cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
Bab 19_Bertemu Maureen


__ADS_3

senja menyapa langit, hiruk-pikuk jalanan semakin ramai dengan lalu lalang kendaraan.semua orang berlomba-lomba untuk segera sampai di rumah menghilang penat setelah beraktivitas


Di sebuah apartemen sepasang suami istri sedang bersiap untuk berkunjung ke rumah Bu Selly, Raka berencana untuk memperkenalkan Maureen kepada mamanya.


Raka ingin Maureen dekat dengan mamanya seperti kedekatan mama dengan Tiara.


sebuah mobil sport melaju di jalanan dengan kecepatan sedang,di dalam mobil Raka tak melepaskan genggaman tangan Maureen bahkan sesekali menciumnya


"yank aku gugup banget,gimana nanti kalau mama kamu nggak suka sama aku?"


"kamu tenang yank, mama pasti suka sama kamu dan lagi pula ada aku jadi kamu rileks ya, oke'


"oke,makasih ya yank untuk support kamu"


"iya yank, apapun akan aku lakukan untuk kamu"ucapnya sambil mencium punggung tangan Maureen


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di tempat yang berbeda Tiara sedang memasak menu makan malam bersama bi.lastri.


masakan yang lezat sudah tersusun rapi di meja makan, Tiara bergegas menuju ke kamar Bu Selly mengajaknya untuk makan malam bersama.


mereka menikmati makan dengan diam.


bel rumah berbunyi, bibi langsung ke depan untuk mengetahui siapa yang datang.


"den Raka"sapa bi.lastri setelah membuka pintu


"mama ada bi?"


"ada den mari masuk, dan silahkan duduk dulu den bibi panggilkan nyonya "


"iya bi terimakasih"ucap Raka sambil melangkah masuk dan mengajak Maureen duduk di ruang tamu


"wow besar rumahnya dan bagus banget, yes berarti aku sukses menargetkan mas Raka jadi incaran ku nggak sia-sia usahaku selama ini"batin Maureen


Di meja makan bibi memberitahu Bu Selly kalau ada Raka bersama teman wanitanya


Bu Selly menyuruh bibi agar Raka dan wanitanya bergabung makan malam


"malam mama"ucap Raka sambil mencium punggung tangan mamanya dan mencium pipi nya


"malam Tante"sapa Maureen kepada Bu Selly dan mencium punggung tangan nya


"duduklah kita makan malam bersama"


"iya ma"


"terimakasih Tante"ucap Maureen


mereka duduk berseberangan dengan Tiara

__ADS_1


"cantik sekali wanita ini, pantas kalau mas Raka jatuh hati kepadanya. ya Allah semoga rumah tangganya mas Raka bisa sakinah mawadah warahmah.amin"ucap Tiara dalam hati


"mas kamu mau makan dengan apa?"tanya Maureen


"apa saja yank"


Maureen mengambilkan makan untuk Raka, dia sengaja menunjukkan hal itu supaya Bu Selly simpati dan Tiara merasa cemburu


mereka makan dengan diam tiba-tiba Bu Selly bertanya


"bagaimana makanannya nak menurut kamu...oh ya tante sampai lupa bertanya nama kamu"


"Maureen ma"


"bagaimana makanannya nak Maureen "


"enak Tante "


"syukurlah kalau menurut kamu enak dan ini semua yg masak Tiara, dia jago sekali masak"


"iya tante "sahut Maureen


"apa-apaan coba mau pamer atau membanding-bandingkan aku dengan wanita ini, huhh nggak level aku di bandingkan dengan dia"monolog Maureen dalam hati


"ada keperluan apa kamu datang kemari Raka"


"aku pengen ngobrol sama mama kan dah lama kita nggak ngobrol ma"


"oh ya sudah kamu tunggu di ruang tengah nanti mama kesana"


"iya ma"


"iya nak selamat istirahat"


"mari mas Raka dan mbak Maureen saya duluan"pamit Tiara meninggalkan meja makan


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di ruang tamu sekarang mereka berada berbincang ringan untuk menghilangkan kecanggungan yang ada


"ma wanita ini sekarang kekasihku dan mungkin akan menjadi istri ku setelah perceraian ku dan Tiara sudah selesai"


"lalu tujuan kamu kemari apa?"


"kami mau meminta restu dari mama"


"restu?? kamu yakin kalau wanita di sebelah kamu itu hanya kekasih atau mungkin sudah lebih?ingat Raka mama paling tdk suka di bohongin "


"maaf ma, sebenarnya kami sudah menikah 1 minggu yang lalu"ucapnya sambil menundukkan kepalanya


"lalu buat apa kamu meminta restu?toh jikapun mama tak merestui hubungan kalian nyata nya kalian sudah menikah jadi ada maupun tidak tak akan merubah keadaan "

__ADS_1


"ma bukan begitu maksud Raka,"


"sudah lah Raka lakukanlah apa mau mu kamu sudah dewasa dan tahu mana yg baik dan tdk,semua resiko kamu yang tanggung sendiri "


"ma.."


"sudahlah Raka ini sudah malam mama mau istirahat"ucapan Raka terpotong mama dan Bu Selly beranjak dari duduknya


"baiklah ma kalau begitu Raka pulang dulu mama istirahat lah"


"oh ya Raka mama hampir lupa"ucap Bu Selly berbalik menghadap raka


"apa ma"


"jika kamu mau meresmikan pernikahan kamu mama minta setelah perceraian kamu dan Tiara selesai setelah itu kamu temui mama, saat itu mama akan memberikan Restu untuk mu"


"benarkah itu ma, baiklah Raka akan turuti apa mau mama"


"terimakasih nak"ucap mama berbalik meninggalkan raka menuju kamarnya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


didalam mobil Maureen cemberut karena menahan kesal, pikirannya benar-benar tidak karuan pasalnya wanita itu merasa kalau mertuanya itu tidak menyukainya


"sayang kamu kenapa si kok cemberut begitu jelek tahu"ucapnya sambil mencolek pipi Maureen


"biarin habis aku masih sebel aja mama kamu bandingin aku dengan wanita kampung itu dan lagi sepertinya mama kamu ngak suka deh sama aku"


"kata siapa nggak suka, belum sayang itu artinya kamu masih harus usaha supaya mama suka sama kamu dan mama itu orangnya baik lho jika sudah dekat apalagi sayang"


"iya iya aku akan berusaha deketin mama kamu"


"nah jitu dong itu baru nyonya Bagaskara"


pujian itu membuat Maureen tersenyum


"iya aku akan usaha buat mama kamu suka sama aku dan setelah itu aku akan kuras semua harta kamu"ucap Maureen dalam hati dan tersenyum lebar


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


di dalam kamar Bu Selly menangis karena merasa tak mampu menjaga amanah dari suaminya dia kecewa dengan dirinya sendiri dan juga Raka


"maafin mama pa karena mama nggak bisa memenuhi permintaan papa, mama sudah berusaha namun Raka tak mau melakukan itu. mama berjanji akan menjaga Tiara seperti amanah papa semoga papa mengerti posisi mama pa"ucap Bu Selly dengan mengelus bingkai foto pernikahan nya


kelamaan menangis Bu Selly tertidur dengan sendirinya dengan memeluk foto pernikahan nya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di kamar yang lain Tiara sedang tadarusan setelah itu Tiara berzikir kepada Allah,dia sudah tidak memikirkan lagi soal Raka karena hatinya sudah mulai ikhlas menerima kenyataan bahwa Raka bukanlah takdirnya.


Tiara mendoakan untuk kebaikan Raka dan berdoa semoga Raka selalu bahagia dimana pun dia berada.

__ADS_1


tak terasa waktu sudah menunjukan jam 11 malam Tiara menyudahi zikir nya dan membereskan mukenanya bersiap menuju ranjang untuk mengistirahatkan tubuhnya yang lelah seharian beraktifitas


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2