
“lihat nih lihat nih.. cewek baru itu murahan banget, gayanya aja yang sok polos” beberapa karyawan wanita sedang ramai melihat foto-foto dari Hp salah satu dari mereka
“Wahhhh wahhh wah…. Seru sekali ya… kalian bergosip” seorang pria berjas hitam yang sedari tadi diam-diam berdiri di belakang mereka bergumam
“e.. e.. selamat pagi Pak Direktur… “ jawab kompak dari karyawan-karyawan wanita itu
“berikan hp itu… Hp siapa itu?” sembari menunjuk Hp seorang karyawan itu
“maaf pak, mohon ampuni saya pak, saya tidak akan mengulanginya lagi” pemilik hp menjawab
“Coba saya lihat Hp kamu dulu” dia melihat beberapa foto sahabat baiknya yang sedang menggandeng tangan seorang gadis di bioskop, dia mengirim gambar itu ke Hp miliknya sendiri
“Maafkan saya pak, saya mohon..” sambil menyatukan tangan nya memohon ampun
“Bukan saya yang berhak menghukum atau mengampuni kamu, kamu siap-siap saja..”
“Tolong saya pak, tolong saya…” sambil berlutut memohon
“bangunlah.. ini pelajaran untuk kalian semua, jangan membangunkan macan yang sedang tidur, oke”
“iya pak.. iya pak” semua menunduk melihat kepergian atasan mereka
“Kring kring kring kring”
“Haissshh siapa sih pagi-pagi sudah nelpon, ganggu aja.. Bodo amatlah” Sam tidak menghiraukan panggilan telepon dari Alex sahabat baiknya
“Kring kring kring kring”
“Haissshhhh…” dia kesal dan akhirnya menggapai telepon nya
“Halooo… masih pagi ini bro… gak ada kerjaan kamu ya”
“sudah mau jam setengah 8 brother, apanya yang masih pagi”
“ya ya ya… terserah kamu ajalah, kenapa? Kamu sudah pulang dari luar kota?”
“sudah brother.. ini sudah dikantor.. ngomong-ngomong gimana kencan semalam, saya jadi penasaran dengan gadis ini, hahahaha”
(Sam langsung terbangun duduk di tempat tidur nya) “ tau dari mana kamu?”
“berita ini sudah menjadi konsumsi khalayak umum dikantor pagi ini bro”
“maksudnya” Alex mematikan teleponnya.. dan mengirim foto kencan semalam
Pria itu langsung melotot, terbangun dari tempat tidurnya, menghubungi teman baiknya itu
“Siapa pelakunya?”
“Santai bro.. kamu kesini aja dulu”
“Pecat merekaa…” Sam langsung mematikan teleponnya bergegas mempersiapkan diri pergi ke kantor
“Wooowww macan sudah bangun dari tidurnya, hahahaha” Alex terpingkal melihat reaksi Sam
Sam bergegas pergi ke kantor tanpa sarapan, sopir sudah menunggu di depan siap mengantarkan bos nya itu.
“Selamat pagi, Pak… Selamat pagi, Pak..” Salam semua karyawan menunduk menyambut kedatangan Bos besar di perusahaan itu
“ Ya.. Ya.. “ sambil menggerakan tangan ke mereka, meninggalkan front office
“Muka Bos terlihat berbeda, sepertinya suasana hatinya sedang tidak baik” ujar dita kepada parto
“iya benar neng, seremm … ” jawab parto salah seorang security
“Ngekkkkk….” Sam membuka pintu ruangan Alex..
“Hello brother…..” sembari mendekat dan memeluk sahabatnya itu
“Panggil orang itu”
“Santai bro santai…” alex menelepon seorang karyawan memberi perintah kepada pemilik Hp datang ke ruangannya
__ADS_1
“Permisi pak..” seorang wanita masuk ke ruangan itu
“kamu biangnya?” tanya Sam
“Maafkan saya pak, mohon ampuni saya, saya tidak sengaja”
“hahahaha.. tidak sengaja, kamu bilang? Perlu saya perlihatkan cctv untuk membuktikan ucapan kamu itu?”
“maaf pak, maaf… saya mohon pak” berlutut meminta maaf
“apakah menyenangkan menyebarkan gosip dikantor ini? Terutama tentang privasi saya, kamu sudah bosan bekerja disini ya seperti nya? Ujar Sam (Alex hanya menjadi penonton di ruangan itu)
“tidak pak, tidak.. saya mohon maaf pak, saya menyesal.. sungguh pak”
“Kamu saya pecat, bereskan barangmu.. kamu boleh pulang”
“Saya mohon Pak, jangan Pak, saya tumpuan keluarga saya, saya sudah mengabdikan diri saya diperusahaan ini cukup lama pak”
“Keputusan saya sudah bulat.. silahkan keluar”
Wanita itu menangis menyesali perbuatannya, dia meninggalkan ruangan itu dan kembali ke ruangannya, bergegas membereskan mejanya sesuai perintah bos besar.
“Selamatt pagi….” Fay baru masuk ke ruangannya menyapa ibu Lanny dan Fany yang sudah datang terlebih dahulu
“Hey Fay.. kemari…” panggil bu lanny yang sedang duduk bersama fany juga
“iya bu, ada apa?”
“boleh kami bertanya?”
“Iya, aku kok jadi deg-deg an ya bu.. ada apa sih sebenernya?”
“kami juga deg-deg an nungguin kamu”
“hahhh aku??”
“iya.. emmm.. Fay… apa benar semalam kamu kencan dengan bos besar?”
“luar biasaaaa…”mereka berdua tepuk tangan dan mulai menginterogasi
“jadi kalian sudah pacaran?” tanya bu lanny lagi
“belum kok bu.. eh.. maksudnya tidak bu..”
“jangan malu-malu gitu Fay.. iya juga gak papa kok.. kan sama-sama single” mereka berdua menertawakan fay
“hehe…”
“Ya sudah, kalian kembali ke meja masing-masing dan mulai bekerja”
“Bu, boleh aku bertanya, sekali saja kok”
“iya, ada apa fay?”
“ibu tau dari mana soal yang tadi , kami menonton”
“ini…” menunjukan foto yang ada di handphone bu lanny
“ini foto semalam ya, astaga..kok ibu bisa dapat foto itu bu?”
“bisa donk… sudah, sana kembali ke mejamu..” bu lanny tertawa geli melihat fakta Alex yang mengirimkan foto itu kepadanya
“temenin aku ke kantin, aku sampai melupakan sarapan tadi gara-gara telepon dari kamu”
“baiklah tuan muda.. mari saya antar” sambil melingkarkan tangannya ke pundak sahabatnya itu
“Selesai kamu makan, kita mampir ke ruangan persoanalia, oke?”
“Mau ngapain?”
“mau menyapalah, kan sudah lama tidak bertemu, mau kenalan juga sama calon istri sahabatku ini”
__ADS_1
“awas ya kamu kalo macam-macam sama dia”
“ishhh anda takut saya merebut dia ya, berarti anda mengakui kalau saya lebih ganteng dari anda?”
“aturr aja…” jalan meninggalkan sahabatnya yang masih banyak bicara itu
Sam menghabiskan sarapan nya dikantin perusahaan, dan kembali ke ruangan mereka setelahnya. Saat berjalan dan melewati ruangan personalia, Alex tiba-tiba berbelok arah dan masuk ke ruangan Bu lanny itu.. akhirnya Sam mengikuti langkahnya..
“Hallooo semuanya…. Selamat pagi…”
“hadehhhh…” Bu lanny geleng-geleng melihat mereka datang
“Selamat pagi Pak… “ ucap fany
“Selamat pagi, cantikk..” balas Alex..
“Ahaaa.. ini pasti Fay ya? (mendekati meja Fay, Sam berusaha menarik tangannya, namun Alex tetap pada tujuannya)
“Ehh.. iya pak.. selamat pagi..”
“Haloo Fay, kenalkan saya Alex (sambil mengulurkan tangannya) apabila kamu butuh bantuan, bisa datang kepada saya, ruangan saya ada disebelah sana”
“Iya pak, terima kasih, mohon bimbingannya” menyambut uluran tangan itu
“Sudah sudah.. sudah cukup drama nya” (Sam melepaskan pegangan tangan mereka dan menarik Alex keluar ruangan itu)
“eh eh… eh… belum selesai saya bos…”
“sudahhh… ayooooo” ( menarik Alex dengan kencang)
“ya ampun… ada-ada saja dua orang itu” ujar bu lanny sambil menepuk kepalanya..
“hihihihihi…” suara fay dan fany geli..
“Kring kiring kring kring…..” suara telepon di meja kerja bu lanny berbunyi
“Ya.. dengan Lanny disini.. Baik Pak… ya saya akan kesana sekarang”
“anak-anak, saya ke ruangan bos besar dulu, kalian lanjutkan pekerjaan kalian dengan baik, oke?”
“Oke bu” serempak menjawab, bu lanny meninggalkan ruangan itu, tinggallah mereka berdua.
“Fay, sini donk…”
“iya ada apa, fan?”
“tadi pagi ada karyawati yang diberhentikan dadakan oleh bos besar loohh..”
“hahhhh kok bisa??
“gara-gara mengambil foto kalian semalam, dan nyebarin gosip di kantor ini”
“ya, ampun… ternyata semalam, aku benar ya.. aku merasa ada yang sedang foto-foto.. tapi aku pikir orang lagi selfie”
“lagian sih, orang itu.. kepoo banget kan.. kepoin bos besar lagi, capedeh”
“emmm.. jadi sekarang orang itu sudah berhenti?langsung keluar dari perusahaan ini gitu? Galak banget ya ternyata si bos besar itu”
“iya, mejanya langsung dibereskan, dan dia langsung pulang tadi, sebelum kamu datang ke kantor tadi. Bos besar itu terkenal dingin dan sangat tegas kepada karyawan, tapi untungnya dia jarang datang kesini, hihihi”
“ooo begitu ya.. kasian juga ya orang itu.. wahh.. aku baru tau bos besar seperti itu..”
“aku dengar wanita itu, tumpuan keluarganya, tadi dia sudah memohon-mohon dan berlutut tapi tidak digubris. Herannya ya, walau bos besar agak menakutkan, tapi ada beberapa karyawan wanita yang berani mencari-cari perhatian nya, misalnya nih.. pas ada laporan bulanan, setiap divisi akan melaporkan ringkasan hasil pekerjaan mereka, di saat itu, satu persatu divisi masuk ke ruangan bos besar.. tau gak.. ada yang sengaja rok nya dibuat memendek, ada yang sengaja membuka kancing baju mereka.. gitu-gitu deh, ihhh geli…”
“hahhhhh….” Fay bengong mendengar penjelasan fany
“ya sudah, kita kerja dulu.. nanti kita ketauan ngobrol, malah kena masalah lagi, nanti kita WA an aja oke”
“iya.. oke fan”
Bersambung..
__ADS_1
Para readers yang terhormat..mohon dukungannya untuk tulisanku.. maafkan apabila ada kesalahan kata, tanda baca dan sebagainya.. harap maklum.. Dukungan kalian amat sangat berarti untuk kami para author.. Terima kasih.. 🌹🌹🌹