cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
Bab 12_kembali bertemu


__ADS_3

Minggu Pagi udara yg sejuk terasa di pesantren selepas sholat subuh berjamaah Tiara memutuskan untuk ikut ke ladang sayur bersama Adel santriwati yg selalu bersama Tiara selama di pesantren. Adel adalah gadis yg usianya baru 17 tahun dan sedang menunggu ujian Nasional SMA.gadis periang yg tak pernah mengeluh. Tiara banyak belajar dari gadis itu soal ketegaran hidupnya karena tak jauh berbeda nasib Adel sama dgn Tiara, sama-sama yatim piatu.


tak jauh dari ladang terlihat sebuah bangunan restoran dgn desain rumah Jawa yg begitu indah bila di pandang mata.


"Del itu restoran sudah lama atau masih baru?"


"itu masih baru kak, belum di resmikan"


"oh... kapan-kapan kesana yuk Del, kita cicipi makanan di sana ”


"boleh itu kak, tapi kapan? lha wong buka aja belum"


"hehe iya juga, emm gimana kalau kita maen aja dulu sekarang ke sana sekedar lihat-lihat"


"boleh juga kak"


"ya sudah ayo Del"


"bentar kak aku titipkan sayurannya kepada temenku dulu yar sekalian di jual ke pasar"


setelah memberikan sayuran tersebut mereka berdua berjalan ke restoran yg kebetulan tak jauh dari ladang.tempat yg indah dgn interior dan desain rumah Jawa khas pedesaan


*


*


*


Tiara duduk di ayunan yg ada di taman tersebut bersama Adel, keduanya berbincang sambil tersenyum dan menikmati suasana nan asri di sekitaran bangunan,tanpa mereka ketahui ada 2 laki-laki datang menghampiri


"ekhemmm"


keduanya serempak menoleh ke arah suara,dan betapa terkejutnya mereka ternyata ada Gus.roby pemimpin pondok

__ADS_1


"ehh Gus Roby , assalamualaikum Gus"


"walaikum salam,kok kalian ada di sini"


"maaf Gus saya yg mengajak Adel kesini untuk lihat-lihat "


"sekiranya sudah selesai lebih baik balik ke pondok saja,tidak baik perempuan disini"


"baik Gus "


"tunggu dulu kamu bukannya mutiara ya"tanyanya laki-laki satunya


"iya"


"kamu lupa sama aku?"


"emm kalau tidak salah Marcell kan"


"tidak, kebetulan aku ke pondok beberapa hari yang lalu kamu sendiri disini sedang apa?"


"aku disini sedang meninjau restoran yg sedang ku bangun "


"jadi restoran ini milik kamu Cell?"


"iya"


"kak ayo balik"ajak Adel


"Cell Gus kami duluan ya assalamualaikum "


"walaikum salam"jawab Marcell dan Gus Roby


*

__ADS_1


*


*


Selepas melaksanakan sholat Dhuha Tiara membaca Alquran surat Al Mu'minun dengan suara merdunya, siapapun yg mendengar pasti akan merasakan ketentraman dan ketenangan karena Tiara membacanya sepenuh hati.


"subhanallah suara siapa itu Gus?"


"kalau tdk salah itu suara Tiara yg kebetulan bilik yg ditempati ada di samping rumah ini"


"Masya Allah merdu sekali, sebentar ya Gus saya mau mendengarkan sampai selesai boleh"tanya Marcell dgn menempelkan punggung dgn dinding supaya bisa dgn jelas mendengar suara Tiara


"boleh silahkan"


"ya Allah merdu sekali suaranya dan bacaannya sepenuh hati dalam mendalami Al-Qur'an, Menyejukkan hati ini ya Allah"ungkapnya dalam hati


Marcell senantiasa mendengar sampai selesai


"Gus kalau boleh tahu Tiara itu orang mana?"


"kenapa Cell tiba-tiba kamu tanya soal Tiara?"


"hanya ingin tanya Gus, masak tidak boleh"


"hanya tanya saja atau ingin tahu, jujur saja lah Cell.kayak ma siapa saja, aku kenal kamu dah lama lho"


"he he he ya deh aku jujur, sebenarnya aku tertarik sejak awal bertemu dengan dia di pasar, waktu itu tak sengaja aku menyerempet santriwati mu dan dari kejadian itu aku berkenalan dengan Tiara"


"oh pantas saja kamu sangat antusias dari tadi bertemu di ladang, ingat tundukkan lah pandangan mu nanti bisa dosa "


"astaghfirullah aku hampir lupa itu Gus, ya mau bagaimana melihat bidadari surga jadi lupa segalanya hehehe "jawabnya sambil terkekeh kecil


sedangkan Gus Roby hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah temannya itu

__ADS_1


__ADS_2