cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
bab 74


__ADS_3

Saat di dalam pesawat Tante Tika duduk di samping Tiara bersama dengan Martin


"Ra tadi itu siapa nak?"


"itu adalah mantan suami ku Tante"


"tapi tadi bilang kalau dia calon suami kamu nak?"


"emm gimana ya Tante aku bingung jelasinnya, intinya kami masih berhubungan baik sampai sekarang"


"sekarang usia kandungan mu berapa Ra? kelihatan sudah besar?"


"7bulan, memasuki ke delapan "


"semoga lahirannya lancar, ibu dan anaknya selamat juga sehat. Amin"


"Amin, makasih doanya Martin"


"nanti mampir ke rumah Tante ya kebetulan Tante kangen sama masakan kamu, garang asem ayam kampung"


"insyaallah ya Tante"


"sekarang kamu istirahatlah, ibu hamil nggak boleh capek"


"iya Tante


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


"om aku capek boleh istirahat sebentar tidak om"rengek Maureen


"bentar sayang sebentar lagi aku keluar setelah itu camu bisa istirahat sebentar"


Om Dirga masih sibuk mencari kenikmatan untuk dirinya padahal pasalnya mereka sudah melakukan penyatuan lebih dari satu jam namun om Dirga belum mau menyudahi permainannya.


Maureen sebenarnya sudah bosan bersama dengan om Dirga namun ia terpaksa tetap bertahan karena ia tak mempunyai penghasilan selain uang yang di beri oleh om Dirga. Maureen akui om Dirga memang usianya sudah 48tahun namun staminanya masih kuat saat di atas ranjang apalagi pria itu juga tak memiliki istri

__ADS_1


"akhhhhh"


"terimakasih sayang kamu memang bisa puasin aku " ucap om Dirga setelah mendapatkan pelepasannya lalu melepas sarung pengaman dari pisangnya.


Om Dirga langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri


Maureen masih di atas ranjang dengan nafas yang tersengal-sengal tiba-tiba ponselnya berbunyi. Maureen mengambil ponselnya di atas nakas


"hallo"


"hallo sayangku, kamu dimana sekarang?"


"siapa ini?"


"kamu lupa dengan ku?"


"maaf tapi aku tak tahu ini siapa "


"aku Cristian "


"bisa tidak besok kita jalan, aku ingin bersama dengan mu mumpung aku ada di Indonesia "


"aku tidak janji ya cris. Lihat besok gimana "


"baiklah aku tunggu kabar dari mu"


"oke"


sambungan telepon diakhiri oleh Maureen


"kalau di pikir-pikir nggak ada salahnya aku jalan dengan Cristian secara dia masih seumuran dengan ku, dan soal permainan ranjangnya tak perlu di ragukan. Dari sekian klien om Dirga hanya Cristian yang masih muda dan bisa memperlakukan ku dengan lembut" ucap Maureen dalam hati


Atensi Maureen beralih saat mendengar suara pintu kamar mandi terbuka memperlihatkan om Dirga yang hanya memakai handuk sebatas pinggang menampilkan tubuh kekarnya. Maureen menelan selivanya kasar karena entah kenapa melihat tubuh om Dirga membuat Maureen horny


"kenapa kamu mau lagi hemm" ucap om Dirga membelai pipi mulus Maureen

__ADS_1


"tapi di dalam kamar mandi boleh? Sekalian berendam air hangat"


"apapun untuk mu"ucap om Dirga mengendong ala bridal style menuju kamar mandi. Dan mereka melakukan penyatuan kembali di dalam sana


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Tiara langsung mencari keberadaan Nana sang sahabat setelah sampai di rumah karena ia merasa sangat rindu dengan sang sahabat


"Tiara " ucap Nana saat melihat Tiara dari arah depan


"Nana"


Tiara menghampiri Nana lalu meluknya untuk menumpahkan rasa rindunya


"aku kangen banget ma kamu"


"sama Ra, aku juga kangen banget sama kamu kapan kamu nyampe?"


"baru saja, aku dari bandara langsung pulang untuk bertemu dengan mu"


"bagaimana kondisi ponakan aku" ucap Nana mengelus perut Tiara


"dia baik na, oh ya na aku pengen banget makan nasi goreng buatan kamu sekarang aku kangen banget nasgor kamu"


"akan aku buatkan semua khusus untukmu keponakan aunty sayang "masih meraba perut Tiara


"bagaimana kondisi kak Raka?"


"udah deh nanti akan aku ceritakan semuanya tapi sekarang kamu buatkan aku nasgor dulu"


"iya iya bawel"


"biarin wlee "


Nana tersenyum melihat tingkah Tiara yang lucu menurutnya

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


__ADS_2