
Sepulang sekolah,seperti biasa Arden menunggu Nayana di koridor sekolah.
Nayana berjalan bersama Qira.
Arden pun langsung melambaikan tangannya.
"*Naya,bukankah itu Arden?"
"Ehh,iyaa*..."
"Apa dia melambaikan tangannya pada kita?"
Nayana hanya diam tak menjawab pertanyaan Qira.
"Naya,ayo kita pulang bersama !" ucap Arden.
Qira pun terkejut mendengar ucapan Arden pada Nayana.
"Ahh,ada hubungan apa mereka berdua." pikir Qira dalam hati.
"Aku mau pulang bersama Qira,kau pulang saja sendirian !" jawab Nayana.
"Tidak apa-apa Naya,kau pulang saja bersama Arden,aku pulang sendirian saja." celetuk Nayana
"Hey,tapi kan kita sudah janjian mau pulang bareng !"
"Qira kan sudah bilang tidak apa-apa,ayo kita pulang !" sambil menarik tangan Nayana dan pergi meninggalkan Qira.
"Jangan tarik-tarik kenapa,aku bisa jalan sendiri kok !"
"Jika aku lepaskan,maka kau akan lari lagi dariku."
"*Aku tidak akan lari lagi !"
__ADS_1
"Baiklah,awas saja jika kau lari dariku* !"
Baru saja dilepaskan oleh Arden,Nayana pun langsung berusaha kabur,tetapi Arden sudah berjaga-jaga hingga langsung menangkap Nayana lagi.
"Tuh kan,kau ini memang tidak bisa di percaya Naya !"
"Hehe,aku tidak ingin kabur kok !" berusaha menjelaskan.
Tanpa Basa-basi Arden pun mengecup bibir Nayana.
"Tutup mulut mu,aku sudah tau rencana mu !"
"Hey kau ini selalu saja sembarang cium !!!" jawab Nayana dengan wajah memerah.
"Jika kau tak ingin aku begitu,maka turuti saja kata-kata ku !"
Nayana hanya diam dan terus mengikuti perintah Arden.
"Naya,cepat masuk ke mobil !" perintah Arden
Nayana pun langsung masuk ke mobil tersebut.
Dan lagi-lagi Arden mencium Nayana dengan sangat bergairah,dan ******* dada Nayana.
Nayana sangat terkejut dan langsung menepis tangan Arden.
"Hey,kenapa kau sentuh dada ku?"
"*Kenapa?kau tak suka?"
"Tentu saja* !!" jawab Nayana dengan Nada tinggi
Mendengar jawaban Nayana Arden pun marah dan semakin bergairah.
__ADS_1
Ia pun kembali mecium bibir Nayana serta menggigit leher nya hingga berbekas merah.
"*aww,ini sakit Arden !"
"Tak apa,ini tanda bahwa kau adalah milikku !!"
"Sejak kapan aku jadi milikmu*??" tegas Nayana.
"kalau aku bilang kau milikku ya berarti kau milikku,aku tak perlu lagi persetujuan mu !"
mendengar itu Nayana pun langsung berpikir.
"Ada apa dengan laki-laki ini,tadi pagi dia masih sangat lembut dan bilang bahwa tidak akan memaksa ku,kenapa sekarang berubah." pikir Nayana dalam hati.
"*kenapa kau menatap ku seperti itu?"
"ahh,kau seperti bukan diri mu !!"
"Apa maksud mu?"
"ya,tadi pagi kau bilang akan menunggu ku,kenapa sekarang kau bilang aku adalah milikmu walau tanpa persetujuan ku*?"
"Aku sudah tidak bisa menahan rasa ini Naya Aku sangat menyukaimu,dan kau begitu menggoda setiap kali aku melihat mu?" jawab Arden sambil mengelus pipi Nayana.
Nayana pun tidak bisa berkata-kata mendengar jawaban Arden.
Dia hanya tertunduk malu dan merasa senang mendengar jawaban Arden.
Guys,like dan komen novel aku yah,biar aku semakin semangat update !!
saran kalian sangat berguna buat aku !!
Love you guys 💖
__ADS_1