
Jam makan siang tiba, kebanyakan karyawan makan dikantin. Bu Lanny diikuti Fay dan Fany sudah duduk dihadapan hidangan makanan mereka.
"Wahh.. enak nih, aku mau juga ah.." Sam datang dan langsung duduk disamping Fay.. seluruh karyawan yang ada disitu memandangi mereka
"Soto Betawi pakai nasi satu pak..." Sam menjerit memesan makanannya membuat yang lain melihatnya
"Ihh kamu ini... Jangan jerit-jerit kenapa.."bisik-bisik ke pria itu
"Kalo gak jerit, gimana bisa dengar?"
"Ya.. kamu jalan dong kesana..."
"Males.. capek.."
"Huhh.."
Bu Lanny dan Fany melihat ke arah mereka yang terlihat sangat santai berbicara.
Mereka menyelesaikan makan siang dan kembali ke rutinitas semula. Waktunya pulang, karyawan mulai mengosongkan ruangan mereka. Sam sudah menunggu Fay didepan ruangannya.
"Sore.. bunda cantik... Sudah mau pulang.."
"Hihihihi" suara Fany tertawa geli
"Basa basi ya.. "
"Hahaha.. bunda gitu deh.." Sam menggandeng tangan Fay dan mereka berjalan bersama
Sam mengantar Fay pulang ke rumahnya
"Rumahmu terlalu dekat.. jadi cepet sampai deh.."
"dasar orang aneh..." Hendak keluar mobil
"Eit... Sun dulu dong yang.."memegang Fay menunjuk pipinya
"Emm ... " (Fay mencium pipinya dan Sam tersenyum)
Sam memandang gadis dihadapannya, memegang kepala belakangnya maju mendekat ke wajahnya dan meluncurkan ciuman mendalam yang cukup aktif. Fay kaget namun tidak menolak.
"I love you"
"Ee.. love you too.." Fay malu bergegas cepat keluar mobil tanpa melihat Sam lagi.. Sam hanya tertawa melihat dia yang salah tingkah dan meninggalkan tempat itu setelahnya.
"Aku sudah dirumah.. malam ini aku ada urusan diluar, setelah selesai, aku telepon kamu, love you sayang.." pesan dari Sam masuk ke hp Fay
“Love you too..” Fay membalas singkat, pipinya memerah mengingat kejadian beberapa saat lalu. Disebelah sana Sam tertawa bahagia.
“Kring… kring… kring…”
“Hallo….”
“lagi apa sayang?”
“lagi nungguin kamulah.. ee..” fay keceplosan
“hahahaha..” sam tertawa senang sekali
“Seneng banget kamu ya?”
“iyalah.. ditungguin calon istri, siapa yang gak seneng, emm.. besok pulang kerja aku mau ajak kamu liat baju pengantin?”
“Hahh? Secepat itu?”
__ADS_1
“iyalah, lebih cepat lebih baik..”
“baik untuk kamu apa keiko..?”
“hahaha.. untuk kita bertiga lah sayang….”
“Ya sudah.. aku bobo dulu ya.. ngantuk.. nungguin kamu lama..”
“ciyeee ngambekkk ya… haha.. “
“nggak kok.. aku memang sudah ngantuk..”
“iya.. iya.. ya sudah.. kamu bobo ya sayang.. selamat tidur.. mimpi indah.. mimpiin aku.. I love you sayang”
“kamu juga ya, love you”
Fay mulai terbiasa dengan kata-kata cinta mengimbangi sam. Persiapan pernikahan mulai dibereskan satu persatu. Fay hanya duduk manis, menerima semua yang sam pilihkan untuknya.
Hari pernikahan tiba, fay terlihat cantik menggunakan gaun pengantinnya dibarengi suaminya yang terlihat tampan serasi dengannya. Semua mata tertuju pada pasangan tersebut.
Hari yang melelahkan itu sudah terlewati, fay memulai kehidupan barunya, menjadi seorang istri sekaligus seorang ibu untuk anak dari suaminya itu. Keiko sangat senang bahwa Fay benar-benar menjadi ibunya sekarang. Mereka pun beristirahat masuk ke kamar dan membersihkan diri masing-masing.
“sayang.. aku mau minta ijin sama kamu?”
“ijin apa?” fay sambil mengeringkan rambutnya yang basah
“aku mau memakai identitasmu untuk membuat akta kelahiran keiko sebagai ibunya”
“keiko belum punya akta kelahiran?”
“iya belum”
“kok bisa sih?”
“jadi kamu terpaksa menikah?” mendekati suaminya yang sedang duduk diranjang, serius mendengar penjelasannya
“bisa dikatakan seperti itu, jadi kamu adalah istriku satu-satunya yang sah secara hukum dan agama”
“kalian tidak saling suka?”
(sam memandang istrinya yang semakin kepo bertanya sambil tersenyum)”tidak, aku saja tidak mengenalnya”
“kamu tidak menyukainya, tapi bisa sampai punya anak..haha” menyindir sam
“oo.. kamu sudah mulai berani ya…sini kamu…” sam ngelitiikin pinggang fay…
“ampun.. ampun…” meminta sam menghentikan tangannya
Sam memandang fay dengan penuh cinta, dia mengelus pipi istrinya, memegang lehernya.. mendaratkan kecupan ke kening, pipi, hidung dan bibir istrinya.. dia mulai aktif melancarkan aksi dimulut pasangannya. Mereka saling bercumbu mesra dengan waktu yang cukup lama sembari tangan sam mulai menyentuh bagian dada istrinya.
“aku mengantuk.. kita tidur dulu ya… aku capek banget hari ini…” sambil melepaskan tangan suaminya yang sudah bergerak nakal
“huft…. sudah bangun gini, dia minta berhenti” Sam kecewa dalam hati dan mengabulkan keinginan istrinya
“baiklah.. kita tidur ya istriku sayang..” sambil membuang nafas panjang
(fay meletakkan guling diantara mereka) “jangan melewati ini ya!”
“hahhhh.. kenapa gitu”
“awas ya kalo macem-macem!!” membaringkan tubuhnya bersiap tidur
“hahaha” tertawa melihat istrinya
__ADS_1
Fay tampak sangat lelah, dia langsung tertidur dalam sekejap mata, sam masih memandangi wanita yang baru saja dinikahinya. Dia memindahkan guling yang diletakkan fay tadi, mendekatkan tubuhnya kepada istrinya.. memberikan lengannya menjadi tumpuan kepala istrinya mencium dan memeluk istrinya.. tak lama pria itu pun tertidur mengikuti jejak istrinya.
Pagi datang, fay terbangun terlebih dahulu, dia membuka matanya, dan melihat wajah suaminya tepat di depan wajahnya.. mereka tertidur bersama tanpa jarak yang memisahkan. Fay hanya tersenyum, pelan-pelan dia bangun dari ranjangnya, menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Hari ini adalah hari pertama fay menjadi seorang ibu rumah tangga. Dia merasa beruntung karena banyak yang membantunya dirumah itu.
“Selamat pagi non..” sapa seorang pelayan dirumah itu
“ahh.. iya selamat pagi.. bi, apa keiko sudah bangun?”
“Belum non, biasanya sebentar lagi baru bangun.. “
“ooo begitu ya.. baik bi, terimakasih”
“nona mau sarapan apa?”
“bibi masak apa hari ini?”
“sudah masak nasi goreng sih tadi non.. kalo untuk siang, saya lagi nunggu tukang sayur lewat”
“oo gitu.. ada yang bisa saya bantu bi?”
“ihhh jangan non.. nona lihat-lihat saja ya kalo mau.. tidak usah membantu”
“kenapa bi..?”
“nanti tuan marah…” sambil berbisik pelan
“hahaha.. nggaklah.. aku sudah biasa menyiapkan semuanya sendiri bi?”
“aduu si non , saya mau ke depan dulu ya non.. cari tukang sayur…”
“ooo ya sudah bi.. saya mau jalan-jalan ke taman belakang ya..”
“silahkan non..”
“emmm.. kemana dia…” sam terbangun mendapati istrinya sudah tidak ada di sampingnya..
Beranjak turun dari tempat tidur, bergegas membersihkan dirinya. Dia keluar kamar dan mencari-cari istrinya.. dia tidak menemukan nya dimanapun di rumah itu..
“Bi.. lihat istri saya?” bertanya kepada bibi yang melintas baru masuk ke rumah
“oo.. mungkin masih di taman belakang tuan, tadi katanya mau ke belakang”
“oo.. baik.. terimakasih bi..” pergi ke taman belakang..
sam melihat istrinya sedang duduk diayunan di taman belakang.
“pagi sayang… aku cari-cari kamu ternyata kamu disini” duduk berdampingan dengan istrinya sembari mengecup bibir wanita didepannya itu
“ihhh kamu…” memukul sam
“aww… kenapa sih..?”
“malu tau… tuh..”(menunjuk dengan mata tukang kebun yang ada di dekat mereka)
“haha.. oo.. aku kira cuma ada kita berdua”
“ayo kita masuk, sarapan..” menggandeng tangan istrinya
“iya..”
Bersambung..
__ADS_1
Para readers yang terhormat..mohon dukungannya untuk tulisanku.. maafkan apabila ada kesalahan kata, tanda baca dan sebagainya.. harap maklum.. Dukungan kalian amat sangat berarti untuk kami para author.. Terima kasih.. 🌹🌹🌹