
Keesokan harinya Arden pun datang pagi-pagi untuk bertemu Nayana di sekolah.tetapi tetap tidak bertemu karena Nayana hari itu datang lebih dulu dari Arden.
"Astaga,kenapa gadis ini susah sekali di temui,tunggu saja Nayana aku pasti akan bertemu kamu hari ini" celetuk Arden.
Sama seperti kemarin Nayana tidak pergi ke kantin dan hanya diam di kelas.
Tiba-tiba Arden datang dan masuk ke kelas Nayana dan menutup pintu kelas nya.
Nayana pun terkejut.
"Mau apa kau kesini !!!"
Tanpa pikir panjang Arden lagi-lagi mencium bibir Nayana.
tetapi saat itu Nayana hanya diam dan tidak melawan.
hingga Arden melepaskan ciuman itu.
"Naya,kau kemana saja,kenapa aku tidak melihat mu dari kemarin." tanya Arden
Nayana hanya diam dan berpaling muka.
"Naya,kau ini kenapa sih,bahkan sekarang kau memalingkan muka dari ku."
"Kau pikir saja sendiri,Kau sudah merebut ciuman pertama ku,dan yang kedua nya juga."
"Apa???"Arden terkejut mendengar pernyataan Nayana.
"kenapa kau sangat terkejut?Apa kau bahagia mendapatkan ciuman pertama ku?"
"Naya,yang benar saja,itu ciuman pertama mu?" sambil tersenyum
"Iya..."
__ADS_1
"Wahh,Nayana aku semakin tertarik padamu !"
Nayana pun langsung memandang Arden.
Arden kembali mencium Nayana,tapi kali ini Nayana menikmati ciuman itu.
Arden pun langsung menarik tangan Nayana dan meletakkan di pinggangnya.
cukup lama mereka berciuman,hingga Nayana Sadar mereka sedang berada di sekolah.
"Ahh,lepaskan !! Apa kau lupa ini dimana?"
"Haa,maafkan aku Naya,kau begitu menggoda,aku tidak bisa menahannya."
"Hey,apa maksud mu?"
"ya,kau begitu polos dan aku menyukainya."
Nayana kemudia mendorong Arden,dan ingin pergi meninggalkan Arden.
"Nayana,kenapa kau selalu begini?"
Nayana hanya diam.
Arden pun langsung menarik tangan Nayana,hingga Nayana ada dalam pelukannya.
"Naya,jadi lah pacarku !"
Nayana pun sangat terkejut.
"Hah,apa?"
"Apa kau tuli,aku bilang ayo kita berpacaran !"
__ADS_1
jawab Arden kesal.
"Bukan begitu,Aku terkejut,Laki-laki terpopuler di sekolah ini mengajakku pacaran."
"Hey memang kenapa?aku menyukaimu."
Nayana pun hanya tersenyum malu-malu.
"Hm aku akan pikir-pikir dulu."
Arden pun langsung melepaskan pelukannya.
"Apa maksud mu pikir-pikir dulu !"
"ya,ini pertama kalinya bagi ku,aku tidak ingin di permainkan oleh laki-laki !"
"Apa semuanya baru pertama kalinya untuk mu??"jawab Arden kesal.
"Iya..iya semua pertama untuk ku,memangnya kenapa?apa semua orang harus merasakan semuanya sejak lama?"
"Ahh,tidak begitu maksud ku Naya,Baiklah aku akan menunggu mu." Sambil mencium kening Nayana.
"Aku akan pergi ke kelas,sebentar lagi jam istirahat selesai,sampai jumpa sayang...." sambil meninggalkan Nayana.
Setelah Arden pergi,Nayana pun tersenyum dan merasa malu,Ia menutup wajahnya sambil berkata "Ya ampun,Apa itu tadi,dia suka padaku .."
Bel pun berbunyi dan Qira datang menghampiri Nayana.
"Hey Nayana,kenapa kau senyum-senyum terus?"
"Haha tidak apa-apa Qira,aku hanya sedang bahagia."
"ya ya baiklaah Naya,terserah kau saja."
__ADS_1
Qira pun curiga akan Nayana,"Nayana akhir-akhir ini sangat Aneh,kemarin dan tadi dia sangat murung,dan terlihat tidak semangat,tpi sekarang dia terlihat sangat bahagia,hmm.."