Cinta Yang Halal

Cinta Yang Halal
Rania dan Aditya


__ADS_3

Rania pov


Hari ini aku begitu bahagia, menjalani hari-hari pernikahan tidak terasa sudah 6 bulan aku menjadi istrinya.


Hobby baruku yaitu melayani segala kebutuhannya, aku merasa senang jika dia bisa aku layani dengan baik.


Kadang sikap menyebalkannya masih ada, dan itu adalah bumbu-bumbu yang menambah rasa cintaku padanya.


Aku tahu perjalanan pernikahan kami masih panjang, dan aku tak tahu apa yang akan terjadi di depan.


Mungkin masalah akan silih berdatangan, menerpa pernikahan ini.


Namaun aku percaya Allah pasti tidak akan memberikan ujian yang berat yang tidak mampu untuk aku jalani.


Rasa sedih menyelimuti diri kami karena sampai saat ini aku belum juga isi.


Namun kami percaya Allah akan memberikan rizkynya itu, mungkin Allah masih mempersiapkan dulu kami untuk jadi orang tua.


Aku begitu bosan berada di rumah sendirian, kesepian tentu karena Ka Adit begitu sibuk di rumah sakit.


Aku meminta ijin untuk menjaga tokoku yang sudah lama aku tutup karena Ba Ica pulang kampung.


Dan Ka Adit mengijinkan, suamiku ini memang sangat baik, aku merasa begitu beruntung mendapatkannya.


Suami sholeh, baik dan di tambah wajah tampannya.

__ADS_1


Senyum yang selalu terukir di wajahnya bisa menenangkan dan membuat hatiku bergelesir.


Semoga saja Allah selalu meridhoi dan merahmati pernikahan kami.


Aditya pov.


Pernikahan yang di awali dengan perjodohan memang kadang membuat seseorang merasa tidak ingin menjalaninya.


Namun lain denganku aku begitu bahagia karena ternyata wanita yang di jodohkan adalah dia yang aku cintai sejak 1.5 tahun lalu..


Cinta itu sulit di tebak seorang musuh pun akan menjadi lunak jika di hadapkan dengan cinta.


Beruntung sekali hidupku di sandingkan dengan wanita soleha yang cantik.


Semoga pernikahan kami bisa berjalan dengan baik hingga hanya maut yang bisa memisahkan.


Semoga tidak ada badai di dalamnya yang akan membuat hubungan ini menjadi retak.


Ya Allah jangan biarkan aku menyakiti bidadariku yang sangat baik ini.


Perjalanan ini masih sangat panjang semoga Allah selalu meridhoi dan merahmatiku.


Rania az zahra wanita yang dulu ku anggap paling menyebalkan kini telah besetatus menjadi istri.


Entahlah matanya yang begitu indah selalu bisa membuatku merasa teng dan nyaman saat berada di dekatnya.

__ADS_1


Rasanya tidak ingin aku berbagi mata istriku itu dengan lelaki lain. Andai saja dia bisa melihat jalanan saat matanya aku tutup.


Ah tidak aku terlalu egois jika harus menutup matanya juga lagipula istriku berniqab  itu tandanya bahwa dia tidak akan membagi kecantikannya kepada lelaki manapun.


Kami belum di karuniai anak tapi kami percaya suatu saat nanti Allah pasti mempercayai kami untuk menjadi orang tua.


Kadang aku tidak tega melihatnya bersedih, dan selalu meminta maaf padaku karena belum bisa memberikan ku anak.


Namun aku selalu Mencoba untun menghiburnya, karena bagiku itu tidak terlalu masalah, mungkin saja itu belum rizkiku.


Author pov.


"Bila kau bisa tersenyum saat aku terluka, maka aku rela selalu terluka untuk membuatmu bahagia".


" Tetaplah teguh berada di jalan kebenaran, sebab di segala kesulitan pasti akan ada kemudahan ".


" Jika kelak kau mampu menggapai cinta yang halal mengapa sekarang harus coba-coba cinta yang haram? ".


" Cinta itu membawa kita ke dalam perubahan yang lebih baik, bukan membawa kita ke jurang kehancuran ".


" Bila ada orang berkata cinta padamu suruh ia menjauhimu jika tidak mampu menghalalkanmu, sebab cinta tidak mungkin membawa ke dalam keburukan ".


💕💕❤❤❤❤


Maafkan author yang kurang kerjaan ini yah.

__ADS_1


__ADS_2