu kalau Ayahku menarik uang dari perusahaan ayahmu sekarang, kau tahu apa artinya itu? kalian sekeluarga akan jadi gembel di jalan!" Anita bicara lantang mengancam kepada Dewa hingga menyita beberapa perhatian di kantin.


"Apa Kau pikir aku takut? lakukanlah kalau itu memang itu maumu dan keluargamu!" Dewa melepaskan tangan Anita dan langsung pergi meninggalkan Anita, yang masih berusaha untuk mengejar Dewa


"Tunggu aku! Dengarkan Aku! sampai kapanpun Aku tidak akan membiarkanmu pergi!" Anita menarik kerah baju Dewa dari belakang dan berusaha untuk menahan Dewa untuk tidak pergi menuju Lea yang sudah menghilang entah kemana


"Mau apa lagi lepaskan tanganmu dariku!" Dewa berbalik dan kali ini Dewa mencengkram tangan Anita sangat kencang


"Sssshhh... Dewa lepaskan tanganmu ini sakit sekali!" Anita berusaha melepaskan tangan Dewa yang hampir meretakkan tulang tangannya.


"Kau yang memintaku melakukan ini!aku sudah menyuruhmu pergi dari tadi!tapi kau tidak mau mendengarku! sekali lagi aku katakan padamu, aku tidak pernah mencintaimu dan aku tidak Sudi bertunangan denganmu! cincin itu ada di rumahku, Kalau kau memang mau, ambillah! Jangan pernah berharap aku mau mengenakan cincin itu di jariku!" Dewa melepaskan tangan Anita dan kemudian mau melangkah pergi meninggalkan Anita

__ADS_1


"Sulastri Listyaningrum... aku tahu di mana dia Dewa!"


DEG


kata-kata yang keluar dari bibir Anita, akhirnya berhasil membuat Dewa diam di tempatnya nama seorang wanita yang selama ini di carinya, baru saja di sebutkan oleh Anita


Dewa berbalik dan menatap Anita "Di mana dia?"


"Kalau begitu simpanlah rahasia itu sampai kiamat! Aku tidak akan peduli dan jangan pernah berharap aku akan menikah denganmu!" Dewa sudah membalikkan badan dan hendak pergi meninggalkan Anita tapi, lagi-lagi Anita melakukan tawar-menawar terhadap Dewa


"Kau yakin tidak mau bertemu dengannya? sedangkan setiap hari yang dicarinya adalah kau! dan sekarang kondisinya antara hidup dan mati!" Anita berusaha memainkan emosi dalam diri Dewa

__ADS_1


"Ibu... kau membuatku sulit saat ini! Bagaimana wanita ini bisa tahu Keberadaanmu? lalu sekarang apa yang harus aku lakukan? Aku tidak ingin masuk ke dalam jebakannya lagi seperti dulu saat ayah dan ibu tiriku memaksaku untuk bertunangan dengannya walaupun aku tak menginginkannya" Dewa merasa sedikit penat di dalam dirinya mengingat Kejadian ini. Dewa tak ingin terjebak lagi seperti kejadian tiga bulan lalu di mana keluarganya berhasil membuat Dewa bertunangan dengan Anita secara paksa


"Kau mau aku memberikan apa sebagai timbal baliknya?" Dewa tak ingin berbasa-basi dan langsung pada inti permasalahan


"Aku mau kau menikah denganku!" Anita tetap pada penawarannya


hahaha! sebaiknya kau bangun dari tidurmu segera Nona Anita! dan dengarkan aku kalaupun kau tahu dimana ibuku, tapi jika kau menginginkan pernikahan sebagai bayarannya, sebaiknya kau pendam keinginan itu dalam-dalam! karena aku tidak akan pernah mau menikah denganmu walaupun nyawa Ibuku ada seribu dan kau mengambilnya satu persatu hingga habis aku tetap tidak akan pernah menikah denganmu!" Dewa Kemudian berbalik arah pergi meninggalkan Anita yang masih memanggilnya tapi tidak lagi mengejarnya.


"Lea di mana kau berada?" Dewa berlari ke ruang kelas, tapi Lea tak ada di sana.. Dewa berlari lagi ke atap gedung, Lea juga tetap tak ada di sana , semua tempat dicari oleh Dewa di gedung kampusnya. ruang laboratorium, toilet wanita, Ruang kuliah, dan Di semua sudut kampus Dewa mencarinya namun tetap tidak menemukan Lea. telepon Lea bahkan tidak aktif, sehingga Dewa sangat frustasi memikirkan di mana Lea


"Dimana sebenarnya kau sekarang,Lea?"

__ADS_1


__ADS_2