cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
26_Berkunjung


__ADS_3

selepas bekerja Tiara pergi kerumahnya tante Tika setelah mendapatkan izin dari Bu Selly. sebenarnya Marcell ingin mengantar Tiara dan memastikan bahwa Tiara ke rumah tante Tika entah kenapa hatinya di liputi dengan kekhawatiran takut Tiara dekat dengan laki-laki lain bukan karena dia tak percaya sama Tiara lebih tepatnya minder akan dirinya sendiri.


Tiara menolaknya dengan halus dan Marcell hanya bisa pasrah.


sesampainya di rumah tante Tika Tiara disambut hangat dan di ajak berbincang sebentar setelah itu mereka menuju dapur untuk memasak bersama. Tiara membuat ayam bakar dengan bahan ayam kampung,tumis kangkung beserta sambal dan tak lupa membuatkan puding.


Tante Tika mempelajari cara membuat nasi tim dari Tiara dan cara membuat puding susu yg lembut.


jam makan malam pun tiba namun Tiara memilih untuk melaksanakan sholat terlebih dahulu dan meminta tante Tika beserta keluarga makan malam terlebih dahulu


"malam ma pa dan juga untuk kamu adik ku yg jelek"


"malam sayang akhirnya kamu pulang juga mama dah nunggu dari tadi lho dan jangan hina adik mu itu nggak boleh "sahut tante Tika


"iya ma bercanda,wah kelihatannya enak ni tumben bibi masak beginian"


"bukan bibi sayang yang buat tapi Tiara "


"Tiara? oh jadi mama pesan ke dia begitu"


"bukan pesan boy tapi dia masak sendiri disini dengan mamamu"ucap pak Candra suami tante Tika


"oh lalu orangnya mana atau dah pulang?"


"dia sedang sholat sayang"


"mama aku dah lapar aku mau langsung makan"ucap Martin anak bungsu tante Tika


"yasudah mari kita makan dahulu sambil menunggu Tiara


mereka menikmati makan malam tersebut


"wah ini enak ma bumbunya meresap dan empuk"ucap pak Candra


"iya pa apa lagi di tambah sama tumis kangkung dan sambal jauh lebih nikmat lagi"puji Martin


"gimana gam enak nggak masakannya "


"emm lumayan "


"assalamualaikum "sapa Tiara kepada semua yang ada di meja makan


"walaikum salam sayang, sini duduk di sini"


"oh jadi ini yang namanya Tiara cantik si tapi aku tidak tertarik dengan wanita yang berhijab"batin Agam


"nak ini kenalkan anak-anak tante,itu yang bungsu namanya Martin dan yg itu si sulung namanya Agam"


"salam kenal semuanya nama saya tiara"


"cantik dan manis"batin Martin memuji


setelah perkenalan mereka melanjutkan makan malam bersama dengan diam dan selepas makan Tiara meminta izin untuk pulang karena hari sudah malam. tante Tika menyuruh anaknya mengantar, sebenarnya Agam tak mau namun berkat ancaman pak Candra akhirnya dia mau, sepanjang perjalanan mereka berdua hanya diam hingga akhir nya Agam buka suara


"saya tak suka basa-basi jadi aku minta kamu jauhi mama ku karena saya tak mau di jodohkan dengan anda"


"apa?"kaget Tiara dengan ucapan Agam


"apa masih kurang jelas omongan saya tadi?"


"maaf tuan Agam yang terhormat saya tidak pernah sedikitpun berpikir untuk mendekati tante Tika agar bisa di jodohkan dengan anda ataupun adik anda karena saya dekat dengan beliau untuk bertukar informasi masakan dan tak akan lebih dari itu"


"munafik, kenapa wanita itu selalu bertopeng,hanya baik di depan saja"


"maaf tuan tak semua wanita seperti yang Anda tuduhkan, sebelum anda tahu seseorang tolong jangan menghakimi terlebih dahulu takutnya ada salah"

__ADS_1


"oh ya tapi wanita yang se*y itu biasanya dia malah apa adanya dalam bersikap"


"terserah anda tuan untuk menilainya tapi menurut pendapat saya wanita dengan berpakaian se*y itu bagaikan permen yg tak ada bungkusnya jadi bisa di nikmati oleh semut begitupun wanita yg memperlihatkan aurat nya. keindahan tubuhnya bisa di lihat dan di nikmati laki-laki manapun. akan berbeda dengan yang di tutup hanya suaminya yang berhak "


"bercermin itu penting agar kita mengetahui siapa diri kita, apa saja kekurangan kita sebelum memutuskan untuk menilai orang lain tuan Agam"nasehat Tiara


Agam yang mendengarnya hanya bisa diam tanpa bisa membalas ucapan Tiara karena dia sedikit malu, apa yang diucapkan oleh Tiara ada benarnya


"maaf tuan bisa berhenti di minimarket depan ada yang harus saya beli"


mobil pun berbelok ke minimarket terdekat dan Tiara turun dari mobil tersebut langsung masuk ke minimarket dan Agam yg kebetulan ingin membeli sesuatu juga ikut turun tanpa sengaja Marcell melihat akan hal itu


"siapa laki-laki itu?"ucap Marcell bertanya-tanya


selesai membeli sesuatu Tiara keluar dan di ikuti oleh Agam


"Tiara"panggil Marcell


"kak Marcell"


"kok baru pulang,dan kamu sama siapa?"


"oh ini anak Tante Tika kak yang di suruh mengantarkan aku pulang oleh tante Tika"


"ekhemmm bisa tidak langsung pulang saya dah capek dan ingin istirahat"seru Agam


"silahkan anda pulang dan Tiara biar saya yang antar pulang"jawab Marcell


"ayo Tiara kakak antar pulang"


"iya kak, saya duluan tuan Agam"pamit Tiara meninggalkan tempat tersebut


Agam tak ambil pusing bergegas masuk mobil dan kembali ke rumah


"kamu dekat dengan anak tante Tika itu ya Tia ?"


"enggak kak kami juga baru kenal tad"


"Tiara jujur aku cemburu kamu dekat dengan laki-laki lain walaupun aku tahu aku tidak mempunyai hak untuk itu tapi aku juga tak bisa bohongin perasaanku"


"kak orang yang terlalu cemburu akan berusaha untuk menyakiti dan melukai orang lain. tetapi pada akhirnya hanya merugikan diri sendiri kak "


"maaf Tiara"


"sebenarnya aku ingin cinta yg mampu berkata:


bahkan kematian pun tidak akan memisahkan karena kelak kita akan dipertemukan kembali di surga Nya insyaallah.


cinta yg seperti ini adalah sebuah cinta yg berdasarkan keyakinan kepada Allah dan tak akan ada prasangka buruk di dalamnya bahkan setan tak mampu menggoda nya"


"jika kamu mencintai seseorang biarkan dia pergi jika ia kembali maka ia milik mu, namun jika tidak kembali ketahuilah maka ia bukan milikmu nasehat Ali bin Abi Tholib jadi aku harap Kakak paham ucapkan ku"


"iya Tiara aku ngerti dan maafkan aku jika terlalu cemburu "


"banyak-banyak istighfar kak"


"iya"


di tempat lain Agam sudah sampai di rumah


dan langsung menuju kamar namun langkahnya terhenti oleh pertanyaan tante Tika


"kok cepat emang rumah Tiara dimana?"


"aku nggak tahu ma"

__ADS_1


"lho kok jawab nggak tahu. apa tidak kamu antar sampai rumahnya?"


"enggak ma tadi kita mampir di minimarket lalu Tiara bertemu dengan pacarnya jadinya dia pulang dengan pacarnya "


"kamu itu bukannya mengantarkan sampai rumah malah di suruh pulang dengan orang lain nanti kalau Tiara kenapa-kenapa gimana?awas aja kamu kalau Tiara kenapa-kenapa "


"nggak akan kenapa-kenapa ma percaya sama Agam nanti kalau terjadi apa-apa aku akan tanggung jawab "ucapnya sambil berjalan menaiki tangga


"dasar anak itu, mama tu nyuruh kamu biar bisa dekat dengan Tiara tapi kamu malah begini gam, mama harus bagaimana lagi supaya kamu mau cepat menikah"ucap tante Tika pelan


"huff"tante Tika menghela nafas panjang setelah itu pergi menuju kamar untuk beristirahat


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


dalam keheningan malam diatas sajadah Tiara membaca Alquran setelah melaksanakan sholat tahajud tak lupa dia berdoa untuk kebaikan dirinya dan orang terdekatnya.


"aku tak akan berhenti berdoa untuk yang terbaik bagi orang yang ku cintai "ucap Tiara dalam hati


setelah selesai Tiara ke dapur sambil menunggu waktu sholat subuh untuk membuat risoles dan lemper ayam yang akan di bagikan karena sekarang hari jumat.


semua bahan di olah dengan telaten tak terasa sudah hampir 1 jam Tiara berkutat di dapur.


Adzan subuh berkumandang Tiara bergegas menuju kamar untuk mandi dan segera melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim.


di meja makan Tiara dan Bu Selly sarapan pagi bersama. selepas itu Tiara pamit untuk berangkat bekerja, seperti biasa Marcell sudah menunggu di depan gerbang


"pagi Tiara"


"pagi kak, oh ya kak ini ada ayam kampung panggang nanti kasihkan ke keluarga kakak ya atau langsung aja di kirim sekarang pakai ojol Yar langsung bisa di nikmati"


"oke sebentar aku pesan dulu dan kita berhenti di minimarket depan ya"


"iya kak"


"terimakasih Tiara untuk masakannya pasti mama senang dapat kiriman dari kamu"


"syukurlah kalau mama kak Marcell senang jadi nggak sia-sia tenaga ku he he he"ucap Tiara sambil tertawa kecil


Marcell pun ikut tersenyum melihat tingkah Tiara. tak berselang lama ojol pun datang dan menerima paket yang akan di atar ke rumah Marcell.


mobil melanjutkan perjalanan menuju restoran.seperti kebiasaannya sepanjang jalan Tiara bersalawat bahkan bersenandung lagu religi


...****************...


Di dalam rumah sepasang suami istri sedang sarapan pagi bersama. dengan masakan yg di pesan secara online karena Maureen sama sekali tidak bisa memasak


"sayang aku mau keluar ya kumpul-kumpul ma temen"


"apa tidak sebaiknya kamu di rumah sayang"


"aku bosen di rumah terus dah berapa hari ini aku di rumah, jenuh yank"


"baiklah keluarlah tapi ingat aku pulang kamu harus di rumah oke?"


"oke makasih sayang"ucap Maureen sambil mencium bibir Raka.


Raka pun tak menyia-nyiakan kesempatan langsung mel***t bibir Maureen. mereka berci*m*n cukup lama hingga Maureen kehabisan nafas baru Raka melepaskan


"kalau begitu aku berangkat bekerja dulu"


"ya hati-hati yank"


Raka hanya mengangguk sambil berjalan pergi


"yes akhirnya aku bisa bertemu dengan Farid, aku dah rindu sama dia, aku rindu di puaskan olehnya, sekarang aku tinggal kasih tahu dan aku suruh ke apartemen ku, oke sekarang dandan yang cantik bersiap untuk bersenang-senang "

__ADS_1


__ADS_2