cintaku di balas dusta

cintaku di balas dusta
Bab 36


__ADS_3

bazar di kampus Martin di selenggarakan pada hari ini. Tiara memberikan tas rajut berwarna coklat dan tas rajut berwarna merah kepada Martin untuk di jual dan uang penjualan disumbangkan untuk korban gempa. tak lupa Tiara juga membuatkan kue untuk teman-teman Martin agar semakin semangat dalam acara bazar nanti.


Martin menyukai tas coklat buatan Tiara dan dia membeli dengan harga yang lumayan mahal.


tak jauh berbeda dengan tas rajut berwarna merah yang di beli oleh teman Martin juga dengan harga yang pantas. teman-teman Martin juga menyukai kue buatan Tiara. mereka memuji kue itu enak


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tiara sekarang mendapatkan perlakuan khusus dari Marcell dan teman-temannya di tempat bekerja. bahkan Marcell selalu memberikan perhatian dengan membawakan buah-buahan dan juga susu kemasan untuk ibu hamil bahkan sekarang di sebelah ruangannya terdapat sebuah ruangan untuk beristirahat bagi karyawan terutama untuk Tiara jika dia merasa capek. semua fasilitas untuk kenyamanan ibu hamil sudah di persiapkan di restoran itu. semenjak Marcell ikut pemeriksaan kandungannya Tiara, dia begitu antusiasnya menyambut kehamilan Tiara. rasa tak sabar ingin segera bertemu dengan bayi itu sedang di rasakan oleh Marcell walau bukan darah dagingnya namun Marcell sudah sayang kepada anak itu yang sekarang sedang berkembang


"Tiara ini untuk mu." ucap Marcell


"ini apa?"


"buka saja biar kamu tahu"


"gado-gado. dari mana kakak tahu aku ingin makan ini?"


"tadi tak sengaja aku dengar obrolan kamu ma Devi"


"makasih ya kak"

__ADS_1


"ya sama-sama Tia. sekarang kamu makan gado-gado itu"


"kan belum jam istirahat kak"


"makanlah sekarang karena aku ingin melihatmu makan"


"baiklah "


Marcell melihat Tiara makan dengan lahapnya dia tersenyum akan hal itu. Marcell merasa bahagia bisa memenuhi ngidamnya tiara


"Tiara"


"ya kak ada apa?"jawab Tiara sambil mengunyah makanan


"iya kak terimakasih atas perhatiannya"


"kamu jangan rindu ya"


"ihh pede banget kamu kak"


"ya siapa tahu sudah ada rasa di hati mu untuk ku namun kamu malu untuk mengungkapkannya"

__ADS_1


Tiara terdiam mendengar ucapan Marcell. tak ingin membahas mengenai perasaannya Tiara mencoba mengalihkan pembicaraan


"di sana kakak juga jaga kesehatan jangan telat makan karena kakak punya penyakit mag"


"iya. terimakasih perhatiannya "


Marcell masih terus memandanginya rasanya tak rela harus berpisah beberapa hari dengan Tiara. dia pasti akan merindukan Tiara. jika keberangkatannya bisa di wakilkan pasti itu yang akan di lakukan Marcell. rasanya tak rela harus jauh dari Tiara


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maureen datang ke rumah Bu Selly karena ada barangnya yang tertinggal di sana.


setelah di persilahkan masuk oleh bi.lastri Maureen menuju ke kamar tamu karena selama menginap di sana Maureen dan Raka hanya di perbolehkan tidur di ruang tamu oleh Bu Selly dan tak boleh menginjakkan kaki mereka di lantai dua.


selesai mengambil cincinnya, Maureen menuju dapur untuk mengambil minum dan tak sengaja melihat susu kemasan untuk ibu hamil. di ambillah susu itu, karena rasa penasarannya akhirnya Maureen bertanya kepada salah satu pelayan.


dan betapa terkejutnya Maureen jika susu itu adalah milik Tiara.


"nggak...ini nggak boleh di biarkan aku nggak mau rencana ku gagal karena anak itu. bagaimana pun caranya anak itu tak boleh lahir. apa yang harus aku lakukan sekarang."


Maureen lalu menghubungi seseorang untuk meminta bantuan

__ADS_1


...****************...


__ADS_2