Cinta Yang Belum Usai

Cinta Yang Belum Usai
Episode 4


__ADS_3

Nayana pun tak tahan melihat kedekatan Arden dan perempuan itu,Nayana pun berdiri dan mengajak Qira untuk pergi ke kelas.


"Qira,Ayo kembali ke kelas !"


"Aku belum selesai makan,kenapa sih buru-buru ?"


"ya sudah lanjutkan saja makan mu,aku ke kelas duluan !"


Nayana pun meninggalkan Qira di kantin,dan pergi ke kelas.


"Hey Naya kau kenapa???"


Arden pun melihat Nayana yang pergi meninggalkan kantin.Ekspresi Arden pun menjadi sangat senang.


"Ternyata dia cemburu juga." pikir Arden dalam hati.


Selama jam pelajaran Nayana terlihat tidak fokus,dia terus memikirkan Arden sampai Ia di tegur oleh gurunya.


"Nayana kau kenapa sih dari tadi hanya melamun?"


"Ahh,tidak apa-apa."


"Jika kau ada masalah kau bisa cerita padaku."


"Tidak Qira,aku tidak apa-apa."


"Baiklah,ayo kita pulang."


"Kau duluan saja Qira,aku mau membereskan ini dulu."


"Oke aku duluan ya." Sambil berjalan meninggalkan Nayana di kelas.


Setelah itu Nayana pun bergegas pulang,Tiba-tiba Arden menarik tangannya dari samping.


"Hey,siapa kau?"


Dan tiba-tiba Arden mencium bibir Nayana.


Pada saat itu Nayana sangat kesal.


"Apa-apan kau,kenapa kau mencium ku !!"

__ADS_1


"Aku hanya ingin." Jawab Arden.


"Kurang aja sekali kau." Sambil mendorong Arden dan menangis.


Arden pun bingung kenapa Nayana sangat marah.


"Naya...."


Nayana pergi meninggalkan Arden.


"Kenapa Arden melakukan ini padaku,ini ciuman pertama ku."Sambil mengusap air matanya.


Sesampainya di rumah Nayana langsung masuk ke kamar dan mengunci dirinya di kamar.


Hingga mama nya khawatir.


"Naya sayang,ayo makan malam,papa mu sudah menunggu di bawah."


"Naya tidak lapar mah."


"Naya,apa terjadi sesuatu?kenapa kamu mengunci pintu kamar mu nak?"


"Aku tidak apa-apa mah,mama makan saja duluan bersama papa."


"Iya mah.."


Mama Nayana pun turun dan makan bersama Papa nya.


"Mana Nayana mah?" Tanya papa Nayana


"Di kamar pah,Naya bilang masih kenyang."


"Tumben sekali anak itu tidak makan bersama."


"ya sudah biarkan saja pah,mungkin memang sedang tidak mood." jawab mama Nayana.


Hari itu,selama di sekolah Nayana hanya berdiam di kelasnya.


"Naya,ayo kita ke kantin,aku lapar sekali." Ajak Qira


"Aku tidak lapar Qira,kau ke kantin saja bersama teman-teman yang lain."

__ADS_1


"ya baiklah." sambil meninggalkan Nayana,tetapi hati Qira bertanya-tanya


"Nayana kenapa ya,tidak biasanya seperti ini."


Arden pun mencari Nayana di kantin tapi tidak melihatnya.


"Kemana gadis itu,kenapa aku tidak melihatnya bersama Qira."


"Kau sedang mencari siapa Den?"


"Ahh tidak,bukan siapa-siapa..."


Tiba-tiba perempuan yang kemarin makan bersama Arden datang menghampiri Arden.


"Arden,apa kau ingin makan bersama ku lagi?"


"Heh,siapa kau?sana pergi !!" sambil mengusir perempuan itu.


perempuan itu sangat kesal.


"Hey,kemarin kau yang duluan mengajakku makan bersama."


"Ha terus kenapa?Apa kau pikir aku akan menyukaimu karena itu?"


Semua murid melihat kejadian itu,banyak siswi yang tersenyum bahagia melihat perempuan itu di perlakukan buruk oleh Arden.


"Tega sekali kau Arden." Sambil pergi meninggalkan Arden.


Setelah pulang sekolah,lagi-lagi Arden menunggu Qira di Koridor sekolah.


Naya yang melihat Arden langsung pergi menghindar.


"Dimana gadis itu,kenapa belum lewat juga dari tadi."


Cukup lama Arden menunggu,dan Akhirnya menyerah dan pulang.


Malam nya Arden melnelfon Nayana tetapi tidak di angkat.


dan Nayana pun mematikan Ponselnya.


"Ahh,dia kenapa sih,apa dia marah padaku gara-gara kemarin."

__ADS_1


Arden pun masih belum menyadari kalau itu ciuman pertama Nayana.


__ADS_2