
selepas sholat Maghrib Tiara memilih untuk kembali ke bilik sebentar untuk mengambil tasbih kayu kesayangan.
setibanya di depan pintu Tiara mendengar pembicaraan bu.selly dengan seseorang di sebrang sana
"kerja yang bagus, buat tambah hancur perusahaan puteraku,tapi tetap terus kamu awasi perkembangannya, jangan sampai kamu kecolongan lagi. aku ingin Raka menyesal karena telah membuat aku semakin kecewa dgn menikahi wanita itu tanpa restu dari ku"
"(...........)"
"sudah laksanakan saja, aku sudah rela kehilangan perusahaan itu. dan biar setimpal dengan perbuatannya Raka "
"(..........)"
"ya terimakasih "
hati Tiara begitu sakit setelah mendengar kabar Raka menikah lagi padahal mereka baru bercerai beberapa hari yang lalu.
Tiara berputar balik menuju masjid dia tidak jadi mengambil tasbihnya segera dia berlari agar sampai masjid.
sesampainya di masjid Tiara mengambil Al-Qur'an di bacanya surat Ar_Rahman
air matanya mengalir mengungkapkan rasa dihatinya.setelah hatinya lebih tenang Tiara menyudahi membaca Alquran lalu berdoa
"ya Allah ampunilah dosa hamba, kuatkan hati ini menerima takdirmu hapuskan rasa sakit di hati ini dan gantilah dengan sesuatu yang jauh lebih baik, bahagiakan selalu mas Raka dan izinkan aku bahagia dengan melihatnya bahagia, jika Engkau berkenan hapuslah rasa di hati ini untuknya karena terlalu sakit rasanya yang Robb bila hati ini masih mencintainya, Engkau maha berkehendak atas semua yang ada di dunia ini, berikan aku cinta Mu ya Rabb.
ku berserah diri kepada Mu, kuatkan aku dengan cinta dari Mu. amin"
__ADS_1
Tiara terduduk sambil mengingat masa dimana Raka mengucapkan ijab qobul
"semudah itu kamu melupakan ku mas, apa tdk ada sedikitpun rasa untuk ku, apa terlalu hina aku untuk kau cintai mas sehingga belum tuntas perceraian kita kau sudah menikah lagi,semoga selalu bahagia kamu mas di sana dgn wanita yang begitu kau cintai semoga jadi keluarga sakinah mawadah warahmah "ucap Tiara pelan dgn air mata yg masih mengalir
sesak di hati sedikit terobati dengan bacaan Alquran
"sayang kamu kok nangis ada apa?"tanya Bu Selly
”nggak papa ma, Tiara hanya mencurahkan isi hati ini kepada sang pencipta ma"
"sini nak"Bu Selly memeluk Tiara dan mengelus punggung Tiara dgn lembut di balik mukenanya
"sabar ya sayang,pasti nanti kamu akan mendapatkan sesuatu yang jauh lebih baik. mama ada di sini untuk mu mama akan selalu menemani mu"
"terimakasih ma"
*
*
*
Di sepertiga malam terakhir Tiara datang ke masjid untuk sholat tahajud sekalian melantunkan ayat-ayat Alquran. kesunyian malam menambah hikmat dalam melaksanakan sholatnya.
Lantunan ayat-ayat Alquran dibacakan dgn suara pelan namun sangat merdu di dengar.
__ADS_1
Tiara meresapi bacaan Alquran yg di bacanya
ketenangan hati selalu di dapatkan setelah membaca Alquran
Di tempat yg sama ada seorang pemuda yg mendengar suara tadarusan. dia mencoba mencari tahu siapa orang yang sedang membaca, di balik tirai dia mengintip sedikit dan bertapa kagumnya dia melihat siapa yang sedang tadarusan itu
"subhanallah ternyata suara itu berasal dari Tiara, ya Allah sungguh Engkau menciptakan wanita yg Solehah sepertinya dan jika Engkau berkenan izinkanlah hamba berjodoh dengan Tiara.Amin"doa tulus dari Marcell
setelah itu Marcell keluar dari masjid dan duduk di depan plataran masjid sambil menunggu Tiara selesai tadarus dan waktu melaksanakan sholat subuh.
tak berselang lama Tiara juga keluar dari masjid untuk balik ke kamar membangunkan Bu Selly karena sebentar lagi akan masuk waktu sholat subuh
"Tiara"Marcell memanggil namanya
"eh kak Marcell ada apa?"
"kamu mau kemana,sebentar lagi waktu sholat subuh lho tu para santri dan santriwati sudah pada datang ke masjid"
"aku mau ke kamar membangunkan mama dulu kak"
"sebenarnya aku pengen ngobrol bareng ma kamu Tia"
"nanti aja sekalian ya kak kalau ada mama Yar tidak jadi fitnah"
"ya sudah Tiara tak apa"
__ADS_1
"permisi kak"ucap Tiara sambil meninggalkan masjid