cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
bab 42_tiara memilih pergi


__ADS_3

sesampainya di bandara Tiara berpisah dengan bi Lastri dan segera masuk agar tak ketinggalan pesawat. bi Lastri menatap sosok Tiara yang pergi menjauh dengan linangan air mata hatinya sesak melihat kepergian tiara.


sedang Tiara begitu mantap dengan keputusannya untuk menjauh dari kehidupan Raka.


untung usia kandungannya sudah 4 bulan jadi Tiara bisa melakukan penerbangan ke kota dimana Nana temannya tinggal.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sesampainya di kota s Tiara di jemput oleh Nana. gadis yang periang itu begitu antusiasnya menyambut kedatangan Tiara. setelah cipika-cipiki dengan Tiara, Nana langsung mengajaknya untuk pulang. Nana sudah tahu semuanya yang terjadi kepada Tiara karena sebelum datang ke kota s Tiara sudah menceritakan semuanya kenapa dia ingin ikut tinggal dengan Nana temannya dari kecil. mendengar cerita dari Tiara, Nana sangat sedih dengan apa yang sudah menimpa kepada Tiara. pasalnya Tiara adalah gadis yang sangat baik yang di kenalnya dan tak pantas untuk di sia-siakan bahkan Nana tahu dari dulu Tiara sudah mencintai Raka dalam diamnya bahkan Nana juga tahu pengorbanan Tiara untuk Raka waktu dulu Raka mengalami kecelakaan. Tiara begitu setia menemani laki-laki itu dalam kondisi tak sadarkan diri bahkan Tiara selalu mendonorkan darahnya di saat Raka membutuhkan darah karena golongan darah Raka termasuk jarang dimiliki kebanyakan orang. namun semua itu di balas dengan penghianat semata. sungguh menyakitkan menurut Nana.


sesampainya di rumah Nana, Tiara di suruh untuk beristirahat.


"kamu istirahat saja ya Ra aku mau masak dulu biar keponakan aku tidak kelaparan" ucapnya sambil mengusap perut Tiara dan tersenyum kepada Tiara


"kamu ini Na, tapi sebelum terimakasih ya sudah mau menampung ku di sini"


"kamu kayak ma siapa saja si Ra kan kita ini saudara walaupun bukan sedarah tapi kan kamu sudah aku anggap seperti adikku sendiri"


"iya na. pokoknya terimakasih banyak untuk semuanya"


"sama-sama cantik.ya sudah kamu istirahat aku tinggal ke dapur dulu nanti kalau sudah siap aku panggil kamu"


"oke"


Nana meninggalkan Tiara di kamar sendirian agar bisa beristirahat karena Nana tahu Tiara harus banyak istirahat setelah apa yang terjadi kemarin di kediaman Bu Selly.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Marcell tak tenang karena dari tadi pagi hingga sore ini ponsel Tiara tak bisa di hubungi. bahkan Marcell mencoba menelepon ke restoran namun betapa terkejutnya Marcell bahwa Tiara sudah satu Minggu tidak masuk kerja pasalnya kemarin mereka masih bertukar kabar dan Tiara mengatakan dia baik-baik saja di sana namun sekarang setelah mengetahui fakta yang sebenarnya membuat Marcell tak tenang. Marcell merasa Tiara sedang menyembunyikan sesuatu dari dirinya. pantas setiap Marcell ingin menghubungi Tiara melalui video call selalu di tolak oleh Tiara dengan berbagai alasan.


"sebenarnya ada apa dengan kamu Tia, apa yang kamu sembunyikan dariku. aku akan pulang segera agar segera bertemu dengan mu. sungguh aku merasa tak tenang sekarang. semoga kamu baik-baik saja disana"ucap Marcell sambil melihat foto Tiara di wallpaper handphonenya yang dia ambil secara cendid


tak berselang lama mama Marcell menghubungi bahwa Marcell mendapatkan surat dari Tiara tadi siang.namun sang mama baru memberi tahunya sore hari karena dari pagi sampai sore ada acara arisan keluarga. Marcell yang penasaran akan surat Tiara menyuruh mamanya membacakan surat tersebut


untuk kak Marcell.


assalamualaikum kak, sebelumnya aku ingin minta maaf terlebih dahulu karena tak bisa menyampaikannya secara langsung.

__ADS_1


kak mungkin setelah membaca surat ini kakak sudah tak bisa bertemu dengan ku lagi.


maaf


deg


jantung Marcell serasa terhempas mendengar sepenggal surat dari Tiara


"Marcell kamu masih dengerin kan?"


"iya ma. tolong lanjutkan"


"oke"


bukan aku ingin menghindari kakak tapi semua aku lakukan untuk keselamatan bayiku


aku tidak ingin dia kenapa-kenapa.


terimakasih atas semua kebaikan kakak selama ini.dan aku harap Kakak bisa melanjutkan hidup jauh lebih baik dan bahagia tanpaku .


aku pergi ya kak dan sekali lagi maafkan semua kesalahanku.


bay mutiara


di sebrang sana Marcell merasa hancur karena Tiara pergi meninggalkannya dan ia merasa bodoh karena tak bisa mempertahankan Tiara. pasti di sana terjadi sesuatu sehingga menyebabkan Tiara pergi dan Marcell akan mencari tahu akan hal itu dan ia juga akan meminta temannya untuk membantu mencari keberadaan Tiara.


"nak..."


"iya ma"


"kamu baik-baik saja kan?"tanya mama dengan nada khawatir


"jujur aku sedang tidak baik-baik saja ma karena wanita yang ku cintai pergi padahal aku berniat pulang dari sini akan melamarnya dan meminta restu ke Tante Selly untuk segera menikahi Tiara. tapi apa mau di kata sepertinya takdir sedang mempermainkan ku"


"kamu tak boleh begitu nak. kalau kalian memang berjodoh pasti Allah akan mempertemukan kembali. doa mama semoga kamu selalu bahagia nak"


"Amin ma"

__ADS_1


"pasti disana sudah malam sekarang kamu istirahat ya nak, mama merindukanmu"


"iya ma"


sambungan telepon terputus. Marcell mencoba memejamkan matanya namun tak bisa bayangan akan wajah Tiara sedang menari-nari di benaknya, sungguh Marcell tak ingin kehilangan Tiara. wanita yang sederhana dan juga Sholehah yang mampu memberikan warna di hidupnya


"kemana kamu pergi Tia? kenapa tak menunggu sebentar lagi?ahhhh kenapa jadi begini"


Marcell yang merasa tak tenang akhirnya mengambil air wudhu setelah itu sholat sunah. iya ingin mengadukan isi hatinya kepada sang pencipta agar kegelisahan di hatinya sirna


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


malam telah datang di desa tempat Tiara tinggal di sana udaranya dingin karena desa tersebut terletak di lereng gunung. Tiara yang belum terbiasa merasakan kedinginan, Nana yang menyadari akan hal itu langsung ke kamarnya mengambilkan selimut tebal agar Tiara tak kedinginan lagi


"sebaiknya kamu istirahat di kamar dan pakai kaos kaki ini agar kamu hangat. udara di sini kalau malam memang seperti ini apa lagi jika turun hujan itu akan jauh lebih dingin dari ini. semoga kamu bisa menyesuaikan dengan keadaan di sini"


"tentu"


"sekarang aku antar kamu untuk ke kamar"


"baiklah"


kebetulan kontrakan Nana ada dua kamar jadi mereka bisa tidur terpisah. Nana bukannya tak mau satu kamar dengan Tiara, Nana hanya takut jika satu kamar bisa membuat bayi Tiara kenapa-kenapa karena dia kalau tidur suka ngelindur bahkan bisa menendang teman satu kasur di sebabkan ia tidur seperti gangsing


"selamat malam na"


"malam Ra"


akhirnya Tiara merebahkan diri di atas ranjang


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


oh ya maaf sebelumnya jika aku jarang upload karena aku cuma buruh pabrik garmen yang ke betulan saat ini sedang di sibukkan oleh produksi untuk ekspor sebelum lebaran sekali lagi aku minta maaf


jangan lupa berikan hadiah atau like agar aku lebih semangat saat memulisnya


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2