cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
bab 78


__ADS_3

Raka begitu bahagia sudah berada di Indonesia sekarang ia sudah tak sabar ingin melihat putranya.


Dengan menggunakan taksi online Bu Selly dan Raka pulang ke rumah sengaja ingin memberikan kejutan untuk Tiara akan kepulangan mereka.


Raka langsung turun dari taksi saat sampai rumah bergegas masuk dengan jalan tertatih-tatih menggunakan tongkat


"sayang jangan terburu-buru nanti kamu jatuh lho"ucap Bu Selly memperingati Raka saat berjalan di belakangnya


"iya ma aku akan hati-hati"


sesampainya di ruang keluarga Raka melihat Tiara sedang memangku sang putra Raka langsung menghampiri


"Tiara" Raka berdiri di depan Tiara lalu Tiara mendongak, terkejut melihat Raka berdiri di depannya saat ini dengan tatapan manisnya


"mas Raka"


"ya Tia ini aku"


"mas kamu sudah bisa berdiri mas, syukur Alhamdulillah"


"tia aku ingin mengendong putraku"


"iya mas, sekarang mas duduk di sini" Tiara menepuk sofa di sebelahnya. Dan Raka duduk di sofa dengan menaruh tongkat di sebelahnya. Tiara memberikan sang putra ke pangkuan Raka bayi itu tetap memejamkan matanya tak merasa terusik sedikitpun


"putra ku sayang ini papa nak" ucap Raka sambil mencium pipi Arkana


"mama cucu Oma "


"mama"


"hai sayang bagaimana kondisi mu sekarang nak?"


"aku baik-baik saja ma"


"terimakasih sudah berjuang melahirkan cucu mama sayang, mama sayang sama kamu"


"iya ma, aku juga sayang mama"


"eleh cakep nya cucu Oma"ucap Bu Selly menjawil pipi Arkana


"Ka dia mirip banget sama kamu waktu kecil"


"benarkah?"

__ADS_1


"iya sayang, dulu kamu akan bangun saat kamu lapar saja selebihnya kamu suka tidur"


"wah anak papa juga sepertinya meniru papanya ya kok sekarang masih bobo padahal papa dah ciam-cium kamu dari tadi lho"


"biarkan dia bobo sayang"


"iya ma"


"Tiara terimakasih sudah berjuang melahirkan putraku dan terimakasih kamu memberikan aku ke sempatan untuk melihat anak ku"


"iya mas sama-sama"


"oh ya sayang kamu sudah beri nama untuk cucuku?"tanya Bu Selly menatap Tiara


"sudah ma, maaf kalau lancang"


"kenapa harus minta maaf nak, kan kamu yang berjuang jadi sudah sewajarnya kamu memiliki hak untuk itu"


"siapa namanya Tiara?"


"Arkana Yusuf Bagaskara"


"nama yang bagus bukan begitu ka"


"oh ya Tiara aku ingin menanyakan sesuatu padamu sesuai janjimu waktu itu"


"apa itu mas?"


"bagaimana jawaban mu untuk niatan ku rujuk dengan mu? bukankah kamu bilang akan memberikan jawaban setelah anak kita lahir?"


"iya mas"


"lalu?"ucap Raka menatap Tiara dengan perasaan tegang


"maaf mas aku tak bisa"


"oh oke aku tak akan memaksa Tia sekarang aku akan berusaha untuk melupakan mu"


"kok begitu mas"


"lalu aku harus bagaimana lagi Tia?"


"mas aku belum selesai ngomong lho"

__ADS_1


"tak perlu di teruskan Tia aku akan berusaha ikhlas menerima keputusan mu" ucap Raka dengan memberikan Arkana kepada Bu Selly lalu berdiri untuk beranjak dari tempatnya melangkah menuju kamarnya namun baru dua langkah Raka berhenti saat mendengar ucapan Tiara


"mas dengarkan aku dulu,mas Raka aku tak bisa.... untuk menolak mu"


"maksud kamu"ucap Raka berbalik menatap tiara


"aku menerimanya mas"


"benarkah? "


"iya"


"ma aku ingin segera menikah dengan Tiara kalau perlu hari ini juga"


"g bisa begitu ka, semua mesti di persiapkan dulu jangan asal dan buru-buru"


"tapi ma aku mau sekarang biar aku bisa tidur bersama 2 orang yang aku cintai dan sayangi ma"


"tapi..."


"ku mohon ma"


"baiklah mama akan mengundang penghulu datang malam ini tapi kalian hanya menikah siri dulu karena mama akan mengurus pernikahan kalian secara resmi besok dan mungkin membutuhkan waktu paling lama satu Minggu "


"g papa ma yang penting kami sah dulu"


"kamu ngebet banget ka"


"ya aku takut Tiara akan berubah pikiran ma nanti dan aku g mau itu terjadi "


"insyaallah tidak akan mas selagi kamu menepati ucapan mu"


"iya Tiara aku akan berusaha menepati ucapan ku, aku akan berusaha untuk itu. Mulai sekarang aku akan membahagiakan mu juga putra kita"


"terimakasih sayang kamu mau kembali kepada anak mama, terimakasih sudah membuat keluarga ini menjadi lengkap kembali "


"iya ma"


"kalau begitu mama akan mengurusnya hari ini"


"terimakasih ma"ucap Raka


"iya nak apapun akan mama lakukan untuk kebahagiaan mu"

__ADS_1


__ADS_2