cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
bab 58_Marcell melamar Tiara


__ADS_3

hari ini Marcell menemui Tiara di rumahnya. Marcell ingin mengajak Tiara ke suatu tempat sebelum ia kembali ke ibu kota karena sang adik. vidya sebentar lagi akan berulang tahun, vidya menginginkan Marcell ada di saat hari ulang tahunnya. maka hari ini Marcell sudah memesan tempat yang sangat romantis untuk melamar tiara


"kita mau kemana kak"tanya Tiara setelah masuk kedalam mobil bersama Marcell


"ada deh. nanti kamu juga tahu Tia"


"baiklah"


Marcell melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


🌹


🌹


Maureen sekarang sedang berada di apartemennya bersama dengan om Dirga. Maureen mengerang nikmat saat om Dirga menghujamkan batangnya ke inti Maureen dengan cepat, mereka selalu melakukan olahraga ranjang kapanpun mereka mau. kedua pasangan yang hiperseks yang selalu ingin melakukan hubungan intim setiap hari.


"ahhh lebih cepat lagi om. ahhhhh ini nikmat om"


"punya kamu juga sangat enak sayang akhhhh"


"aku hampir sampai om"


"ya sayang kita sama-sama"


"akhhhh"


"akhhhh" jerit keduanya sama-sama mencapai puncak kenikmatan


om.Dirga langsung mencabut batang miliknya dan turun dari ranjang mencari celana boxser lalu memakainya. om Dirga berjalan menuju sofa untuk mengambil sebatang rokok, menyalakan lalu menyesap rokok itu sambil melihat ke arah Maureen yang sedang memakai lingerie seksi wanita itu berjalan menuju sofa


"aku butuh bantuan kamu sayang" ucap om Dirga kepada Maureen


"bantuan seperti apa om?"

__ADS_1


"sebentar lagi Klien ku dari luar negeri akan datang dan kami akan melakukan kerjasama dengan keuntungan yang cukup besar"


"lalu hubungannya dengan ku apa om?"


"aku ingin kamu menemani Klien ku selama beberapa hari ia disini, buat di senang agar mau bekerjasama dengan ku"


"aku nggak paham maksud om"


"aku ingin kamu memanjakan klien ku seperti kamu memanjakan aku di ranjang "


"maksud om aku harus berhubungan intim dengan klien om begitu "


"iya"


"aku nggak mau om aku bukan p*l*cur ya om"


"apa bedanya toh kamu juga sama-sama menjajakan tubuhmu demi uang"


"cukup om aku nggak mau itu"


"auh...sakit om"


"lakukan apa yang aku mau atau kamu akan menyesal berurusan dengan ku"


"tapi aku nggak mau om aku benar-benar tidak SUDI" ucap Maureen sedikit meninggi


plaak


satu tamparan keras mendarat di pipi mulus Maureen


"beraninya kamu menolak perintah ku, oke aku akan membuat hidup mu menderita dasar j*l*Ng"


"hiks hiks hiks " Maureen menangis sambil memegang pipinya yang memerah akibat tamparan om Dirga

__ADS_1


om Dirga langsung memakai pakaiannya kembali dan pergi dari apartemen Maureen dengan rasa marah di hatinya karena kalau sampai kerja sama ini Batal maka Maureen orang pertama yang akan om Dirga hancurkan. om Dirga tahu jika sang klien suka bermain wanita dan klien itu sama seperti dirinya yang suka melakukan s** kapan pun ia mau. om Dirga ingin Maureen memuaskan klien itu karena menurut om Dirga Maureen sudah ahli dalam urusan ranjang bahkan servis Maureen sungguh memuaskan sama seperti p*l*cur kelas kakap.


"hiks hiks hiks sakit sekali baru kali ini ada laki-laki yang berbuat kasar sama aku" Maureen menangis sesenggukan


🌹


🌹


setibanya di tempat yang Marcell pesan Marcell mengajak Tiara ke meja yang sudah ada lilin sebagai pencahayaan juga hiasan bunga mawar putih yang tersusun rapi di sekitar meja makan tempat itu terkesan sangat romantis



"kamu suka"


"idah sekali kak, semua ini kakak yang siapin?"


"iya dan ini spesial untuk kamu Tia. ayo kita duduk" Marcell menarik kursi untuk Tiara


"terimakasih "


Marcell berjalan memutar lalu duduk di depan Tiara. Marcell tersenyum kepada Tiara dan di balas balik oleh Tiara.


tak berapa lama hidangan datang mereka menikmati makanan dalam diam. setelah selesai makan Marcell mengungkapkan perasaannya


"Tiara untuk yang kesekian kalinya aku mengatakan ini, aku ingin menikah dengan mu. maukah kamu menjadi istriku" ucap Marcell sambil menunjukkan kotak cincin


"kak aku....."


"Tia aku tahu mungkin kamu masih trauma dan meragukan ku tapi aku mohon berikan aku kesempatan untuk membahagiakan mu" ucap Marcell sambil memegang tangan Tiara


"jujur aku masih takut"


"aku paham Tia tapi perlu kamu ketahui aku akan mencintaimu hingga akhir hayat ku dan hanya kamu wanita yang mampu membuat hatiku berdebar, kamu wanita satu-satunya yang aku inginkan juga kamu jugalah yang akan menjadi ratu dalam hidupku. jadi ku mohon izinkan aku menjadi bagian dari hidup mu. kamu mau kan menerima lamaran ku ini?" Marcell memandang wajah cantik Tiara Marcell benar-benar menunjukkan ketulusan cintanya. Tiara bisa melihat cinta yang mendalam dari pancaran sorot mata Marcell

__ADS_1


"aku....."


__ADS_2