
Beberapa hari setelah Nayana sembuh,Nayana pun kembali masuk sekolah,Tetapi ia tidak datang bersama Arden,Arden pun terlihat mengabaikan Nayana saat di sekolah.
"Niken,coba lihat,itu Nayana datang sendirian,tidak bersama Arden seperti biasanya !" Celetuk teman Niken.
"Ahh,Iya mungkin sudah putus,toh Nayana menyusahkan !" Ucap Niken.
"Ini kesempatan yang bagus untuk mu,mereka sedang tidak bersama !"
"Haha,iya akhirnya ada kesempatan juga,aku sangat muak melihat dia selalu menempel pada Arden."
"Nanti kau ajak saja dia makan bersama."
"Iya tentu dong...." Ucap Niken senang.
Pada Saat jam makan siang,Niken pun memberanikan diri untuk menemui Arden.
"Arden....." Dengan Nada lembut.
"Iya,Siapa?" Tanya Arden.
"Aku..aku Niken,yang pernah makan siang bersama mu dulu !" Sambil tersenyum manis.
"Ohh,maaf aku lupa !" Jawab Arden ketus.
"Ahh,tidak apa-apa ! Apa kau sudah makan siang?" Tanya Niken lagi
"Belum,kenapa?"
"Kebetulan,aku juga belum makan,ayo makan bersama !"
"Oh baiklah."
Niken pun terlihat sangat senang,ia terus tersenyum saat perjalanan ke kantin.
Banyak siswa/i yang heran melihat mereka,karena satu sekolah tau bahwa Arden berpacaran dengan Nayana.
__ADS_1
Mereka berdua pun makan bersama,sangat terlihat kalau Niken bangga bisa makan bersama,ia sengaja pamer kepada teman-teman nya.
Tak lama Nayan pun datang ke kantin,ia melihat Arden sedang bersama Niken.
Melihat itu Niken pun langsung mendekat dan menggandeng tangan Arden.
"Arden,Kau mau coba ini?" Sambil menyuapi Arden.
"Ahh,tidak,aku makan ini saja."
"Hmmm ayo lah coba sedikit saja,ini sangat enak !"
Arden pun langsung membuka mulut nya,dan Niken menyuapi makanan itu.
"Bagaimana enak kan?" Tanya Niken.
"Ya lumayan lah..."
"Oh iya,kau kenapa hari ini tidak bersama Nayana,apa kalian sudah putus?"
"Ahh ya ya baiklah,maafkan aku !" dengan tersenyum tipis.
Setelah makan bersama mereka pun kembali masuk ke kelas.
Nayan dan Qira pun juga masuk ke kelas.
Niken dan teman nya yang melihat Nayana langsung menyindir Nayana.
"Niken.....Kau benar benar luar biasa !!" Ucap teman Niken.
"Ahh,kenapa?"
"Tadi kalian makan bersama? dan kau menyuapi Arden,itu sangat membuat iri !!"
"Benarkah?"
__ADS_1
"Iya,Kalian terlihat sangat cocok saat jalan berdua tadi !"
"Kalian ini,itu baru jalan bersama,bagaimana nanti kalau aku jadian sama dia,siapkan hati kalian ya ! " Sengaja menaikkan suara nya.
"Ahh,pasti bikin iri,secara cowok terpopuler di sekolah pacaran sama cewek terhits di sekolah ini,pasti sangat keren !"
"Apanya,kalian ini...." Tertawa mengejek.
"Semoga hubungan kalian berjalan lancar yaaaa Niken ! Kalian benar-benar serasi !"
Niken pun hanya tersenyum sinis.
Qira dan Nayana pun terlihat cuek dan tidak perduli.
Tetapi teman Niken terus memancing dengan menyindir nyindir Nayana.
"Nayana,Apa kau tidak cemburu Arden bersama Niken?" Tanya teman Niken.
Nayana tidak menggubris pertanyaan itu.
"Haha kasian sekali ya kamu,Sepertinya Arden sudah bosan ya sama kamu !!" Tertawa.
"Memang apa urusan nya sama kalian?" Jawab Qira.
"Sudah lah Qira jangan di ladenin,biarkan saja !"
"Aku justru kasian pada teman mu itu,dia hanya jadi pelarian saja saat sedang tidak bersama Nayana." Ucap Qira tersenyum sinis
"Hei apa maksud mu?" Jawab Niken.
"Nayana setiap hari bersama Arden,tapi dia tidak Norak tu seperti kalian !"
"Hei kau berani sekali ya !!!" Ucap teman Niken.
"Qira hentikan,jangan membuat keributan !" Ucap Nayana.
__ADS_1