Cinta Yang Halal

Cinta Yang Halal
Nama untuknya


__ADS_3

Ka Adit sangat manja setelah tahu aku hamil, seharusnya aku yang manja padanya ini malah kebalik dia yang manja padaku.


Tapi dia begitu perhatian, setelah tahu aku hamil apapun pekerjaan yang aku lakukan dia akan membantu.


Apalagi jika aku menyuci baju pasti dia akan ikut denganku mengawasiku, katanya dia takut jika aku jatuh di kamar mandi.


Bahkan saat aku ingin minum di tengah malam, atau ingin ke kamar mandi dia selalu bangun menemaniku.


Terlalu berlebihan bukan, tapi aku bersyukur itu tandanya dia sayang padaku dan calon anaknya.


Tapi ada kalanya dia membuatku kesal, ketika aku bekerja jika dia membantuku itu bukan membuat pekerjaanku menjadi cepat melainkan membuat pekerjaanku tambah menjadi lama.


Tapi saja saat aku memcuci baju, dia malah memainkan busa sabun, aku mencoba melarangnya tapi dia malah merengek.


Sungguh seperti anak kecil, saat aku menyinyirnya seperti anak kecil, dia bilang bahwa itu kemauan anakku, cih aku yang hamil malah dia yang kebanyakan maunya.


Tapi tidak masalahlah, aku memang jarang ngidam sesuatu, tapi dia yang kebanyakan ngidam.


Aku cuma ngidam saru kali itupun menurutku wajar.


Aku menginginkan buah nanas, tapi kan aku tidak boleh memakannya, jadi aku suruh saja Ka Adit memakannya.


Dan Dia aku suruh menghabiskan dua buah nanas sekaligus, dan setelah nanas itu habis, aku sangat merasa senang.


Lagipula walaupun aku tidak sedang hamil aku tidak akan memakan buah itu, ya karena aku alergi nanas.


Jika memakan buah nanas, maka lidahku akan berdarah, entahlah, pernah sekali aku memakannya tiba-tiba lidahku perih, dan pas di lihat lidahku sudah berdarah.


Alergi yang aneh menurutku.

__ADS_1


Malam ini seharusnya ka Adit ada tugas di Rumah sakit, tapi dia tidak mau meninggalkanku, hingga akhirnya dia tukeran sip sama temannya.


Jika siang hari aku harus ikut dia ke Rumah sakit, padahal aku harus mengurus toko kue ku tapi ka Adit tidak mengijinkan.


Terpaksa aku harus menambah pegaiwai untuk membantu bak Ica, kasian jika bak Ica kerja sendirian, toko selalu ramai.


Aku pernah akan menjual toko itu tapi ka Adit melarangku, dia bilang ada kenangan di toko itu, yang tak boleh hilang.


Ya kenangan pertemuan kedua kami, yang akhirnya membawa kami ke pernikahan.


Saat ini ka Adit mulai manja, dia tidur di pangkuanku kambil terus saja menciumi perutku yang baru terlihat mengembung.


4 bulan, ya usia kandunganku sudah 4 bulan dan ka Adit semakin tidak mau saja lengah mengawasiku.


Aku dan ka Adit belum memeriksakan jenis kelaminnya, tapi apapun jenis kelaminnya aku dan ka Adit akan sangat bersyukur karena telah di titipi rizki yang sangat sepesial ini.


Semoga kelak dia bisa menjadi anak yang soleh / soleha, dan berbakti kepada kedua orang tuanya.


Kenapa warna biru, karena jika bayiku perempuan atau laki-laki warna itu akan cocok.


Aku juga membeli kaset-kaset murotal Al-Qur'an, ya aku sangat suka mendengarkan murotal & qiro Al-Qur'an saat ini.


Dan impianku adalah akan memutarkan ayat-ayat itu setiap saat, saat anaku nanti telah lahir.


Cita-citaku adalah menjadikan anak-anaku sebagai hafidz penghapal AL-Qur'an.


Ka Adit juga mendukung ide-ideku, malah dia rencananya akan merekam suara murotalnya untuk di perdengarkan kepada anak kami.


"Sayang". Ka Adit memanggilku.

__ADS_1


"Ya ada apa?.


"Hmmm, kamu mau ngasih nama anak kita apa?".


Aku juga masih bingung mau ngasih nama apa untuk anakku nanti.


"Aku belum kepikiran Ka lagian ka masih lama ". Jawabku.


"Ya sudah bagaimana jika namanya Faeza putra nugraha jika anak kita laki-laki ".


"Ya itu bagus ka, tapi jika anak kita perempuanĀ  kakak mau kasih nama apa".


Ka Adit terlihat berfikir mungkin mencari nama yang cocok.


"Hmm,, bagaimana jika Humairah az-zahra putri nugraha ".


Nama yang ka Adit beri jika anak kami perempuan menurutku sangat panjang.


Dan aku akan sangat kasihan kepada anaku nanti jika ujian mungkin kolom nama akan kurang untuk menuliskan namanya.


"Ka apa tidak terlalu panjang".


Ka Adit hanya mengangkat bahu saat aku bertanya seperti itu.


"Kamu tidak suka?".


Ka Adit bertanya padaku.


"Tidak, aku suka hanya saja itu sangat panjang'' jawabku.

__ADS_1


"Ya sudah tidak masalah". Ka Adit mencium perutku.


__ADS_2