
Raka begitu cemas pasalnya nomor ponsel Tiara tak dapat di hubungi, bi Lastri juga tak angkat telepon dari Raka bahkan telepon ke rumah juga sama tak di angkat oleh penghuni rumah
Raka begitu cemas entah kenapa hatinya masih merasakan gelisah padahal Raka sudah sholat juga membaca Alquran tapi perasaan itu belum juga hilang dan sekarang di tambah lagi dengan nomor telepon semua orang rumah tak ada yang terhubung.
"kenapa sayang kamu kok mondar-mandir kayak setrikaan?"
"ini ma, orang rumah nggak ada yang bisa di hubungi ma dari Tiara, bi Lastri bahkan telepon rumah. Pada kemana si, g tahu apa kalau aku benar-benar cemas!"
"sabar sayang coba mama hubungi Nana dulu siapa tahu bisa"
"oh iya ma aku sampai lupa dengan Nana kan dia juga tinggal bersama kita ya"
Bu Selly langsung menghubungi Nana namun panggilan pertama terhubung namun tak di angkat, Bu Selly mencoba lagi dan baru bunyi yang ke dua panggilan terhubung
"hallo Tante, assalamualaikum "
"walaikumsalam Na, sekarang kamu sedang di mana?"
"aku ada di rumah sakit Tante"
"siapa yang sakit sayang?"
"g ada yg sakit Tante, tapi ini saya sedang menunggu Tiara tan "
"ada apa dengan Tiara Na? Tiara sakit atau terjadi sesuatu kepadanya?"
"bukan Tante bukan itu, saya sedang menunggu Tiara melahirkan Tante"
"APA?" ucap Bu Selly terkejut
__ADS_1
"Tiara sedang di tangani oleh dokter Tan, Tiara ada di ruang persalinan di temani oleh bi Lastri "
"ya Allah selamatkan Tiara dan cucuku" batin Bu Selly dalam hati
"Na tolong nanti kamu beri tahu saya ya jika bayi Tiara sudah lahir "
"iya Tante,aku tutup dulu ya Tan. Assalamualaikum "
"walaikumsalam "
Sambungan telepon diakhiri oleh Nana setelah mendengar suara bayi menangis.
Raka yang penasaran menghampiri Bu Selly
"ma Tiara kenapa?"
"Tiara melahirkan sayang"
"iya sayang sekarang Tiara sedang berjuang melahirkan anak kamu, dia di temani bi Lastri sekarang "
"ya Allah ma bagaimana kondisi Tiara sekarang lalu bagaimana dengan anak ku apakah dia sehat dan selamat?"
"sayang kamu tenang oke, kita berdoa saja ya semoga selamat semua juga lancar sayang"
"iya ma. Ma aku ingin segera kembali ke Indonesia"
"tapi sayang pengobatan mu masih beberapa tahap lagi lho"
"itu g penting untuk ku ma, bukankah aku masih bisa melakukan terapi di Indonesia? Jujur aku ingin melihat anak ku ma"
__ADS_1
"tapi sayang nanti bagaimana jika pengobatan di sana gagal?kamu...."
"aku g masalah ma jika harus jalan terpincang-pincang asal aku segera bertemu dengan anak ku, aku g sabar mengendong nya. jadi tolong kita kembali besok"
"g bisa begitu sayang, mama harus tanya dulu dengan dokter apakah kamu bisa langsung pulang. Mama juga ingin dokter memberitahu mama dokter di Indonesia siapa yang akan menangani kamu"
"tolong kalau bisa segera ma"
"iya sayang, kamu g sabaran banget kelihatannya "
"iya ma karena aku ingin bertemu dengan anak ku "
"bukan hanya kamu saja sayang, mama juga ingin segera melihat cucuku"
"semoga mereka tak kenapa-kenapa ma"
"amin" sahut Bu Selly mengaminkan
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Tiara sudah di pindahkan di ruang rawat bersama dengan bayinya yang sangat tampan dan copy an dari sang papa
Nana menghampiri box bayi yang ada di pojok
"tampan sekali, apa kamu sudah ada nama?
"ya sudah ada "
"siapa?"
__ADS_1
"Arkana Yusuf Bagaskara, akan di panggil dengan nama arka "
"namanya cakep seperti orangnya" ucap Nana sambil mengelus pipinya arkn