Cinta Yang Belum Usai

Cinta Yang Belum Usai
Episode 22


__ADS_3

Saat sampai di rumah Nayana Arden langsung menggendong Nayana kembali.


"Arden,Jangan menggedong ku,nanti mama ku akan melihat."


"Ya memang nya kenapa? kaki mu kan terkilir."


"Iya tapi tidak perlu menggedong ku seperti tadi,cukup papah aku saja."


"Hm ya ya baiklah..." Sambil memapah Nayana.


Mereka pun masuk ke rumah.


"Sayang,kamu kenapa nak ??"


"Tadi aku terjatuh saat berlari mah?"


"Hei kenapa tidak berhati-hati,kamu sudah bukan anak-anak lagi."


"Ya nama nya juga musibah mah..."


"Ya ampun,sampai lecet-lecet begini,apa kaki mu baik-baik saja sayang?"


"Kaki Nayana terkilir Tante..." Ucap Arden.


"Sampai terkilir juga? Nayana kau ini !!"


"Sudah lah mah,ini tidak terlalu parah kok."


"Arden tolong bawa Nayana ke kamar ya !" Ucap Mama nya.


"Baik tante..."


"Sayang,mama mu sangat pengertian ya,dia menyuruh kita untuk ke kamar berduaan saja,haha..." Bisik Arden.


"Ihh,dasar mesum,bukan begitu maksud mama ku !!" mencubit pinggang Arden.

__ADS_1


Setelah masuk kamar Arden pun langsung membaringkan Nayana di atas kasur,ia lalu melepaskan sepatu dan kaos kaki Nayana.


"Hei,tidak perlu sampai seperti itu,aku bisa melakukan nya sendiri !!"


"Kau sedang sakit,tidak boleh banyak bergerak !"


"Yang sakit itu hanya kaki ku,bukan seluruh tubuh ku !"


"Kau ini bisa diam tidak sih...."


Mama Nayana ternyata memperhatikan mereka dari luar.


"Sayang,sini mama kompres dulu kaki mu."


"Iya mah,Pelan-pelan saja ya mah,luka nya terasa perih jika terkena air."


"Iya mama akan pelan-pelan sayang."


Arden hanya memperhatikan sambil duduk di samping Nayana.


Setelah itu,Arden pun pamit pulang.


"Oh iya,tante akan mengantar mu kebawah.."


"Ahh,tidak perlu tante."


"Ayo..."


"Nayana aku pulang dulu ya,aku akan menelfon mu nanti."


Nayana hanya tersenyum malu karena ada mama nya.


"Nak Arden,terima kasih ya telah mengantar Nayana pulang."


"Ahh,iya tante itu bukan apa-apa..."

__ADS_1


"Kamu juga sudah sangat perhatian pada Nayana,Tante merasa tidak enak karena merepotkan mu,Apalagi setiap hari kamu selalu mengantar jemput Nayana."


"Tidak apa-apa Tante,lagian kita juga satu sekolahan."


"Iya,tolong jaga anak Tante ya den..."


"Ha..iya Tante..." tercengang mendengar ucapan Mama Nayana.


"Apa maksudnya,apa mama nya menyetujui hubungam kami !" Gumam Arden dalam hati.


"Tante,kalau begitu saya pamit pulang ya tante." tersenyum sambil masuk ke mobil.


"Iya Nak Arden,Hati-hati yaa...."


Arden pun terlihat sangat bahagia mendengar ucapan Mama Nayana tersebut.


"Sayang,seperti nya Arden itu sangat menyukai mu ya ?"


"Ha apa mah?" Terkejut mendengar ucapan Mama nya.


"Iya,dia anak yang baik dan sopan,dan juga dia sepertinya sangat sayang pada mu,terlihat sekali dari cara dia memperhatikan mu."


Nayana hanya tersenyum mendengar ucapan Mamanya.


"Hmm,sopan ya...sopan apa nya,dia saja suka seenaknya padaku,dan juga dia mesum !!" Gumam Nayana dalam hati.


"Apa Mama menyukai nya?"


"Hmm,Jika kamu suka,maka mama juga akan suka,toh dia anak yang baik dan sayang padamu."


"Apa itu artinya mama merestui hubungan kami?"


Mamanya hanya tersenyum.


"Ahh Mama....." Memeluk Mama nya.

__ADS_1


"Tapi ingat,jangan kelewatan mentang-mentang Mama merestui kalian jadi semaunya ya !!"


"Iya mah...."


__ADS_2