
kondisi Raka masih kritis malam ini. dokter juga memberitahu bahwa jika malam ini Raka tak bisa melewati masa kritisnya maka kemungkinan selamat hanya 5 %. mendengar penjelasan sang dokter Bu Selly semakin sedih beliau selalu mengucapkan zikir untuk meminta kepada sang pencipta keajaiban.
"ya Allah selamatkan putra ku izinkan ia kembali dan berikan putra ku kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya" ucap Bu Selly lirih
🌹🌹🌹🌹
Raka ada di sebuah tempat yang indah dan damai ia mengenakan baju berwarna putih
dari kejauhan ia melihat papanya datang menghampiri
"papa" ucap Raka sambil memeluk sang papa
"kabar kamu bagaimana nak"
"aku tidak baik-baik saja pa"
"ada apa putraku ceritakan pada papa nak masalah mu siapa tahu papa bisa membantu"
Raka dan papanya berjalan ke sebuah bangku di bawah pohon dengan dikelilingi oleh bunga-bunga yang indah
"aku gagal melaksanakan amanah dari papa, aku malah memilih wanita yang aku cintai dan aku sayangi lalu aku meninggalkan Tiara pa.hiks hiks tapi aku salah pa ternyata wanita itu tak lebih seorang j*l*ng pa, aku menyesal karena melepaskan wanita sebaik Tiara pa. pilihan papa adalah yang terbaik tapi aku terlalu bodoh hingga tak menyadarinya pa"
"semua sudah terjadi nak kamu harus mengiklankan semuanya"
"tapi rasa sesal ini menyesakkan dada pa jika aku mengingat perbuatan ku kepada Tiara "
"minta maaf lah nak pada Tiara dan perbaikilah kesalahan yang sudah kamu lakukan "
"tapi apa Tiara mau memaafkan ku pa setelah apa yang aku lakukan?"
"Tiara wanita yang baik dan berhati bersih nak, papa yakin dia akan memaafkan diri mu. seperti namanya mutiara"
"papa benar aku harus meminta maaf kepadanya "
"sekarang kamu kembalilah karena disini bukan tempat mu. belum waktunya kamu berada disini nak."
"tapi aku masih merindukan papa"
"kembalilah nak mama mu sedang menangis menantimu. tolong jaga mama dan Tiara untuk papa"
"pa Raka masih rindu pa"
"kembalilah nak.apa kamu tak mendengar suara merdu ini? suara ini memanggil mu untuk kembali"
"suara Tiara sedang mengaji pa"
"benar nak jadi kembalilah "
"papa....." Raka seolah tertarik keluar dari tempat itu dan berpisah dengan sang papa
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹
dokter masuk kembali ke dalam ruangan Raka karena suster memanggilnya.
mengecek keadaan Raka dengan teliti dan bernapas lega saat sang pasien bisa melewati masa kritisnya.
dokter segera memberitahukan kepada keluarga pasien bahwa pasien sudah melewati masa kritisnya.
Bu Selly mendapatkan kabar tersebut begitu bahagia karena sang putra bisa selamat.
Bu Selly minta sang asisten untuk memberikan sejumlah uang untuk anak yatim piatu di panti sebagai ungkapan rasa syukur atas selamatnya sang putra.
🌹🌹🌹🌹
Marcell mendapatkan informasi tentang keberadaan Tiara dan tak ingin membuang waktu lama Marcell langsung bergegas menuju alamat tempat tinggal Tiara sekarang.
memesan tiket pesawat menuju kota yang di tuju. Marcell tak sabar untuk segera bertemu dengan Tiara wanita yang masih bertahta di hatinya bahkan setelah Tiara pergi ia tak pernah tak memikirkan Tiara bahkan di setiap sujudnya selalu di sebutkan nama Tiara.
sepertiga malam pun Marcell selalu meminta kepada sang pencipta agar dia bisa berjodoh dengan Tiara. bahkan tak jarang Marcell menangis di depan sang pencipta di atas sajadahnya setelah melantunkan ayat-ayat Allah. kegundahan hatinya ia curahkan kepada Allah sang pemilik kehidupan agar memberikan Marcell yang terbaik dari segala yang baik menurut kehendak Nya.
hari ini merupakan jawaban segala doanya selama ini. Marcell bisa bertemu dengan tambatan hati. Marcell akan melamar Tiara setelah nanti bertemu dan Marcell akan meyakinkan Tiara bahwa dia benar-benar mencintainya. Marcell juga tak keberatan jika Tiara tak mencintainya saat ini asal Marcell bisa menikahinya itu saja sudah cukup untuknya karena Marcell yakin cintanya mampu membuat Tiara mencintainya suatu saat
🌹🌹🌹🌹
Marcell sudah sampai di kota s lalu mencari sebuah taksi untuk menuju ke alamat rumah Tiara. rasa cakep saat perjalanan tak menyurutkan semangat Marcell untuk bertemu dengan Tiara padahal hari masih pagi.
sesampainya di rumah sederhana yang di tempati Tiara Marcell langsung turun dari taksi setelah memberikan uang kepada sopir.
"tok tok "
Marcell mengetuk pintu dan dari arah dalam ada yang menyahut mengucapkan
"sebentar "
suara itu adalah suara yang selama ini sangat ia rindukan. menunggu di depan pintu dengan tubuh membelakangi pintu
"cari siapa" suara seorang wanita yang ia rindukan setelah membukakan pintu
Marcell berbalik arah dan melihat Tiara berdiri tepat di hadapannya
"kak Marcell" ucap Tiara sedikit terkejut
"hai Tiara"
"kakak tahu aku di sini dari siapa?"
"itu tak penting Tia, apakah tamu tak di perbolehkan masuk?"
"eh maaf kak, ayo silahkan masuk kak dan silahkan duduk"
__ADS_1
"Tiara siapa yang datang"tanya Nana dari arah dapur berjalan menuju ruang tamu
"ini ada teman ku Na dari ibu kota"
"oh..."
"Na kenalkan ini kak Marcell dan kak Marcell ini Nana temanku"
"Marcell" ucap Marcell dengan menangkupkan kedua tangan di depan dada
"Nana"
"aku kebelakang dulu ya menyelesaikan kue-kue nya"
"iya na, maaf merepotkan mu"
"santai aja Ra kayak ma siapa saja"
Nana pergi dari ruang tamu menuju dapur
"Tia"
"ya kak ada apa"
"kenapa kamu pergi Tia begitu saja dan kenapa kamu tak memberikan kabar kepada ku selama ini. apa memang aku tak berarti untuk mu?"
"maaf kak bukan maksud aku begitu. aku hanya ingin kakak bisa melupakan aku dan mencari wanita yang jauh lebih baik dari ku"
"tapi aku hanya menginginkan mu Tia tak ada wanita lain, setelah kepergian mu kamu tak tahu betapa kacaunya aku"
Tiara melihat penampilan Marcell memang banyak perubahan sekarang. Marcell tak seperti dulu saat Tiara bertemu untuk terakhir kalinya
"maaf" ucap Tiara dengan menundukkan kepalanya
"aku mohon Tia jangan menjauhi ku karena itu sangat menyiksaku"
"maafkan aku kak tapi..."
"tolong berikan aku kesempatan untuk membuktikan cinta ku "sela Marcell sebelum Tiara melanjutkan ucapannya. Tiara melihat ke arah Marcell melihat sorot matanya dan tak menemukan kebohongan disana
"baiklah" ucap Tiara dan ia akan belajar membuka hati untuk Marcell karena Tiara tahu perjuangan Marcell untuknya.
Tiara merasa Marcell mau memperjuangkannya dan hal itu sedikit memberikan penilaian terhadap Marcell.
"terimakasih Tiara aku tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini"
"aku harap Kakak bisa sabar menunggu"
"aku akan terus menunggu dan akan memperjuangkan cinta ini untukmu"
__ADS_1
Marcell tersenyum kepada Tiara dan Tiara membalas dengan senyuman pula
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...