
Lalu Nayana dan Arden pun melanjutnya perjalanannya
"Lepaskan akuu,Kalian mau apaa?Lepaskan!!" Teriak Niken
"Gadis cantik, kau menarik juga yaa?" Ucap Fikar
"Heh apa maksud mu,cepat lepaskan aku !"
Melihat tubuh molek Niken,Fikar pun jadi bernafsu padanya.
"Heh kalian bawa perempuan ini ke Apartement ku !"
"Mau apa kau,dasar baj*ngan !!"
"Haha kau tenang saja sayang,aku tidak akan melakukan apa-apa" Ucap Fikar
Niken pun di seret oleh anak buah Fikar masuk ke mobil
Dan saat d mobil pun hasrat Fikar tidak dapat di bendung,ia pun mengecup pipi Niken
Dan mendapat perlawan dari Niken
"Kau sangat menjijikan" Teriak Niken
Sesampainya di Apartemen Fikar,Niken pun di seret kembali untuk di bawa ke kamar Fikar
Lalu Fikar menyuruh anak buahnya untuk meninggalkan Dia dan Niken di kamar
"Kalian bisa keluar,tinggalkan aku berdua dengannya"
"Jika kalian mendengar suara-suara indah,jangan perdulikan" Sambil tertawa
"Kau mau apa,aku tidak akan biarkan kau melecehkan ku"
"Sayang,bisa kah kau diam,ini tidak menyakitkan jika kau mau menurut padaku" dengan nada sinis
"Sungguh menjijikan !" Sambil meludah
__ADS_1
Fikar pun akhirnya menjadi Emosi dan menampar Niken
"Kurang ajar sekali ya kau ini !"
"Kita lihat sampai mana kau berani kurang ajar padaku" Ucap Fikar
Fikar pun mendorong Niken ke atas tempat tindurnya dan merobek baju yang Niken Kenakan.
"Tolong,lepaskan aku,ampuni aku" Dengan Nada memelas
"Sekarang Kau merengek pada ku?Mana sikap mu yang kasar tadi?"
"Lepaskan aku,ku mohon ...."
Melihat kau memelas begini,aku semakin ingin melakukannya.
"Dasar baj*ngan kau !"
Lalu Fikar pun menciumi bibir Niken dengan sangat kasar
Melihat Niken yang terus memberontak Fikar pun menampar Niken
Dia memaksa Niken untuk meminumnya
"Ini lah akibatnya jika kau terus memberontak!" Tegas Fikar
Tak lama Obat pun bereaksi
Niken Merasakan tubuhnya panas
Fikar pun dengan semangat mencumbui Niken
Membuka pakaian nya,hingga ia tak berbusana
Niken pun menangis,tapi ia tak bisa membendung efek obat yang Fikar berikan padanya.
Bibirnya bisa menolak tapi tubuhnya tidak
__ADS_1
Mereka pun bercinta dengan sangat brutal hari itu
Niken pun sampai pingsan menghadapi nafsu beja* Fikar
Tapi yang tak Niken sangka adalah Fikar merekam semua kegiatan mereka.
Dan rekaman itu Fikar berikan kepada Arden.
Arden yang melihat itu merasa sangat puas sekaligus jijik melihat adegan mereka berdua di atas ranjang itu.
Niken Pun tersadar.
Ia menangis melihat dirinya tanpa sehelai benang pun
"Laki-laki bajing*n" Berteriak Sambil menangis memegang selimut
Fikar pun mendengar teriakan Niken
"Hay sayang,kau sudah bangun ya,bagaimana servis ku tadi?enak bukan?"
Niken hanya bisa menangis dan menatap Fikar dengan Sinis
"Kenapa sayang,bukan kah yang seperti ini yang kamu mau?"
"Aku bersumpah akan membalas kalian !" Teriak Niken
"Hahaha kau mau lagi yaa.." Ucap Fikar sinis
Fikar pun kembali mendekati Niken dan langsung mencubu Niken kembali
Kali ini Niken tidak bisa memberontak karna tubuhnya yang masih sangat lemas
Fikar pun kembali bercinta dengan niken hingga pagi hari
Lalu di paginya Fikar meninggalkan Niken di kamar itu
Niken pun kembali terbangun dan melihat tidak ada orang di sekitarnya
__ADS_1
kemudian ia buru-buru memakai pakaiannya dan kabur dari Apartemen itu.