cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
bab 71_memeriksakan kandungan


__ADS_3

rangkaian pengobatan sudah Raka lakukan untuk menyembuhkan kakinya ya walaupun belum pulih sepenuhnya namun Raka sudah senang karena dia bisa mengerakkan jari-jari kaki setidaknya syaraf kakinya sudah mulai berfungsi, Raka akan selalu melakukan pengobatan agar bisa jalan seperti dulu.


Hari ini Raka akan pergi bersama Tiara ke dokter kandungan karena kemarin Bu Selly sudah membuat janji ke dokter Naomi teman Bu Selly dulu saat tinggal di jepang.


"sudah siap belum mas?"tanya Tiara menghampiri raka di kamar


"sudah" Raka sudah berpakaian rapi karena tadi di bantu Bu Selly sebelum beliau pergi bertemu klien di salah satu restoran jepang


"ayo berangkat" ucap Raka sambil mengerakkan kursi rodanya dengan tangan


"biar aku bantu ya mas, sini" Tiara mendorong kursi roda Raka pelan


"terimakasih Tiara"


Tiara mendorong kursi roda Raka menuju lift, mereka akan pergi bersama ke rumah sakit


Saat di loby hotel Tiara menyuruh Raka untuk menunggu sebentar karena Tiara akan memanggil taksi terlebih dahulu, taksi sampai di depan loby dengan Tiara turun dari taksi menghampiri Raka untuk membantunya masuk ke dalam taksi. Tiara juga di bantu oleh supir taksi mencoba memasukkan Raka ke dalam mobil.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Sesampainya di rumah sakit mereka langsung menuju ke poliklinik kandungan.

__ADS_1


Tiara tiduran di ranjang, bajunya dibuka di daerah perut lalu di berikan jelly setelah itu kedua suster memegang selimut utuk menutup atasnya agar dokter tetap bisa melakukan USG tanpa harus memperlihatkan perut Tiara di depan Raka, dokter Naomi sudah menyiapkan semuanya sesuai permintaan Bu Selly. Raka masuk setelah dokter memangilnya


"pak, Bu, ini janinnya sehat detak jantungnya juga sehat semua sempurna tanpa ada yang kurang satu pun"


"dok saya ingin lihat wajah anak ku"


"ini pak, wajahnya sangat tampan sekali seperti bapak"


"tampan?"


"iya pak kebetulan jenis kelaminnya laki-laki pak"


"benarkah itu dok?"


"syukurlah, Alhamdulillah ya Allah"


"bapak terlihat begitu senang "


"ya dok karena saya ingin anak pertama saya laki-laki "


"kalau begitu selamat ya pak"

__ADS_1


"ya dok terimakasih "


Setelah itu dokter Naomi memberikan resep vitamin kepada Tiara untuk di minum secara rutin.


Raka dan Tiara keluar dari ruangan menuju ke apotek rumah sakit untuk menebus resepnya


Saat perjalanan ada seorang ibu-ibu yang mencemooh keadaan Raka


"lihat tu wanitanya cantik minta ampun tapi laki-lakinya cacat ya, dan kenapa wanita itu mau ya punya suami cacat kalau aku mah udah cari yang lain aja "


"iya bener kalau aku akan cari yang bisa memuaskan aku di ranjang juga nggak merepotkan kayak gitu"


"bener itu"


Mendengar obrolan kedua orang itu membuat Raka sedih karena ia merasa Tiara tak akan mau kembali kepadanya karena kondisinya sekarang.


"kenapa jadi murung mas"ucap Tiara saat mereka sampai di depan apotek dan Tiara duduk di sebelah kursi roda Raka dengan melihat wajah Raka di sampingnya


"tak apa-apa"


"aku tahu kamu sedang menyimpan sesuatu, kamu terlihat murung setelah tadi berpapasan dengan kedua ibu-ibu yang duduk di sana. Aku memang tak tahu mereka omong apa mas karena mereka berbicara mengunakan bahasa jepang namun apapun yang di bicarakan oleh mereka kamu harus tetep semangat demi anak kita. Tunjukkan kepada semua orang bahwa kamu bisa seperti dulu. Buat cemoohan orang menjadi semangat untukmu. Buktikan kamu mampu mas"

__ADS_1


"iya Tia, aku akan berusaha supaya segera bisa berjalan aku ingin bisa bermain dengan putra ku nantinya"


"iya mas."


__ADS_2