
video perselingkuhan Maureen sudah menjadi viral namun Maureen belum menyadari hal itu bahkan sekarang Maureen sedang berada di mall untuk membeli baju, semua orang yang melihatnya pasti berbisik-bisik semua itu membuat Maureen penasaran apakah ada yang salah dengan penampilannya? Maureen akhirnya memutuskan untuk pergi ke toilet siapa tahu ada sesuatu yang aneh di tubuhnya.
sesampainya di toilet Maureen bercermin menelisik penampilannya, tak ada yang aneh dengan dirinya tapi mengapa semua orang pada berbisik-bisik saat ia melewati mereka.
salah seorang wanita keluar dari WC lalu melihat Maureen sedang bercermin membenarkan penampilannya
"kamu itu memang cantik tapi sayang kamu murahan!" ucap wanita itu
"maaf Maksud anda apa? jangan asal bicara"
"kamu itu kan pelakor bukan? dasar wanita tak punya hati"
"jangan asal ngomong ya anda dan saya tegaskan bahwa saya bukan pelakor "
"mana ada maling mau ngaku saya tahu kamu dari video viral ini. bukanlah wanita di dalam video ini adalah kamu bukan ?" menunjukkan video viral kepada Maureen
Maureen melihat video itu ia begitu shock karena wajahnya terlihat jelas ada di video itu. Maureen sekarang tahu kenapa semua orang melihatnya lalu berbisik-bisik.
"dasar munafik"ucap wanita tersebut lalu meninggalkan toilet
Maureen benar-benar malu sekarang karena video itu
"bagaimana cara aku kembali coba kalau semua orang sudah tahu video ini, memang sial hidup ku sekarang. tapi sudahlah anggap saja aku tak melihat mereka, yang penting aku bisa pulang sekarang."
Maureen akhirnya meninggalkan toilet dengan menebalkan muka seakan urat malunya sudah putus, mau bagaimana lagi daripada ia tak dapat pulang.
saat berjalan mau pulang Maureen melihat tempat jualan aksesoris Maureen masuk kedalam untuk membeli masker juga kacamata setidaknya ini bisa membantunya sekarang.
mungkin semua itu karma yang Allah berikan kepada Maureen Karena sudah dzolim terhadap Tiara wanita Solehah yang selalu mengingat Allah, dan sekarang Maureen mendapatkan sangsi sosial dari masyarakat setelah videonya viral
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Raka sudah mulai bekerja menjadi sopir taksi online. mengantar penumpang ketempat yang mereka tuju, berbagai macam karakter penumpang sudah Raka hadapi ia jadi sadar selama ini sering membentak sang sopir pribadinya hanya karena masalah sepele. mulai sekarang Raka berjanji akan bersikap baik kepada orang lain.
setelah mengantar penumpang ke bandara Raka bergegas pulang untuk makan di rumah. Raka berharap Maureen sudah menyiapkan makanan. Raka berpikir lebih baik makan di rumah bersama sang istri dari pada makan diluar hitung-hitung berhemat karena Raka sadar sekarang sulitnya mencari uang.
sesampainya di rumah Raka langsung menuju ke dapur karena merasa sudah sangat lapar. melihat diatas meja dapur tak ada makanan sama sekali Raka membuka kulkas siapa tahu Maureen menyimpan makanan disana namun semua nihil dalam kulkas hanya ada telur dan minuman saja
"huff"menghembuskan nafas panjang mencoba bersabar
Raka pergi ke kamar mencari Maureen
di bukanya pintu kamar dan di lihatnya Maureen sedang duduk di sofa sambil menonton
"sayang"panggil Raka menghampiri Maureen
"kamu udah pulang mas?"
"iya sayang, kamu lagi apa?"
"sayang kok tidak ada makanan di dapur? kamu nggak beli makanan?"
"enggak kenapa?"
"aku lapar sayang"
"ya kan kamu tinggal beli gitu aja kok repot "
"Maureen seharusnya kamu bisa memperhatikan suami kamu, kamu seharusnya bisa siapkan makanan untuk ku bukankah aku juga sudah memberikan sejumlah uang untuk mu belanja dalam satu bulan ke depan"
"uang yang kamu berikan cuma seberapa mas nggak cukup untuk satu bulan, kalau kamu lapar ya tinggal masak mie sama telor di dapur "
"kamu itu istri ku Maureen "
__ADS_1
"iya aku memang istri kamu tapi aku bukan babu ya mas,kamu harus tahu itu"
"dimana Maureen yang dulu selalu melayani aku?kamu berubah reen"
"iya aku memang berubah. semua itu juga karena kamu sendiri kenapa sekarang kita jadi miskin kayak gini, aku tu butuh uang banyak setiap hari untuk kebutuhan ku tapi kamu sekarang pelit ngasih aku cuma cukup buat perawatan wajahku saja"
"astaga reen! kamu juga tahu kalau kondisi aku sekarang lagi susah kenapa menuntut ini itu"
"ya karena itu kebutuhan ku bukan kah tugas seorang suami membahagiakan istri?"
"oke kalau begitu aku mau kamu hamil, kamu harus lepas alat kontrasepsi mu supaya kamu bisa mendapatkan apa yang kamu mau"
"aku nggak mau"
"kalau kamu nggak mau ya sudah cuma dengan cara kamu hamil mungkin mama berubah pikiran, mungkin kita bisa seperti dulu jika kamu bisa hamil"
"aku nggak mau ya mas, kamu tahu sendiri bahwa aku nggak mau di repot kan oleh anak kecil belum lagi nanti bentuk badan aku berubah saat hamil dan setelahnya jadi aku tegaskan sekali lagi sama kamu aku nggak akan hamil titik"
"ya sudah kamu tak usah protes dengan kehidupan kita sekarang"
"ya kamu kan bisa usaha cari kerjaan di kantor teman kamu"
"udah reen tapi belum ada yang mau menerima aku kerja di sana. jadi kamu jangan protes jika setiap hari aku ngasih uang kamu sedikit karena aku cuma sopir ojol"
"ahhh kenapa semua seperti ini aku benci sama kamu mas"
"terserah"ucap Raka berlalu pergi meninggalkan kamar menuju ke dapur.
Raka membuat mie instan yang ada di laci tak lupa Raka menambahkan telur.
di saat-saat seperti ini Raka jadi teringat akan Tiara wanita itu tak pernah mengeluh jika Raka memberikan uang sedikit bahkan Tiara selalu menyiapkan makanan di saat pagi raka mau berangkat kerja dan disaat pulang bekerja bahkan terkadang menyiapkan bekal makanan untuk ia makan siang.
__ADS_1
"kenapa berbeda jauh dengan Tiara, ah sudahlah nikmati saja sekarang toh ini juga pilihan ku sendiri jadi aku harus terima konsekuensinya" ucap Raka sambil sesekali mengaduk mie di atas kompor