Cinta Yang Belum Usai

Cinta Yang Belum Usai
Episode 15


__ADS_3

"Iya aku tau kalian lelah,tapi bagaiman dengan Nayana,dia sendirian di dalam hutan ini !" teriak Arden.


"Arden,yang dia katakan benar,semua orang kelelahan,kita istirahat saja sebentar,nanti kita lanjutkan pencarian." Zio berusaha menenangkan.


"Jika kalian tidak ingin mencari,maka aku sendiri yang akan mencari Nayana." sambil meninggalkan Zio dan yang lain.


"Zio jika kau sendiri ini sangat berbahaya !"


"Terus bagaimana dengan Nayana hah??? dia juga sendirian di dalam hutan ini !!" Teriak Arden.


Zio pun hanya diam dan membiarkan Arden pergi mencari Nayana.


"Nayana...Nayanaaa,dimana kau??" Teriak Arden.


Arden terus berjalan mencari Nayana seorang diri.


Nayana sangat ketakutan,ia merasa ada yang sedang mendekat padanya,ia kemudian berusaha mengusir nya.


"Hushh...pergi sana !!" sambil melempar kayu.


"Arden dimana kau,tolong akuuu..." sambil memeluk lututnya.


Arden terus berteriak hingga Nayana mendengar suara teriakan itu.


"Aku sepertinya mendengar suara seseorang !!" celetuk Nayana.


"Heii aku disini...aku disini..." Teriak Nayana.


Arden pun mendengar teriakan Nayana.


"Nayana dimana kau ?????"


Nayana terus berteriak agar di temukan oleh Arden.


Kemudia Arden tak sengaja menyenteri Nayana dan ia melihat Nayana sedang duduk ketakutan di bawah pohon.


"Nayanaa...Nayanaa...." Teriak Arden bahagia.

__ADS_1


Arden kemudian berlari mendekati Nayana dan langsung memeluk Nayana.


"Nayana apa kau tidak apa-apa?"


"Aku sangat takut disini.." Sambil menangis keras di pelukan Arden.


"Sudah jangan menangis,tenang saja,aku sudah disni bersama mu !" mengelus rambut Nayana.


Nayana terus menangis.


Arden pun mengusap Air matanya dan memberikan jaketnya pada Nayana.


"Pakai ini,kau pasti sangat kedinginan !"


"Arden aku mau pulang,aku sangat takut disini !" menangis tersedu sedu.


"Iya baiklah,ayo kita kembali ke tenda." sambil memopong Nayana


Tiba-tiba Nayana jatuh pingsan.


"Nayana..Nayana..." Arden panik.


Sesampainya di lokasi camping semua orang kaget melihat Arden menggendong Nayana.


"Nayana...." Teriak Qira berlari mendekati Arden.


Arden pun langsung membawa Nayana kedalam tenda.


Panitia kemudian memeriksa keadaan Nayana,setelah sadar Nayana terus memanggil Arden.


"Arden,aku mau pulang,aku tidak mau disini lagi..." sambil memegang tangan Arden


"Baiklah sayang,ayo kita pulang !"


Arden pun langsung menelfon Sekretaris keluarga nya.


"Pak Robin,tolong jemput saya di lokasi camping kota B sekarang juga !"

__ADS_1


"Baik tuan..."


Tak lama helikopter keluarga Arden pun datang menjemput mereka,Arden pun langsung menggendong Nayana untuk naik ke helikopter.


"Sayang ayo kita pulang..."


"Pak Robin,tolong bawakan barang-barang ku dan Nayana."


"Siap tuan.."


Mereka pun pulang dan meninggalkan tempat camping tersebut.


Niken yang melihat itu semakin kesal dan marah.


"Ahh,kenapa sihh,dia selalu beruntung !!!" Gumam Niken.


Di atas helikopter.


"Sayang,apa sudah mendingan? Kita akan segera sampai !" Celetuk Arden sambil memeluk Nayana.


Nayana hanya mengangguk dan memejamkan matanya.


Sesampainya di Kota A arden langsung mebawa Nayana Kerumahnya.


"Pak Robin,antar aku kerumah !"


Sesampainya dirumah Arden langsung membawa Nayana masuk ke kamarnya.


Ia menyuruh pelayan wanita untuk membersihkan dan mengganti pakaian Nayana.


Kemudian dokter mengecek keadaan Nayana.


"Dokter,bagaimana keadaan Nayana?"


"Dia baik-baik saja tuan,dia hanya kelelahan dan syok,dengan istirahat cukup keadaanya akan segera pulih,aku sudah meresepkan obat nya,nanti setelah satu jam tolong di minum ya."


"Baik dokter,terima kasih."

__ADS_1


Lalu Arden masuk ke kamar dan menemani Nayana,ia terus menatap Nayana dan memegang tangannya.


__ADS_2