
Sore nya Arden kembali memanggil dokter untuk memastikan keadaan Nayana.
"Arden,kenapa kau membawa dokter lagi untuk memeriksa ku? , aku sudah sehat kok !" celetuk Nayana.
"Sehat apanya?kau masih terlihat pucat dan lemah !"
"Tapi dengan minum obat,aku akan segera pulih kok,tidak perlu repot-repot seperti ini."
"Kau ini,turuti saja apa kata ku !!" Jawab Arden kesal.
Nayana pun terdiam dan hanya menurutinya saja.
"Bagaimana keadaannya dok?" Tanya Arden.
"Keadaannya sudah semakin membaik tuan,besok dia akan pulih,dan jangan lupa untuk tetap meminum obatnya." jawab dokter dengan nada lemah lembut.
"Hmm,baiklah dok..."
"Kalau begitu saya permisi dulu tuan." sambil meninggalkan mereka berdua.
"Kau dengar kan aku sudah pulih !" celetuk Nayana lagi.
"ya ya nona besar kau benar..."
"Hmmm,Karena aku sudah pulih bisa kah kau mengantar ku pulang?"
"Tidak !! Kau tidak bisa pulang hari ini !"
"Hei,ku kan sudah sembuh,mau apa lagi aku disini,lagian ini juga bukan rumah sakit."
"Jika kau pulang hari ini,orang tua mu akan bertanya kenapa kau pulang lebih awal?apa kau ingin membuat orang tua mu khawatir?"
"Tapi,kalau aku disini....."
__ADS_1
Belum sempat Nayana menyelesaikan kata-katanya Arden langsung mencium bibirnya.
"Naya,tak bisa kah kau tinggal disini lebih lama..." sambil menatap wajah Nayana.
"Kita ini belum menikah,aku tidak mau orang-orang dirumah ini menganggap aku wanita murahan !" jawab Nayana dengan nada manja.
"Bicara apa kau?siapa yang akan menganggap mu seperti itu,jika ada,aku akan mengusir mereka dari sini !"
"Jangan seperti itu,kasian mereka.."
"Kau itu milikku Nayana,jadi wajar saja jika kau ada dsini bersama ku !"
"Siapa yang milik mu? Aku tidak pernah menyetujui bahwa aku milikmu !"
"Selama aku bilang kamu milikku,maka kau tetap milikku,walawpun tanpa persetujuan mu !"
"Kau begitu egois !!!" jawab Nayana ngambek
"Aku tidak egois !!"
"Hei sayang...apa yang baru saja kau katakan?"
Nayana hanya diam dan berpaling muka.
"Nayana sudah ku katakan,jadilah pacar ku,maka aku akan jadi milikmu !"
Nayana pun langsung menatap Arden.
Arden kembali mencium bibir Nayana dengan lembut.
"Naya,ayo kita pacaran !!!"
Nayana pun melepas ciumannya dan berkata.
__ADS_1
"Baiklaah.."
"Hah apa?apa yang baru saja ku dengar?coba katakan sekali lagi !!!"
"Aku tidak mau,aku sudah menjawabnya tadi !"
"Ayolah sayang,katakan sekali lagi..." merengek dan memasang muka imut.
"Iya baiklah aku menerima mu,aku mau jadi pacar mu ,maka hentikan memasang wajah imut !!!" Jawab Nayana dengan keras
"Sayang,aku sangat mencintai mu..." Ucap Arden sambil memeluk Nayana.
"Iya,aku juga mencintai mu.." Melepas pelukan.
Kemudian Nayana menatap wajah Arden,ia memberanikan diri untuk mencium bibir Arden.
"Sayang,karena ini hari pertama kita,ayo kita rayakan !!" Bersemangat.
"Haha baiklah..." Jawab Nayana senang.
"Jadi kita rayakan dimana?di resto,A,B atau C?"
"Ahh,tidak perlu di tempat seperti itu,itu sangat mahal !"
"Tidak apa-apa sayang,itu bukan masalah untuk ku !"
"Tapi aku masih sedikit lemah untuk pergi ke luar saat ini,dan juga nanti bagaimana jika orantua ku melihat kita ?" rengek Nayana.
"Oh maaf sayang,aku lupa hehe.."
"Mari kita rayakan dirumah saja !"
"Baiklah sayang,apa pun yang kamu inginkan dan kamu suka aku akan selalu menuruti mu !"
__ADS_1
"Terima kasih..." sambil mencium pipi Arden.