
setelah selesai makan malam Tiara mengambil segelas susu di depannya.saat hendak meminum susu itu pergerakan Tiara terhenti oleh suara salah satu pelayan.
"jangan di minum non."
Tiara menoleh ke arah sumber suara pelayan yang sedang berjalan mendekati
"non tolong jangan di minum susu itu"
"kenapa?"tanya Tiara penasaran
"saya tadi sempat melihat non Maureen mencampur sesuatu ke dalam susu tersebut non. saya takut ada sesuatu yang berbahaya dalam susu itu"
"nak kamu jangan minum susu itu ya bibi takut kamu kenapa-kenapa. kamu tahu sendiri kan Maureen orang yang seperti apa sama kamu?."ucap Bi.lastri
"bener apa yang di katakan bi.lastri non."
"baiklah. "ucap Tiara setelah mendengar nasehat bi.Lastri dan salah satu pelayan.
dalam hati Tiara tak menyangka jika Maureen bisa berbuat demikian padahal Tiara tak pernah sedikitpun berbuat jahat kepadanya.
"bik tolong susu yang ada dalam kulkas bibi simpan dulu, besok aku akan ke rumah sakit untuk mencari tahu apa yang tercampur dalam susu itu"
"baik nak."
"kalau begitu aku ingin buat susu yang baru. apa stok susu ku masih ada bik?."
"masih non di rak penyimpanan "
"kalau tak keberatan, bibi bisa buatkan susu untuk ku?"
"sama sekali tidak nak. tunggulah sebentar."
"aku tunggu di kamar saja ya bik."
"baik nak "
meninggalkan meja makan Tiara menuju ke kamar. di rebahkan tubuh nya di atas ranjang sambil menatap langit-langit kamar berfikir kedepannya akan seperti apa. semakin kesini sikap Maureen sangat meresahkan, Tiara takut akan keselamatan bayi yang ada dalam rahimnya.
"nak ini susunya"
"ehh bibi ngagetin aja, terimakasih bi "
__ADS_1
"iya nak."
Tiara bangun dan bersandar di pinggir ranjang mengambil susu dan meminumnya. bi.lastri duduk di depan Tiara sambil memijit pelan kaki Tiara
"jangan bi."tolak Tiara tak enak hati
"nggak papa nak. bibi tahu pasti kamu capek seharian bekerja"
"iya bik dan terimakasih untuk perhatian bibi untuk ku"
"iya nak. jujur bibi sudah menganggap kamu seperti anak bibi sendiri dan bibi harap kamu tidak keberatan nak."
"sama sekali tidak bi. justru aku senang karena mendapatkan kasih sayang tulus dari bibi. makasih ya bi."
bi.lastri hanya bisa tersenyum kepada Tiara sedangkan Tiara menatap bi.lastri dengan wajah yang sedang menyembunyikan sesuatu
"kalau ada sesuatu yang mengganjal di hati kamu bisa cerita sama bibi nak"
"aku bingung bi."
"bingung kenapa nak?"
"aku harus bagaimana bi, aku takut mbak Maureen berniat jahat kepada calon anak ku. jujur aku ingin pergi dari kota ini bi, aku ingin hidup berdua saja tanpa tekanan dan rasa sakit di hati ini."
"itulah bi yang sedang aku pikirkan saat ini. kalau aku pergi dari kota ini mama pasti akan kesepian dan aku juga ingin melihat mama bahagia dengan adanya anak ku. karena mama selalu menanyakan soal cucu kepada ku saat aku masih menjadi istri mas Raka "
"saran bibi kamu tetap sabar menghadapi semua ini nak dan tinggallah di sini. bukankah ada Allah sang maha pelindung? bibi yakin Allah akan selalu melindungi mu nak."
"benar apa yang di katakan bibi, aku masih punya Allah yang akan menjaga ku. terimakasih bi sudah mau mendengarkan keluh kesah ku.aku sekarang jadi lega rasanya."
"iya nak. kamu jangan sungkan untuk bercerita kepada bibi karena bibi akan ada untukmu nak "
"iya bi, sekali lagi terimakasih "
"sudah malam sebaiknya kamu tidur nak "
"iya bi"
bi.lastri membenarkan selimut yang di pakai Tiara sampai ke dada setelah itu pergi meninggalkan kamar Tiara agar Tiara bisa beristirahat
✨
__ADS_1
✨
pagi menyapa dengan udara yang sejuk dan kicauan burung bersahut-sahut menyambut hari ini.tak jauh berbeda Tiara sudah bersiap untuk pergi berkerja namun sebelum itu Tiara akan mampir ke rumah sakit terlebih dahulu.dua sudah meminta izin kepada Marcell melalui aplikasi hijau dan memberitahukan kepada Kania untuk menggantikannya sebentar karena Tiara akan terlambat ke restoran.
sesampainya di rumah sakit Tiara memberikan kotak susu itu kepada perawat yang akan mengecek susu tersebut di laboratorium.
cukup lama Tiara menunggu hasilnya keluar sampai ia merasa jenuh namun tak berselang lama perawat datang dan menyerahkan hasil lab itu.
"Bu susu ini sudah tercampur dengan zat kimia yang berbahaya untuk kandungan dan kalau boleh tahu kenapa bisa susu ini mengandung zat berbahaya dan dalam dosis yang cukup tinggi?."
betapa terkejutnya Tiara jika di dalam susu itu mengandung zat yang berbahaya untuk kandungannya dan zat kimia tersebut dengan dosis yang tinggi.
"kata pelayan di rumah ada seseorang yang dengan sengaja mencampurkannya."
"kalau seperti itu ibu bisa melaporkan kepada pihak berwajib atas apa yang terjadi Bu."
"iya sus. terimakasih atas sarannya."
"iya Bu sama-sama."
"kalau begitu saya permisi sus."
Tiara bersyukur kepada Allah karena masih melindungi dirinya dan juga anaknya.
bergegas menuju musola terdekat untuk mengambil wudhu dan melakukan sholat Dhuha.
selepas melaksanakan sholat Tiara mengutarakan isi hatinya
"ya Allah terimakasih atas perlindungan Mu yang engkau berikan untuk ku. entah apa yang terjadi pada ku jika Engkau tak melindungi ku. ya Allah terimakasih atas semua nikmat yang Kau berikan kepada ku.hanya kepada Mu aku berlindung dan berserah.ya Allah ampunilah dosa orang yang dzalim kepada ku dan bukakanlah pintu hatinya untuk mendapatkan hidayah Mu. Amin ya rabbal alamin "
✨
✨
Raka sudah pulang dari luar kota dan sekarang sedang sarapan bersama Maureen
mereka sarapan hanya dengan segelas susu dan sandwich. melihat Raka yang fokus makan Maureen teringat akan Tiara. apakah Tiara sudah meminum susu itu dan bagaimana kondisi kandungannya sekarang.
untuk memastikan hal itu Maureen meminta kepada Raka untuk menginap di rumah Bu Selly dengan alasan rindu dengan suasana rumah Bu Selly. Raka yang notabennya cinta kepada Maureen hanya bisa mengiyakan permintaan Maureen. mendapatkan persetujuan dari Raka membuat Maureen senang dia akan memastikan sendiri Tiara meminum susu itu dan jika rencana ini gagal maka dia akan mengunakan cara lainnya. seolah tak kehabisan akal Maureen benar-benar ingin Tiara keguguran. Maureen tak ingin Raka nanti akan perhatian kepada Tiara jika tahu bahwa ada anaknya yang sedang tumbuh di perut Tiara.
"akan aku pastikan sendiri kamu keguguran Tiara dan setelah itu kamu akan aku buat menjauh dari kota ini" ucap Maureen dalam hati
__ADS_1
apa yang akan dilakukan Maureen kepada Tiara?akankah semua rencana Maureen berhasil.. dan bagaimana nasibnya Tiara kedepannya