cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
Bab 32 bertemu Agam


__ADS_3

sepulang bekerja Tiara mampir terlebih dahulu ke supermarket untuk membeli buah-buahan dan sejumlah kebutuhan dapur


mendorong troli belanja menyusuri tempat buah dan sayur sambil memilih Tiara terlihat senang karena buah mangga yang di inginkan sejak tadi siang ada di sana, selesai memilih buah Tiara ke stan sayur memilih sayuran yang akan di masaknya besok tak lupa membeli salmon untuk gizi buah hatinya tak sengaja bertemu dengan Agam yang juga sedang membeli salmon titipan mamanya


"Tiara"sapa Agam


"tuan Agam, assalamualaikum"


"walaikum salam kamu sedang belanja "


"iya tuan sendiri sedang mencari apa?"


"emm bisa bantu aku pilihkan salmon yang bagus? kebetulan Mama minta di belikan salmon"


"tentu"


Tiara pun memilihkan salmon dan menyerahkan ke Agam sesuai dengan permintaan tante Tika saat ingin beranjak dari sana Agam bilang ingin memberikan tumpangan sebagai tanda terima kasih namun Tiara menolaknya dengan halus sedang Agam yang tak suka penolakan memaksa Tiara agar mau ikut dengannya dengan alasan mamanya pasti akan marah jika tahu dirinya tak mengantarkan dan Agam bilang kepada Tiara jangan buat masalah untuk dirinya walaupun Tiara bilang tak akan memberitahu tante Tika akan pertemuan mereka namun Agam tetep ngotot memberikan tumpangan akhirnya Tiara mau daripada harus berargumen dengan Agam


"aku rasa sekarang kamu lebih dekat dengan mama ku karena hampir setiap hari mama membicarakan tentang dirimu,dari yang katanya kamu pintar masaklah,perhatian, Solehah dan apalah...apa kamu lupa akan permintaan ku jauhi mamaku dan sebenarnya apa tujuan kamu"


" maaf tuan Agam saya tak pernah merasa mendekati mama anda dan jika beliau memuji saya itu bukankah hak tante Tika dan yang harus anda ketahui bahwa tante Tika yang menghubungi saya bukan saya yang menghubungi tante Tika "


"oh ya. dan kamu itu wanita yang tak sederajat dengan ku jadi jangan harap mama akan berhasil menjodohkan aku dengan mu,kamu hanya wanita biasa tak masuk kriteria ku"


"huff"Tiara menghembuskan nafas panjang


"sekali lagi saya tegaskan tuan Agam yang terhormat saya tak tertarik dengan lelaki seperti anda, dan jangan sampai anda mencintai seseorang hanya karena paras wajahnya,harta atau jabatannya namun mencintai lah karena kebaikan dan ketulusan karena di antara semua itu hanya kebaikan dan ketulusan hati yang akan tetap abadi"


"siapa pun yang mengenal dirinya akan lebih sibuk membenahi diri sendiri dari pada mencari kesalahan orang lain "ucap Tiara lembut dan membuat Agam kena metal


"s***/ kenapa setiap kali bicara dengannya aku dibuat tak bisa berkata-kata "umpatnya dalam hati dan mencengkram erat setir mobilnya untuk meluapkan emosinya

__ADS_1


...**************...


sampai di depan rumah Tiara berterimakasih kepada Agam karena sudah mengantarkannya namun sebelum turun Tiara memberikan nasehat


"sungguh malu ketika lisan pandai menjatuhkan orang lain namun tak pandai meminta maaf jadi saya sarankan untuk anda menjaga lisan itu karena mulutmu harimaumu terimakasih untuk tumpangannya assalamualaikum"Tiara membuka pintu mobil dan turun dari sana


"walaikum salam "


"ternyata dia wanita yang cukup pandai sehingga membuat lawan tak berkutik pantas saja mama menyukainya namun sayang aku tak tertarik pada wanita itu"


menjalankan mobilnya dan berlalu pergi dari rumah Bu Selly


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sesampainya di rumah Tiara tak melihat keberadaan Maureen maupun Raka dan akhirnya bibi memberitahu jika mereka pulang kerumahnya tadi sore dengan Raka yang katanya harus ke luar kota karena adanya kendala dalam pembangunan.


mengetahui akan hal itu Tiara sedikit lega karena hatinya tak akan sakit melihat kebersamaan mereka. meski Tiara berusaha melupakan namun itu cukup sulit untuknya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


di tempat lain Agam memberikan pesanan mama kepada pelayan dan berlalu pergi ke kamar untuk memberikan diri karena sebentar lagi makan malam dia tak ingin kena Omelan Mamanya jika telat datang ke meja makan apalagi sekarang hampir setiap hari mamanya yang memasak.akan jadi runyam kalau mamanya dah marah


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


setelah di tinggal pergi oleh Raka Maureen merasa bosan dirumahnya tak berapa lama dia mendapatkan notifikasi pesan


"aku ingin bertemu"isi pesan itu dari seseorang


"ada apa jamu ingin bertemu dengan ku"balas Maureen.


"aku rindu ma kamu sekarang aku sedang di kota ini apa kamu tak bisa meluangkan waktu untuk ku?aku beneran rindu ma kamu"

__ADS_1


"baiklah temui aku di apartemen ku aku akan kesana sekarang"


"oke"


Maureen tersenyum dan ke kamar untuk berdandan setelah itu keluar rumah dan memberi tahu satpam rumah jika dirinya ada urusan dan tak pulang hari ini dan mengancamnya jika berani bilang ke Raka


sesampainya di apartemen Maureen masuk dan tak berapa lama bell apartemen berbunyi


Maureen pun membukakan pintunya.


"aku rindu cantik"ucapnya setelah itu langsung mel***t bibir Maureen dengan rakusnya dan Maureen membalasnya bahkan mengalungkan tangannya di leher lelaki itu mereka berciuman sambil melucuti pakaian mereka satu persatu dan berjalan ke arah kamar dengan tetap berciuman dirasa mereka kehilangan nafas mereka melepaskan ciumannya menatap lekat wajah lelaki itu


"kamu tak pernah sedikitpun berubah"ucap Maureen


"itu karena aku selalu merindukan mu"ucap Saga teman dekat Maureen dari bangku SMA bahkan keperawanannya yang mengambil juga Saga


mereka sudah berada di atas ranjang dengan keadaan sama polos tanpa sehelai benang pun tanpa menunggu lama Saga langsung melakukan penyatuan


"Saga kamu tak pernah berubah"ucapnya sambil men***** suara yang di buat manja menambah Saga berga**h setelah itu langsung memaju mundur dengan kasar dan terus menghujam inti Maureen


"Agghh.... ini enak cantik masih sama"ucap Saga dengan terus mengguncang tubuh Maureen


"Ahhh...pelan ga"


"nggak bisa cantik"


Saga terus melakukan penyatuan itu dengan sedikit kasar namun Maureen menikmatinya bahkan ruangan itu sudah di penuhi dengan suara d***han. mereka seolah lupa akan waktu. mereka melakukannya untuk melepaskan rindu dan mereka melakukan di berbagai tempat dengan berbagai gaya.


Maureen yang memang dari dulu selalu melakukannya dengan Saga dan hanya Saga lah yang mampu membuatnya puas. dulu Saga ingin bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan namun di tolak oleh Maureen karena dia tak ingin hidup susah karena Saga sama dengan dirinya dari kalangan menengah. akhirnya membuat Saga berambisi untuk sukses dan bisa menikah dengan Maureen.setelah sukses Saga melamarnya namun ternyata Maureen tetap tidak mau dan hanya akan menganggap dirinya partner s*x nya saja.


akhirnya Saga pasrah akan hal itu yang terpenting untuk nya adalah Maureen tetap mau memuaskannya kapanpun dia mau toh dia tak merasakan rugi karena setiap berhubungan dia mengunakan pengaman

__ADS_1


__ADS_2