cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
bab 50


__ADS_3

Raka kembali bekerja setelah ia merasa kenyang. melalui aplikasi Raka menerima pesanan penumpang ia bergegas menghampiri sang calon penumpang


seorang ibu-ibu ternyata penumpang Raka saat ini.


setelah memasuki mobil ibu-ibu itu membicarakan sesuatu tentang video viral saat ini Raka yang merasa sedikit penasaran mencoba bertanya ke pada salah satu ibu-ibu itu


"maaf Bu kalau boleh tahu video apa yang sedang ibu bicarakan?"


"ini loh mas video seorang wanita yang menggerebek sang tunangan yang selingkuh"


"oh"


"kasihan ya jeng cewek cantik di selingkuhi"


"iya jeng. memang sama-sama cantik si wanitanya tapi tetap aja kasihan"


"mas hati-hati loh kalau istrinya cantik jangan sampai di rebut orang dan mas juga harus setia"


"iya Bu dan terimakasih untuk nasehatnya"


"oh ya mas udah lihat video nya belum"


"maaf Bu saya malah baru tahu dari ibu"


"oh kalau begitu coba lihat ya mas siapa tahu mas kenal dengan laki-laki nya nanti tolong di nasehati"


"kalau begitu saya minta video nya boleh"


"tentu boleh mas saya kirim ke nomer masnya ya. berapa nomernya mas?"


"085******"


"udah ya mas"


"ya Bu terimakasih "


"sama-sama mas"


"maaf Bu sudah nyampe "

__ADS_1


"ehh udah nyampe ternyata jadi nggak kerasa karena keasikan ngobrol. ini mas ongkos nya. kembalinya ambil saja "


"terimakasih bu"


setelah sang penumpang turun Raka yang sangat penasaran dengan video itu langsung membuka video tersebut alangkah terkejutnya Raka di dalam video tersebut ternyata Maureen sang istri sedang bersama laki-laki lain bahkan Maureen terlihat memungut handuk kimono untuk menutup tubuhnya yang polos.


"apa-apa ini, kapan hal ini terjadi? bisa-bisanya Maureen melakukan ini kepada ku. aku harus kembali ke rumah agar tahu kebenarannya "


dengan rasa marah dan kecewa Raka putar balik mobilnya menuju rumahnya.


sesampainya di rumah Raka langsung masuk mencari Maureen dilihatnya sang istri sedang asik chatting dengan seseorang


"INI APA" tunjuk Raka menyerahkan ponselnya


"ini"


"ya itu video kamu bukan, kapan hal itu terjadi Maureen?" ucap Raka dengan menekan nada Maureen akibat emosi


"ini sudah lama terjadi mas"


"bohong"


"tapi itu baru menyebar beberapa hari yang lalu reen"


"ya aku juga nggak tahu tapi yang jelas ini terjadi sudah lama"


"kenapa kamu lakukan itu"


"mas apa kamu juga lupa apa yang terjadi pada kita sebelum kamu nikah ma aku? kita juga selingkuh waktu itu bahkan kamu mencari kepuasan dari ku bukan lalu sekarang apa masalahnya?"


"aku malu Maureen, mau di taruh mana muka aku kalau teman-teman ku tahu kamu pernah jadi selingkuhan orang lain "


"kalau kamu malu gampang kok solusinya"


"apa itu"


"ya kamu tinggal kasih aku duit buat operasi plastik ganti muka bereskan"


"jangan gila kamu reen, uang dari mana sebanyak itu. untuk biaya hidup saja sekarang kita sudah "

__ADS_1


"ya sudah terima resikonya kamu juga harus tahu aku pernah tinggal di Amerika dan pasti kamu tahu pergaulan disana seperti apa "


"sudahlah aku capek mau istirahat " Raka pergi meninggalkan Maureen menuju kamar.


perasaan Raka benar-benar hancur mengetahui sisi kelam sang istri yang terungkap ada rasa menyesal karena telah meninggalkan wanita baik-baik seperti Tiara hanya untuk seorang wanita penganut pergaulan bebas. Raka tertipu dengan wajah cantik dan tubuh seksi sang istri.


merebahkan tubuhnya di atas ranjang dengan menatap langit-langit kamar


"pantas dulu Maureen mau berhubungan intim dengan ku padahal ia tahu aku laki-laki beristri. dia juga sangat mahir dalam urusan ranjang dan dia tahu cara memuaskan pasangan ternyata dia sudah melakukan itu dengan laki-laki lain. betapa bodohnya aku sekarang kenapa dulu aku mudah terpengaruh"


"bodoh kamu bodoh Raka"ucap Raka sambil memukul-mukul kasur meluapkan emosinya


🌹🌹🌹🌹


Tiara sedang menyiapkan syukuran kecil-kecilan untuk acara 4bulan. ia dibantu oleh Nana dalam menyiapkan semua hidangan, Tiara mengudang ibu-ibu sekitar untuk melakukan pengajian.


semua para tetangga sudah tahu jika Tiara adalah janda muda


mereka semua bersimpati pada Tiara karena bisa tetap sabar menghadapi semua tanpa memiliki sanak saudara


"Ra ada yang kurang nggak nih?"tanya Nana dengan menunjukkan semua hidangan


"kayaknya tidak deh na, tapi ini cukupkan untuk ibu-ibu nanti?"


"cukup lah malah ini lebih dari cukup Ra kalau hanya untuk ibu-ibu sekitaran sini"


"syukurlah kalau begitu"


"hai ponakannya aunty lagi apa kamu sayang"ucap Nana mengelus perut Tiara yang sedikit membuncit


"tidur aunty"ucap Tiara menirukan suara anak kecil


"yah kok tidur, emang nggak gerak ya Ra?"


"kadang-kadang gerak Na namun belum sering mungkin nanti kalau usia kandungan 6 atau 7 bulan baru banyak gerakan"


"jadi nggak sabar ya Ra pengen lihat dia"


"sama Na aku juga, dia penyemangat hidup ku sekarang"ucap Tiara sambil mengelus perutnya

__ADS_1


__ADS_2