
Arden pun langsung menemui Nayana di UKS.
"Sayang,Kau kenapa?"
"Aku terjatuh saat berlari..."
"Niken yang melakukan nya,dia pasti sengaja !" celetuk Qira.
"Hah,siapa? Niken? Siapa dia?"
"Teman sekelas kami !!"
"Apa yang dia lakukan pada Nayana,Apa dia tidak tau Nayana itu siapa?" Ucap Arden dengan nada tinggi.
"Seperti nya dia membenci Nayana." timpal Qira lagi.
"Berani sekali wanita itu !"
"Sudah lah,mungkin dia memang tidak sengaja." Ucap Nayana berusaha merendam emosi Arden.
"Nayana,kau jadi orang jangan terlalu baik,dia sudah melukai mu seperti ini,dan kau tidak ingin membalas?" Jawab Arden.
Nayana hanya diam,kemudian dia teringat kejadian saat Camping dulu.
"Apakah waktu itu Niken juga yang melakukan itu padaku?" Gumam Nayana.
"Kau bilang apa tadi??" Ucap Arden.
"Ahh,tidak..."
"Nayana,aku tidak suka jika kau menyembunyikan sesuatu dari ku !!"
"Aku masih tidak yakin,tapi aku teringat kejadiaan saat aku tersesat saat hiking."
Belum selesai Nayana bercerita,Arden langsung memotong pembicaraan Nayana.
"Apa?Kenapa?katakan padaku !!"
"Hm iya pada saat itu Niken mengajak ku untuk turun mencari bendera,dan melewati jalur hiking,dan dia menyuruh ku untuk berpencar,hingga aku tersesat saat itu,tapi aku masih tidak yakin."
__ADS_1
"Ha sudah pasti itu dia !!!" Celetuk Qira.
"Wanita itu,aku akan menemuinya !!" Sambil meninggalkan Nayana.
"Arden,tunggu dulu,aku masih tidak yakin,jangan langsung menghakimi seperti itu !" Menahan tangan Arden.
"Aku tidak suka jika wanita ku di ganggu orang lain !!"
"Arden..tolong jangan seperti itu,kita harus mencari tau apa benar dia yang melakukan itu."
"Sudah pasti dia Nayana." Celetuk Qira
"Qira,kita tidak punya bukti apa-apa,kita tidak boleh langsung menghakimi orang tanpa bukti."
"Hm baiklah Nayana,jika kau bilang seperti itu,maka aku akan menurutinya,jika bukan karena kau yg meminta aku akan menghabisinya." Ucap Arden.
"Terima kasih sudah mau mendengarkan ku..."
"Iya sayang,apa pun yang kau suruh aku akan menuruti nya." Mencium Kening Nayana.
"Hei disini masih ada kami !!" Celetuk Qira.
"Hmm kurang ajar kalian !!!!"
Mereka pun tertawa bersama.
Setelah itu mereka menyusun rencana untuk menjebak Niken.
"Apa pun rencana nya kita tidak boleh kasar,karena bagaimana pun dia seorang wanita." Ucap Nayana.
"Sayang,kau memang benar-benar wanita yang tulus dan baik." mengelus rambut Nayana.
"Hei hentikan !!!" Ucap Qira lagi.
"Jika kau tidak ingin melihat ini,maka pergi sana !" Gumam Arden.
"Dasar pasangan Alay,sudah lah lebih baik aku ke kelas saja !" Pergi meninggalkan UKS
Arden pun menemani Nayana di UKS,sedangkan Qira masuk ke kelas untuk belajar.
__ADS_1
"Sayang,apa masih sakit??"
"Lumayan,lutut dan tangan ku terasa perih."
"Perih,sini aku tiup !!"
"Hei kau kira aku anak kecil !!"
Mendengar jawaban Nayana Arden langsung mengecup bibir Nayana.
"Hei kau ini,ini UKS,bagaimana jika ada yang melihat !!"
"Ya biarkan saja !" Ucap Arden.
"Ihhh,pergi saja sana ke kelas mu !!"
"Sayang,apa sekarang kau mengusir ku ?"
"Iyaa,pergi sana...."
"Oh begitu,baiklah aku akan pergi,dan menemui Sisil." Merajuk,berharap Nayana akan menghentikannya,tetapi Nayana hanya diam dan mengabaikannya.
Tetapi baru beberapa langkah Arden kembali lagi dan langsung mencium Nayana.
"Ishh sana,kenapa kembali,tadi kau bilang mau menemui Sisil !!" mendorong Arden.
"Sayang,kau cemburu ya Hahaha....."
"Tidak,aku tidak cemburu,pergi sana temui wanita mu itu..." Jawab Nayana dengan nada ketus.
"Sayang,aku sangat suka ketika kau cemburu begini." kembali mencium Nayana.
"Ihhh....." Rengek Nayana.
Arden pun kembali duduk di kusi sebelah Nayana,dia menemani Nayana di UKS hingga jam pulang sekolah
Setelah bel pulang sekolah,mereka pun bersiap untuk pulang dan Arden menggendong Nayana sampai ke parkiran.
"Arden,turunkan aku,aku bisa berjalan sendiri !!"
__ADS_1
Arden tidak menanggapi Nayana dan terus saja berjalan ke parkiran sambil menggendong Nayana,membuat para siswi putri cemburu.