
seperti biasa rutinitas sehari-hari Tiara di pagi hari membuat bekal makanan dan kue yang akan di jual di restoran dan Bi.lastri menyiapkan makanan untuk Raka dan Maureen.
selesai dengan kegiatannya Tiara meninggalkan dapur namun Raka menghentikan langkahnya
"Tiara boleh bicara sebentar"
"ada apa mas?"
"duduklah "
mereka berdua duduk di meja makan
"sebelum aku minta maaf Tiara jika permintaan ku ini bisa menyinggung perasaan mu tapi aku harus menyampaikan karena aku tak mau jadi masalah nantinya"
"katakanlah mas"
"emmm apa kamu tak bisa keluar dari rumah ini, kamu kan masih bisa kos atau menyewa rumah jika kamu tak mampu aku akan menyewakannya"
bagai tersambar petir disiang bolong orang yang di cintanya tega mengusirnya bahkan ini di rumah mamanya bagaimana jika di rumah Raka sendiri tak terbayang oleh Tiara
"maaf mas bukan maksudku menolak permintaan kamu tapi aku tinggal di sini atas permintaan mama"
"ya aku tahu itu tapi dengan adanya dirimu di sini membuat Maureen tak nyaman dan dia tak bisa dekat dengan mama karena mama selalu membandingkan kamu dan Maureen"
"ya Allah jadi ini semua karena Maureen, beruntung sekali kamu mendapatkan cinta mas Raka bahkan dia rela mengusir ku demi kenyamanan kamu"batin Tiara
"sekali lagi maaf mas aku tak bisa untuk saat ini tapi setelah mama pulang aku akan bicarakan dengan mama dan aku pastikan aku keluar rumah ini"
"terimakasih Tiara"
"mas jika aku tak di samping mama tolong temani mama,rawat mama dan sayangi mama. bilang ke mbak Maureen untuk perhatikan pola makan mama karena mama punya penyakit diabetes dan asam urat jaga mama ya mas jangan biarkan mama kesepian"ucap Tiara beranjak dari tempat itu
"kamu tenang saja pasti kamu memberi yang terbaik untuk mama"
berjalan menjauhi Raka menuju ke kamarnya
"aku mencintaimu tanpa syarat dan tanpa perjanjian namun kesalahan ku padamu adalah mencintai seseorang yang tidak mengenal cinta dan tidak peka akan cinta karena kamu hanya bisa melihat cinta melalui fisik tak dapat merasakan ketulusan cinta"ucap Tiara pelan sambil melangkah pergi
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
tiga remaja memasuki restoran masih mengenakan seragam sekolah dan mereka langsung menuju ke ruangan VIP. Devi dan Kania tahu salah satu dari remaja itu siapa, Devi menghampiri mereka yang berada dalam ruangan
"dek, adek mau pesan apa"
"kak Dev panggil kan kak Tiara dong kesini "
__ADS_1
"untuk apa ya dek"
"sudah panggilkan saja kenapa si, repot bener nanya-nanya"sahut salah satu temanya
"baiklah "
Devi keluar ruangan dan memanggil Tiara untuk menuju ruang VIP karena vidya adik Marcell sedang menunggunya
"assalamualaikum "ucap Tiara sambil melangkah masuk
namun tak ada jawaban salam dari mereka bertiga, Tiara tersenyum dan mendekati mereka
"ada apa nona mencari ku"tanya Tiara
"aku ingin dibuatkan nasi bakar cumi,udang krispi sama cemilannya pisang kremes"
"maaf nona tapi disini ada koki yang bisa memasak untuk nona"menolak dengan cara halus
"kamu berani lawan aku?oh mau aku aduin ke kak Marcell biar di pecat"
"ya Allah sabar"batin Tiara dalam hati
"baiklah"
Tiara meninggalkan ruangan tersebut menuju pantry untuk memasak dibantu oleh pak Aldo menyiapkan pesanan dari vidya.
pesanan pun selesai dan dengan di bantu oleh Devi Tiara mengantarkan makanan ke ruangan VIP
"ini nona pesanannya"ucap Devi sambil menyusun pesanan di meja
tak sengaja Tiara melihat salah satu teman vidya mengerjakan matematika
"maaf dek apa kakak boleh bantu?"
"emang bisa, jangan sok-sokan deh"ucap teman vidya yang lainnya
"boleh"
Tiara melihat beberapa soal dan mulai menjelaskan rumus matematika dan cara mengerjakan nya tak butuh waktu lama cuman 15 menit semua soal sudah selesai dan vidya juga teman-temannya melongo dibuatnya
"ya sudah ya tinggal saya harus kembali bekerja"
"lihatlah vid semua jawabannya benar dan ini juga di jelaskan rumusan dan cara mengerjakan "
"iya beneran pandai "
__ADS_1
teman-teman vidya akhirnya di buat kagum akan kecerdasan Tiara dan memujinya dan setuju kalau Marcell jadian sama Tiara namun vidya belum bisa langsung menerimanya
"wah ini nasi bakarnya enak sekali bener kata kakakmu kalau dia jago masak "
"biasa aja"ucap vidya walaupun sebenarnya dalam hatinya memuji masakan Tiara
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
seperti biasa Marcell dan Tiara akan makan siang bersama di belakang dan setelahnya mereka akan melaksanakan sholat
hari ini Tiara Membaca Alquran surat As-sajdah dengan khusyuk tak sengaja vidya mendengar suara itu dan bertanya kepada Kania siapa yang sedang tadarusan, ternyata Tiara dan hal ini akhirnya membuat dia yakin bahwa perempuan ini benar-benar baik tak mungkin orang yg mengerti agama berbuat jahat itu pikirnya
kembali ke ruangan VIP namun tak sengaja bertemu dengan Marcell
"lho dek kamu disini?
"iya kak kebetulan mau mampir sekalian kerjain tugas dan makan gratis he hehehe"
ucapnya sambil terkekeh kecil
"oh ya sudah Kakak tinggal, masih numpuk pekerjaan kakak"
"iya,oh ya kak apa kakak sudah makan?"
"sudah dek tadi bersama dengan Tiara kenapa? tumben nggak makan di rumah"
"udah sebulan lebih kakak memang tak makan siang di rumah tapi disini .udah ya kakak tinggal" ucap Marcell sambil berlalu per
"oke"
...****************...
bertukar kabar melalui media sosial itulah sekarang yang sedang dilakukan Bu Selly dan Tiara melalui aplikasi hijau mereka melepas rindu terkadang Tiara video call Bu Selly hanya untuk mengetahui kesehatan beliau, begitupun dengan tante Tika Tiara sering berbagi info mengunakan aplikasi hijau
Tiara bahagia jika mendapatkan kabar dari Bu Selly karena dia begitu khawatir dengan kondisi Bu Selly bahkan sekarang Bu Selly ada di pelosok perdesaan yang mungkin minim dengan tenaga kesehatan
berharap Bu Selly cepat pulang supaya bisa menyelesaikan permintaan Raka agar dirinya tak semakin di tuduh gila harta namun sepertinya harapan itu akan menjadi lama karena Bu Selly baru memberikan kabar bahwa beliau akan lama lagi di sana
sebenarnya Tiara ingin protes namun tak berani takut jika menyinggung perasaan mama.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
setelah selesai dengan urusannya vidya dan kawan-kawan langsung pulang meninggalkan restoran. dalam perjalanan vidya merasa bersalah jika dia harus melarang kakaknya untuk dekat dengan Tiara sedangkan mama dan papanya tak masalah jika Marcell bersama Tiara asalkan dia bahagia bahkan mama bisa menilai jika Tiara memang wanita yang baik jadi apa yang harus vidya takutkan
"ya Allah berikanlah kakak ku yang terbaik jodoh yang bisa membuatnya bahagia dunia dan akhirat dan bisa selamat sampai janah MU. Amin"
__ADS_1
seuntai doa tulus di panjatkan untuk kakaknya tersayang
...****************...