
"aku...aku akan mencobanya kak"
"benarkah?"
"iya"
"terimakasih Tiara. besok aku akan bilang kepada kedua orang tua ku agar mereka segera datang untuk meminang diri mu"
"tapi kak dalam ajaran agama kita seorang janda yang sedang hamil boleh menikah setelah bayinya lahir"
"baiklah aku akan menunggu sampai waktu itu tiba dan setelah itu aku akan langsung membawa orang tua ku untuk meminang mu"
"iya kak"
Marcell lalu mengambil sebuah cincin yang cantik dengan hiasan berlian. disematkan cincin itu di jari manis Tiara
"ya Allah semoga keputusan ku ini benar dan semoga ini yang terbaik. amin" ucap Tiara dalam hati
angin pantai berhembus membuat suasana malam itu cukup dingin. Tiara merasa sedikit kedinginan, Marcell melihat itu lalu melepaskan jasnya di berikan kepada Tiara supaya tak kedinginan
"terimakasih"ucap Tiara
"sebaiknya kita pulang supaya kamu tak sakit"
"iya kak"
mereka berjalan beriringan menuju parkiran mobil di dekat pantai
🌹
🌹
Bu Selly kembali dari kantor langsung melihat keadaan putranya. masih seperti biasa Raka hanya duduk di atas kursi roda dekat dengan jendela
"sayang"
"mama sudah pulang?"
__ADS_1
"iya nak mama baru pulang kamu sudah makan?"
"untuk apa aku makan ma? biarkan aku seperti ini agar tak menyusahkan mama dengan keadaanku yang cacat"
"sayang kamu jangan bilang seperti itu nak, mama sedih jika kamu tak bersemangat seperti ini sayang"
"Raka hanya ingin bertemu Tiara ma, Raka ingin segera meminta maaf agar rasa sesak di dada ini segera hilang"
"iya sayang mama doakan semoga kamu segera bertemu Tiara"
"terimakasih ma"
"sekarang kamu makan ya nak"
"enggak ma aku nggak lapar"
"tolong makanlah nak"
"baiklah"
Raka makan dengan di suapi oleh Bu Selly. tak terasa air mata Bu Selly mengalir dari matanya Bu Selly sedih melihat kondisi anaknya yang kurus, rambut sedikit gondrong juga kumis mulai tumbuh ditambah kondisi Raka yang cacat mampu menyayat hati Bu Selly.
🌹
🌹
pagi hari Marcell bertamu ke rumah Tiara untuk berpamitan dengan Tiara. hari ini Marcell harus kembali ke ibukota sesuai permintaan sang adik
Tok Tok Tok
"assalamualaikum"
"walaikum salam"
"pagi Na Tiara ada?"
"ada kak sebentar aku panggilkan"
__ADS_1
"iya na aku tunggu di sini"
Nana memanggil Tiara dan memberitahu bahwa Marcell ada di depan rumah. Tiara menemui Marcell yang sedang duduk di bangku teras
"kak"
"eh Tia, sini duduk"
"ada apa kak"
"aku kesini untuk berpamitan sama kamu Tia hari ini aku harus kembali ke ibukota karena vidya adikku akan berulang tahun "
"iya kak, hati-hati ya"
"iya. jujur aku berat sekali untuk meninggalkan kamu Tia. ada rasa tak rela di hari ini"
"kan masih bisa bertemu kembali kak"
"entah kenapa aku merasa setelah ini aku akan sulit bertemu dengan kamu Tiara tapi aku ingin kamu tahu bahwa cinta ini hanya untukmu sampai akhir hayat dan mata ini tertutup selamanya"
"iya kak aku tahu dan aku tak meragukan akan cinta kak Marcell untuk ku"
"terimakasih sudah percaya Tia"
"iya kak"
"kalau begitu aku berangkat sekarang ya Tia karena pesawat ku terbang jam 9"
"kakak naik maskapai apa?"
"Erlangga. yasudah aku pamit. assalamualaikum "
"walaikumsalam "
Marcell pergi dari rumah itu berjalan ke depan menghampiri tukang ojek dengan sesekali menengok ke belakang melihat Tiara yang masih setia berdiri di teras.
entah kenapa Marcell seakan enggan untuk meninggalkan Tiara
__ADS_1
"ya Allah semoga aku bisa berjumpa kembali dengan Tiara" ucap Marcell pelan setelah naik motor tukang ojek. Marcell melambaikan tangan pada Tiara dan di balas sebaliknya oleh Tiara tak lupa Tiara tersenyum kepada Marcell