cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
bab 73


__ADS_3

Hari ini Tiara akan kembali ke Indonesia setelah mendapatkan izin dari Bu Selly juga persetujuan dari Raka . Berada di bandara jepang saat ini Tiara akan kembali ke Indonesia


"jangan telat makan Tia dan jika ada apa-apa langsung hubungi aku atau mama"


"iya mas, kamu yang semangat ya jalani terapinya agar cepat bisa jalan kembali"


"tentu"


"ma aku pamit kembali ke Indonesia, mama jangan lupa minum vitamin agar tak mudah sakit "


"iya sayang mama akan menjaga kesehatan mama, titip cucu mama ya sayang. Nanti kalau sudah sampai di rumah langsung menghubungi mama ya sayang "


"iya ma'


Dari arah berlawanan ada seorang ibu dan anak laki-laki berjalan mendekati Tiara, Bu Selly juga Raka


"Tiara "


"Tante Tika"


"bagaimana kabar kamu Ra, jujur Tante kangen banget sama kamu sampai Tante sempat berkunjung ke restoran tempat kamu kerja namun kamu tak ada, kata salah satu pelayan disana kamu sudah nggak kerja di sana"


"dari mana Tante tahu tempat aku bekerja? Memang benar Tan, aku sudah tidak bekerja lagi di sana"


"Tante tahu alamat itu dari Martin"


"hai Tia, kamu tak lupa dengan ku kan cantik?"sapa Martin sambil tersenyum kepada Tiara


"Martin "

__ADS_1


"ekhemmm" Tiara menoleh ke arah Raka yang sedang berdehem memberikan kode


"oh ya Tante Tika kenalkan ini mama aku namanya Bu Selly dan itu mas Raka"


"salam kenal saya Tika"ucap Tante Tika


"saya Selly dan ini anak saya"


"Raka calon suami Tiara" ucap Raka berbohong karena Raka merasa ada sesuatu di balik tatapan laki-laki di depannya, tatapan memuja juga cinta dan Raka tak suka dengan hal itu


"mas Raka kok bica....."


"kenapa sayang aku kan hanya ingin mereka tahu jika aku calon suami kamu, atau kamu malu ya mengakui ku?apa karena aku cacat?" potong Raka sebelum Tiara menyelesaikan ucapannya


"jangan bicara seperti itu mas aku nggak suka"


"maaf" ucap Raka tertunduk


"Martin!"


"kenapa ma? Apa yang aku omongin ada benarnya kan. Yang suami istri aja bisa cerai apa lagi baru tunangan "


"Martin!"


"iya ma iya aku diam sekarang "


"maaf ya mbak Selly, Raka dan kamu Tiara atas ucapan putraku"


"tak apa-apa Tante, ucap putra Tante membuat saya semakin semangat untuk membuktikan bahwa Tiara akan menjadi istriku nantinya.akan aku buktikan bahwa alam semesta mendukung ku bersama dengan tiara"

__ADS_1


"iya nak, Tante doakan kamu berjodoh dengan Tiara. Amin"


"Amin "sahut Bu Selly dan Raka


"mama aku pamit ya" ucap Tiara mencium punggung tangan Bu Selly


"mas Raka aku pamit, mas harus tetap semangat agar bisa jalan lagi "


"iya Tia, doakan sebelum putra kita lahir aku sudah bisa kembali ke Indonesia bertemu dengan mu dalam kondisi aku bisa berjalan "


"iya mas aku akan selalu mendoakan yang terbaik untuk mu "


"terimakasih Tiara "


"aku pamit bye...."


Raka melihat Tiara masuk ke dalam dengan Tante Tika yang mengandeng tangan Tiara dan Martin berjalan di samping Tiara. Sebenarnya Raka tak rela Tiara pergi dengan mereka, ada rasa takut di hati Raka jika Tiara nanti akan dekat dengan laki-laki itu, mereka masih seumuran dan mungkin akan nyambung jika sedang berbincang lalu lama kelamaan Tiara merasa nyaman. Raka benar-benar takut.


"tak usah banyak pikiran sayang, mama yakin Tiara akan selalu mencintaimu"


"mama tahu apa yang sedang aku pikirkan?"


"jelas mama tahu nak, sejak tadi aku ingin membuktikan bahwa Tiara hanya milik mu bukan begitu"


"iya ma, aku seperti itu karena takut kehilangannya"


"berserah kepada Allah nak biar Allah yang menentukan, mama yakin sekali bahwa Tiara masih mencintaimu jadi yang perlu kamu lakukan adalah semangat untuk bisa berjalan lagi lalu buktikan cintamu kepada Tiara"


"iya ma aku akan berusaha supaya segera bisa berjalan dan mengejar cinta Tiara "

__ADS_1


"semoga rasa mu masih untuk ku, semoga kamu mau menunggu ku" ucap Raka dalam hati


__ADS_2