
Suara adzan subuh berkumandang Tiara menunggu waktu melaksanakan sholat dengan berzikir, selepas sholat tahajud dan membaca Alquran Tiara tidak langsung tidur. dia memilih menunggu waktu sholat subuh dengan bersholawat
selepas melaksanakan kewajibannya Tiara menuju ke dapur untuk memasak.
menu pagi ini Tiara ingin membuatkan omelette dan puding karena Bu Selly tak terbiasa makan nasi di pagi hari berbeda dengan Tiara yang harus makan nasi jika tidak asam lambungnya akan kambuh.
makanan sudah siap Tiara membawanya ke meja makan di bantu bibi membawakan 2 gelas susu hangat.
tak berapa lama Bu Selly datang ke meja makan dan menarik kursi untuk duduk
"wah omelette ini makanan kesukaan papa, kalau papa masih ada pasti papa akan menghabiskan masakan kamu sayang jadi ingat dulu nak pas kamu menginap di sini kan kamu bikin omelette dan papa makan semuanya sampai habis"
"iya ma Tiara memang sengaja buatin ini karena mama kan tidak bisa makan nasi di pagi hari"
"terimakasih sayang "
"sama sama ma"jawab Tiara sambil tersenyum
setelah selesai sarapan Tiara mengutarakan keinginannya
"emm ma Tiara ingin menyampaikan sesuatu"
"apa nak "ucap Bu Selly sambil mengelap mulutnya dengan tisu
"begini ma, sebenarnya aku ingin bekerja.
apa mama mengizinkan "
"lho kenapa mesti kerja nak kamu butuh sesuatu biar mama kasih nak"
"bukan begitu ma, aku ingin bekerja dan ingin menghasilkan uang dengan kerja keras sendiri ma bukan di kasih.sekarang kan Tiara juga tidak lagi mengurus suami bahkan kebersihan rumah juga sudah di kerjakan bibi paling-paling aku hanya bisa bantu-bantu jadi aku merasa bosan ma. boleh ya ma aku kerja"ucap Tiara dengan wajah memelas
"huff boleh biar mama yg Carikan tempat kerja kalau tidak kamu kerja di perusahaan mama saja bagaimana "
"jangan ma"tolaknya dgn menggelengkan tangan
"kenapa"
"aku ingin berusaha sendiri ma, aku ingin merasakan pengalaman mencari pekerjaan"
"baiklah kalau begitu lakukanlah apa yg menurutmu baik"
"makasih mama"
"sama sama nak"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dengan membawa berkas lamaran Tiara mendatangi satu persatu perusahaan maupun toko yang bertuliskan "lowongan pekerjaan"namun belum membuahkan hasil.
Tiara tak putus asa dia tetap berusaha mencari peluang yang ada
berjalan di pinggiran jalan sambil mencari kerja dan di hati Tiara selalu bersholawat.
sebuah mobil melintas dan berhenti di depan sambil melihat wanita yang sedang berjalan
"Tiara ngapain dia jalan sendirian begitu"ucapnya menengok ke belakang melihat Tiara yg sedang berjalan.
akhirnya Marcell memutuskan keluar dari mobil dan menyapa Tiara
"Tiara"
__ADS_1
merasa namanya ada yang memanggil Tiara pun menoleh
"kak Marcell"
"ngapain kamu jalan sendirian"
" ini kak aku lagi cari kerja, kakak sendiri kenapa disini"
"ini aku mau ke restoran dan nggak sengaja lihat kamu"
"oh begitu"
" tadi kamu bilang mau cari kerja kalau boleh tahu kamu mau ngelamar kerja apa,"
"apa aja kak yang penting halal"
"bagaimana kalau bekerja di restoran ku. kebetulan restoran ku sedang butuh kasir, jika kamu mau kamu bisa kerja di resto ku"
"ini serius kak tapi ijazah ku cuma SMA kak"
"nggak papa penting kamu amanah dan jujur itu yg penting,mari ikut aku ke resto agar kamu bisa pertimbangkan"
'iya boleh"
Marcell melangkah menuju mobil dan di ikuti oleh Tiara. Marcell membukakan pintu mobil depan untuk Tiara namun Tiara memilih duduk di belakang
"maaf ka soale nggak enak kalo ada yg lihat dan itu bisa menimbulkan fitnah"
" baiklah"Marcell memutari mobil dan segera masuk mobil
mobil melaju dengan kecepatan sedang menuju restoran
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"bagaimana Tiara apa kamu mau bekerja di sini?"tanya Marcell antusias
"boleh kak kebetulan tempatnya tidak terlalu jauh dengan rumah mama"
"syukurlah jika kamu mau itu artinya aku tak perlu repot-repot mencari kasir lagi"
"kalau boleh tahu jam kerjanya mulai dari jam berapa kak"
"jam 8 Tiara dan disini ada 2 sif kerja yg sif pagi dari jam 8 sampai jam 5 dan yg malam jam 5 sampai jam 10"
"yah ternyata 2 sif, maaf kak sepertinya tidak jadi karena aku tidak bisa kerja 2 sif kalau begitu aku pamit kak"
"tunggu dulu Tiara"
Tiara menghentikan langkahnya berbalik menatap Marcell
"kamu nggak perlu ikut sif Ra, kamu bisa kerja sif pagi terus dan sif malamnya biar Niko"
"beneran boleh begitu kak "
"tentu saja apa kamu lupa siapa pemiliknya?"
" iya maaf kak, tapi kakak jangan jumawa kak nanti bisa dosa karena semua ini hanya titipan "
"astaghfirullah hampir saja lupa. terimakasih sudah di ingatkan"
"ya kak" jawabnya sambil tersenyum
__ADS_1
"subhanallah cantik banget senyuman itu"ucap Marcell dalam hati
"kalau begitu aku pulang dulu kak"
"bagaimana kalau aku antar pulangnya "
"nggak usah kak nanti malah merepotkan "
"nggak repot kok"
"aku mah direpotkan kamu setiap hari mah mau Tiara yang penting bisa dekat sama ma kamu "gumamnya lirih
"kakak ngomong apa"
"nggak ada, ayo aku antar pulang "
Tiara mengangguk kepala dan berjalan di belakang Marcell menuju parkiran mobil
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
seorang satpam menerima amplop coklat dari kurir dan langsung menyerahkannya kepada yang berhak yaitu Raka
sesampainya di depan ruangan yang bertuliskan CEO satpam itu mengetuk pintu dan meminta izin untuk masuk
"maaf tuan ada kiriman untuk tuan"
" apa itu"
"kurang tahu tuan tapi disini bertuliskan pengadilan agama"
Raka menghentikan pekerjaannya dan mendongak melihat ke arah satpam itu
"kemari kan"
"ini tuan kalau begitu saya undur diri tuan"
"ya terima kasih"
Raka membaca surat itu lalu membuka isi amplop tersebut
"ternyata kamu sudah mendaftarkan ini Tiara baguslah kalau begitu semakin cepat semakin bagus.setelah ini aku akan segera meresmikan pernikahan ku dengan Maureen dan mengadakan resepsi pernikahan jadi tidak sabar"ucapnya sambil tersenyum lebar
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di depan rumah yg besar nan indah sebuah mobil berhenti dan seorang wanita turun dari mobil itu. kaca mobil bagian depan terbuka dan Tiara membukukan badan sedikit agar bisa melihat Marcell
"terimakasih kak sudah mengantarkan ku sampai tujuan"
"ya sama-sama kalau begitu aku balik ya"
"ya kak hati-hati di jalan"
"iya" ucap Marcell sambil mengangguk kan kepala
mobil pun meninggal rumah itu. sepanjang perjalanan Marcell selalu tersenyum jika mengingat Tiara
"ya Allah terimakasih sudah mendekatkan ku dengan Tiara dan semoga kamu berjodoh"
"jadi nggak sabar untuk hari esok, aku akan sering ke restoran supaya bisa dekat dengan Tiara, nanti lama lama aku bisa mengajak nya untuk ta'aruf ya Allah permudahkan tujuan hamba ini. Amin "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
maaf jika ada salah kata dan mohon dukungan nya ya terimakasih