
kecelakaan pesawat maskapai Erlangga sudah 3 hari dan tim Basarnas sudah menemukan jika pesawat itu jatuh di hutan.
tim Basarnas sedang melakukan evakuasi korban pesawat menuju rumah sakit. manajement maskapai Erlangga menghubungi para keluarga korban untuk datang ke rumah sakit POLRI utuk melakukan identifikasi korban. tim DVI dari POLRI juga TNI sudah melakukan indentifikasi terhadap beberapa korban yang sudah berada di rumah sakit.
keluarga Marcell yang mendapatkan kabar tersebut langsung menuju ke rumah sakit bersama dengan Tiara juga Nana.
sesampainya di rumah sakit mama dan papa Marcell di arahkan menuju tempat tim DVI untuk pengambilan sampel.
mama Marcell terus menangis mengetahui bahwa sang putra telah tiada padahal baru kemarin mereka bertukar kabar tapi sekarang Marcell sudah pergi menghadap sang pencipta. rencana yang Marcell sampaikan kepada mama nya sekarang jadi angan-angan. melihat sang istri terus menangis papa Marcell memeluknya mencoba menenangkan.
"ikhlas kan ma. mungkin ini takdir anak kita, Allah lebih menyayangi Marcell daripada kita"
"tapi kenapa harus seperti ini pa"
"istighfar ma, mama nggak boleh bicara seperti ini. semua atas kuasa Allah kita hanya bisa menjalani"
__ADS_1
"astaghfirullah hal adzim "
di sebrang tempat duduk mama dan papa Marcell, Tiara duduk bersama Nana. Tiara juga sangat sedih mengetahui kabar bahwa tak ada yang selamat dari peristiwa itu.
"kak Marcell semoga kakak di berikan tempat yang terbaik di sisi Allah dan semoga diterima semua amal ibadah kakak. ya Allah berikanlah surga untuk orang sebaik kak Marcell. ampunilah segala dosa-dosa kak Marcell ya Allah "ucap Tiara dalam hati sambil menghapus air matanya
"kamu yang sabar ya Ra, semua ini ujian " ucap Nana sambil mengelus bahu tiara
"iya"
🌹
🌹
"ya Allah andai kemarin aku tak memaksa kakak untuk pulang mungkin sekarang aku masih bisa melihatnya. aku masih bisa bercanda dengan kakak walau hanya lewat ponsel. kenapa harus seperti ini ya Allah"ucap vidya sambil menangis sesenggukan.
__ADS_1
acara ulang tahun vidya besok terpaksa harus batal karena berita duka ini.
🌹
🌹
Tiara berpamitan kepada mama dan papa Marcell untuk pergi sebentar. setelah mendapatkan ijin dari mereka Tiara pergi dari rumah sakit menuju ke rumah Bu Selly dengan di temani oleh Nana. awalnya Tiara ragu akan ke rumah Bu Selly karena takut jika Maureen akan mencelakai bayinya namun setelah Nana memberikan saran dan berjanji akan melindungi Tiara dari Maureen akhirnya Tiara mau bertemu dengan Bu Selly untuk melepaskan rindu. sejujurnya Tiara sangat merindukan Bu Selly karena kasih sayang yang tulus dari Bu Selly membuat Tiara merasa memiliki seorang ibu.
Tiara merasa cemas saat akan bertemu dengan Bu Selly takut jika Raka dan Maureen juga tinggal bersama dengan Bu Selly sekarang.
"kamu tenang aja ada aku sekarang. oke"ucap Nana sambil memegang tangan Tiara
"jujur aku takut na"
"kamu harus tenang Ra, tak akan aku biarkan satu orang pun menyakiti dirimu. bukankah kamu sangat merindukan Bu Selly jadi sekarang lah waktunya untuk melepas rindu mumpung kita berada di ibukota. nanti setelah kita bertemu dengan Bu Selly kita kembali ke rumah kak Marcell untuk membantu acara tahlilan"
__ADS_1
"iya na"
sepanjang perjalanan Tiara selalu berzikir kepada Allah supaya mempermudah jalannya untuk bertemu dengan Bu Selly dan semoga Allah senantiasa menjaga dirinya juga bayinya dari marabahaya.