
Setelah mengingat masa lalu bu.selly pergi ke dapur, beliau melihat Tiara tersenyum lebar dgn salah satu santriwati hatinya pun ikut senang melihat senyuman itu"semoga bahagia selalu kamu nak"doa nya dalam hati
bergabung bersama dengan yg lainnya untuk menyiapkan makanan para santri dan santriwati.
”ka Tia nanti mau ikut ke pasar tdk?"tanya salah satu santriwati
"boleh kapan itu?"
"setalah semua masakan matang ka"
"Baiklah kalau begitu"
"mama mau ikut tdk?"
"tidak usah nak, mama mau menemui ustadzah saja, kamu hati-hati ya nak"
"iya ma"
*
*
*
selesai dengan acara memasak Tiara pergi ke pasar dgn salah satu santriwati.
pasar yg masih sangat tradisional namun disana tersedia berbagai macam pedagang dari penjual sayur,buah, ikan, daging,baju dll
saat akan menyebrang jalan tanpa sengaja ada sepeda motor yg menyerempet santriwati sampai jatuh
"aduuuhhh"
"astaghfirullah"ucap Tiara kaget saat melihat santriwati jatuh
__ADS_1
"ya Allah,kamu tdk apa-apa dek?"tanya Tiara khawatir
"Alhamdulillah tdk apa-apa kak."jawab santriwati sambil berdiri
"maaf ....maaf saya tdk sengaja,saya tadi mencoba menghindari kucing,apa ada yg luka dek?"ucap seorang laki-laki
"nggak ada mas"jawab santriwati
"maaf ya...."
"iya "
saat Tiara menengok setelah membersihkan baju santriwati berpapasan dgn laki-laki itu memandang wajah Tiara
"subhanallah cantik banget"ucap laki-laki itu dalam hati
"emm maaf ya mbak karena saya adiknya jadi jatuh"
"iya mas tdk apa-apa, kan mas juga nggak sengaja"jawab Tiara sambil tersenyum
"mbaknya rumahnya mana biar saya antar"
"terimakasih mas,tapi sepertinya tidak perlu karena kami masih mau belanja"
"kalau boleh tahu nama mbaknya siapa? oh ya nama saya Marcell dan ini kartu nama saya siap tahu nanti kalau adiknya merasakan ada yg sakit langsung hubungi saya"
"iya, dan nama saya Mutiara.permisi kami duluan"
"iya silahkan"
Tiara dan santriwati meninggalkan Marcell yg masih memandang kepergian Tiara dgn kekaguman
”ya Allah semoga aku mempunyai istri seperti Mutiara,dia cantik dan solehah.amin"doanya dalan hati
__ADS_1
*
*
*
Di kota seorang wanita sedang di rias begitu cantik dan rupawan dgn kebaya berwarna putih menambah keelokan wanita itu,namun sayang kecantikan itu tak secantik hatinya
"akhirnya hari yg aku tunggu tunggu datang juga dimana aku bisa menjadi nyonya Bagaskara grup, ngakak sia-sia aku mendekati Raka dan merayunya"batin Maureen senang
Di ruang tamu sekarang laki-laki sedang mengucapkan ijab qobul yg disaksikan oleh beberapa saksi.
ya hari ini adalah hari pernikahan Raka dan Maureen secara siri mereka melakukan pernikahan tersebut tanpa meminta restu dari mamanya
"sayang aku bahagia banget bisa menikah sama kamu"ucap Maureen
"aku juga"
"emm nanti kita tinggal dimana yank?"
"sementara kita tinggal d apartemen kamu ini dulu yank,nanti setelah mama pulang dari luar negeri aku akan bilang kalau kamu istri ku sekarang dan setelah itu kita tinggal di rumahku"
"baiklah kalau begitu aku ikut keputusan kamu"
"terimakasih sayang"ucap Raka sambil berjalan mendekati Maureen
Raka langsung memeluk pinggang Maureen dan mencium bibir dgn rakus
dia berjalan sampai pingiran ranjang dan merebahkan tubuh Maureen dgn hati-hati setelah itu tangannya tak mau kalah meraba dada dan menelusuri semua lekuk tubuh istrinya.
ciuman itu semakin panas dan membangkitkan gairah mereka berdua dan terjadilah malam yg panjang untuk pengantin yang baru menikah itu
*
__ADS_1
*
*