
berada di ruang yang dulu pernah di huni oleh sang suami membuat Maureen sedikit teringat masa lalu. sekarang Maureen memang sedang berada di ruangan Bu Selly
ia menerobos masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu
"kamu...."
"kenapa Tante kaget ya lihat aku?"tanya Maureen dengan gaya angkuhnya
"kenapa kamu bisa masuk keruangan saya?dan ada perlu apa kamu sampai menemui saya?"
"nggak penting aku bisa masuk dari mana! aku kesini mau meminta Tante untuk memberikan mas Raka pekerjaan"
"apa hal itu penting untuk saya?"
"tapi mas Raka anak kandung Tante, apa tidak ada sedikitpun rasa kasihan? mas Raka sekarang kerja jadi sopir taksi Tante"
"lalu"
"ya harusnya Tante peduli karena mas Raka sekarang hidupnya susah "
"bukankah itu pilihan Raka sendiri jadi siap atau tidak ia harus menerimanya "
"di mana hari nurani Tante "
"kamu tak perlu ceramah di depan saya jika tak ada lagi yang mau di bahas silahkan keluar dari ruangan saya"
"Tante nggak bisa begitu bagaimana pun mas Raka anak Tante jadi ia berhak atas harta Tante"
"tolong suruh security keruangan saya sekarang"
"Tante benar-benar tega terhadap anak kandung Tante dan malah memilih anak kampungan itu. sebenarnya ibu macam apa Tante itu!"
"permisi Bu"sapa sang security
"tolong bawa wanita ini keluar dan pastikan ia tidak kembali lagi ke kantor saya"
"baik Bu"
security pun mencoba menyeret Maureen keluar ruangan
__ADS_1
"aku bisa keluar sendiri tak perlu di seret"
"Tante benar-benar akan menyesal nanti"
ucap Maureen meninggalkan ruangan. Bu Selly hanya menghela nafas Bu Selly tahu tujuan Maureen adalah ia bisa hidup enak seperti dulu dengan menggunakan nama raka
🌹🌹🌹🌹🌹
Maureen mendapatkan pesan dari om Dirga sang sugar Daddy untuk menemuinya di restoran, hati Maureen sedikit senang karena sebentar lagi akan mendapatkan uang dari sang sugar Daddy. om Dirga adalah seorang duda kaya raya yang menjadi rekan bisnis Raka waktu itu dan Maureen bertemu dengan om Dirga di club' malam waktu ia sedang marahan sama Raka. om Dirga juga mengakui suka kepada Maureen saat pertama kali bertemu di acara makan malam rekan bisnisnya. saat itu Maureen datang bersama dengan Raka. berawal dari club' itu mereka menjalin hubungan simbiosis mutualisme
om Dirga yang notabennya seorang duda pasti menginginkan kepuasan dari seorang wanita dan itu dia dapatkan dari Maureen begitu sebaliknya Maureen mendapatkan kepuasan juga bayaran setelah melayani om Dirga.
sikat cerita setelah mereka bertemu di restoran dan makan siang bersama mereka memutuskan untuk ke hotel.
keluar dari restoran menuju parkiran mobil tanpa mereka sadari ada sepasang mata melihat kebersamaan mereka hatinya bertanya-tanya ada hubungan apa di antara mereka. mengikuti mobil om Dirga dari kejauhan dan betapa terkejutnya saat tahu mereka berhenti di sebuah hotel.
turun dari mobil mereka berdua masuk ke dalam hotel.
Raka pun mengikuti mereka memasuki hotel bertanya kepada resepsionis kamar yang di pesan oleh Om Dirga. Sang resepsionis awalnya tak ingin memberitahu akhirnya Raka meminta bantuan temanya yang kebetulan pemilik hotel untuk bicara kepada sang resepsionis dimana kamar om Dirga di pesan.
resepsionis akhirnya memberikan nomer kamarnya dan menyerahkan duplikat kunci kamar itu.
sesampainya di depan kamar Raka membuka pintu perlahan agar sang penghuni tak menyadari keberadaannya.
Raka shock melihat sang istri sedang bercumbu mesra di atas ranjang dengan keadaan Maureen sudah setengah polos di bagian atas.
"Maureen..."
merasa namanya di panggil Maureen melihat ke samping ia terkejut melihat Raka ada di ruangan yang sama dengan dirinya bahkan posisi yang saat ini terjadi membuat Maureen mendorong om Dirga
"tega kamu reen lakuin ini sama aku"
"mas aku bisa jelasin"
"nggak perlu sudah cukup aku melihatnya" Raka berbalik lalu keluar kamar
"mas mas Raka" Maureen mencoba mengejar Raka namun di halangi oleh om Dirga
"biarkan saja sayang. ayo kita lanjutkan lagi"
__ADS_1
"tapi om"
"nggak ada tapi-tapian cantik bukankah aku sudah memberikan uang banyak untuk mu tadi jadi lakukan tugas mu sekarang"
"baiklah"ucap Maureen pasrah
🌹🌹🌹🌹
Raka keluar dari hotel dengan perasaan hancur ia benar-benar tak menduga orang yang ia cintai dan ia perjuangkan ternyata tega berkhianat, kurang apa Raka untuk Maureen bahkan Raka rela melawan sang mama hanya untuk Maureen
"tega kamu reen sama aku! apa salahku sama kamu? apa karena aku miskin kamu jadi berpaling?" ucap Raka dengan memukuli setir mobil meluapkan emosinya
Raka akhirnya melajukan mobil menuju rumahnya. saat sedang dalam perjalanan ia teringat akan Tiara mungkin sesakit ini apa yang di rasakan Tiara dulu saat tahu ia berselingkuh dengan Maureen. menyesal sekarang yang dirasakan oleh Raka, ia meninggalkan Tiara istri yang tak pernah mengeluh dan setia kepadanya hanya untuk wanita gampangan seperti Maureen
"maafkan aku Tia maaf..."
"aku nggak akan pernah memaafkan kamu lagi Maureen, aku benar-benar benci sama kamu karena kamu hidup ku hancur dan sekarang hatiku kamu hancurkan juga. kamu jahat reen jahat banget"
karena sedang kacau Raka mengemudi mobil dengan kecepatan tinggi sampai di pertigaan jalan ada sebuah truk lawan arah juga melaju kencang karena mobil Raka melaju dengan kecepatan tinggi ia tak bisa menghindari dan terjadilah kecelakaan
"aghhhhh" teriak Raka saat mobilnya bertabrakan dengan truk
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Tiara yang sedang menyulam di kamar tiba-tiba terkejut saat vas fotonya bersama Bu Selly juga Raka terjatuh. Tiara beranjak dari ranjang memunguti pecahan kaca
"auuhh" tanpa senjata serpihan kaca melukai tangan
"ya Allah ada apa ini kenapa perasaanku tak enak? ya Allah lindungilah mama dan mas Raka. semoga mereka tak kenapa-kenapa"
Tiara berdiri untuk pergi ke dapur namun tiba-tiba perutnya terasa sakit
"awwhh ya Allah kenapa sakit. nak kamu kenapa sayang"ucap Tiara dengan mengelus perutnya
"kita bersholawat saja ya sayang"
Tiara bersholawat sambil terus mengelus perutnya tak berapa lama perutnya merasa enakan lalu berjalan keluar menuju dapur mengambil sapu untuk membersihkan pecahan kaca
"ya Allah kenapa perasaanku seperti ini ada apa sebenarnya? semoga orang yang aku sayang selalu dalam lindungan mu. jaga mereka yang Allah"
__ADS_1
entah kenapa Tiara menjadi teringat akan Raka laki-laki yang coba ia lupakan, dan saat ia teringat akan Raka maka sang janin juga merespon dengan gerakan seakan tahu apa yang terjadi dan di rasa oleh tiara